10 Cara (Tips) Paling Jitu Mengobati dan Mencegah Gatal Kulit pada Anak Bayi ( Balita )

Pernahkah anak anda mengalami gatal-gatal baik pada bagian tangan, kaki, kulit kepala, wajah, mata, dll ? Gatal terjadi pada kulit sehingga menimbulkan respon pada tangan untuk melakukan penggarukkan yang jika dilakukan terus menerus bisa menyebabkan kulit mengalami iritasi, timbul bentol-bentol, dan bisa menyebabkan infeksi. Penyakit gatal kulit ini bisa dialami siapa saja mulai dari balita sampai orang dewasa. Namun balita ( bayi usia dibawah 5 tahun) merupakan kelompok yang rentan mengalaminya karena kulit balita masih relative tipis, sangat sensitive, lebih halus, memiliki sedikit pigmen, dan belum mampu mengatur temperatur seperti halnya anak-anak usia diatas 5 tahun ataupun orang dewasa. Penyebab kulit gatal pada bayi dan anak-anak pun bermacam-macam seperti : iritasi karena popok, pakaian tertentu (misal wool), sabun mandi, detergen saat mencuci pakaian bayi, alergi makanan, kurangnya kelembaban kulit, keringat, gigitan serangga, virus, bakteri, jamur, parasit (kutu), dsb.

Nah, jika anak balita anda mengalami gatal-gatal, jangan anda buru-buru panik, yuk simak 10 Cara (Tips) paling Jitu Mengobati dan Mencegah Gatal Kulit pada Anak Bayi ( Balita ), berikut ini :
  1. Gatal karena biang keringat (milliaria), tandanya kulit banyak bintik-bintik berwarna merah, terutama wajah, leher, punggung, dada, ketiak, tangan, dan kepala. Bayi biasanya menjadi lebih rewel, sering menangis, sehingga tidurnya pun terganggu. Kulit bayi yang lembut menjadi sangat sensitif terhadap keringat dan menjadi kering karena udara panas sehingga timbul biang keringat (ruam merah). Pengobatan dengan memandikan bayi, lap dengan handuk yang  lembut, biarkan kira-kira 10 - 15 menit agar kulit bayi mendapatkan udara segar, oleskan baby cream, baby lotion, atau baby oil untuk menjaga kelembaban dan kelembutan kulitnya, mengurangi pengelupasan, gesekan kulit, serta mendinginkan kulit bayi, sehingga bayi merasa nyaman. Cara tradisional,  dengan memakai bedak dingin yang bisa dibeli di toko obat dan jamu.
  2. Gatal karena alergi termasuk biduran atau kaligata (urtikaria), timbulnya bentol-bentol kulit yang gatal serta tersebar pada kulit setelah mengkonsumsi jenis makanan tertentu seperti sea food yang mengandung histidain atau minum susu formula. Hal ini akibat sistem kekebalan tubuh yang hypersensitive terhadap zat tersebut. Pengobatan alami menggunakan madu propolis, madu hitam, minyak zaitun, habbatussauda (Jintan hitam), curcuma,  dan sari kurma. Biasanya, alergi pada anak berangsur menghilang saat berusia antara 2 - 5 tahun. Khasiat madu propolis, habbatussauda, minyak zaitun untuk menyembuhkan lebih dari 99 jenis penyakit berbahaya, bisa anda baca selengkapnya pada artikel disini
  3. Gatal karena gigitan serangga terutama nyamuk, semut, dsb. Pengobatan  dengan mengoleskan minyak kayu putih, minyak telon, atau minyak kelapa / goreng (bukan minyak bekas/jelantah) dan campurkan sedikit garam.
  4. Gatal karena kerak kepala atau kerak topi pada bayi. Kerak muncul saat usia bayi kurang dari tiga buIan, membuat gatal, tidak nyaman, serta mengganggu pertumbuhan rambut bayi. Ingat, jangan mengorek atau mencabut kerak dari kepala bayi karena bisa menimbulkan infeksi pada kulit kepala. Pengobatan dilakukan dengan mengoleskan baby oil, minyak rambut khusus bayi, atau minyak kelapa, pada bagian tersebut. Kemudian saat mandi, cucilah dengan shampoo khusus bayi dan usap perlahan dengan washlap agar kerak tersebut rontok. Cara lain, bisa dengan minyak zaitun yang dioleskan pada kulit yang berkerak, biarkan beberapa jam agar kerak melunak, saat mandi, keramas kepala bayi agar keraknya rontok. Oleskan secara teratur 2 kali sehari yakni malam hari ketika tidur dan siang hari, sehingga kepala bayi bisa dikeramas saat mandi pagi dan sore.
  5. Gatal yang disebabkan virus misalnya virus Rubella atau Morbilli atau Measles atau yang kita kenal dengan penyakit campak atau tampek atau gabag. Penyakit ini bersifat menular dengan tanda dan gejala yang dapat anda baca pada artikel disini. Pengobatan dan pencegahan penyakit campak bisa anda baca pada artikel disini.
  6. Gatal yang disebabkan virus lainnya adalah Cacar Air atau Varicella Simplex atau chickenpox yang disebabkan oleh virus Varicella zoster dan bersifat menular. Tanda dan gejala cacar air, dapat anda baca pada artikel disini. Pengobatan dan pencegahan penyakit cacar air, bisa anda baca pada artikel disini.
  7. Gatal yang disebabkan karena reaksi kimia antara bakteri dengan ammonia dari air seni dan tinja bayi sehingga menyebabkan ruam popok, penyebabnya bisa dibaca pada artikel disini.  Pengobatan dan pencegahan ruam popok, bisa anda baca pada artikel disini.
  8. Gatal karena jamur akibat kurangnya menjaga kebersihan tubuh bayi. Biasanya terjadi pada lipatan paha, selangkangan, sekitar alat kelamin, anus, perut, bokong, tangan, kaki, di sela jari-jari, daerah telapak, dan punggung. Pengobatan bisa dengan memberikan salep anti jamur yang mengandung Clotrimazole, dioleskan 2-3x sehari, contohnya Fungiderm™. Mengenai gatal karena infeksi jamur seperti panu dan kadas/kurap, selengkapnya dapat anda baca pada artikel disini.
  9. Gatal karena parasit, contoh Sarcoptes scabiei (tungau, kutu) yang menyebabkan  penyakit scabies kudisan atau gudikan atau budukan. Penyakit ini mudah menular dan menimbulkan rasa gatal terutama di malam hari. Penyakit ini ditandai dengan munculnya gelembung berair pada kulit, berwarna merah, menyebabkan iritasi dan rasa gatal pada kulit. Biasanya terdapat di sela-sela jari, telapak tangan dan telapak kaki, siku, selangkangan, dan lipatan paha. Gejala lainnya adalah terdapat garis halus berwarna kemerahan di bawah kulit yang merupakan terowongan yang digali Sarcoptes betina. Untuk pengobatan dan pencegahannya scabies bisa anda baca pada artikel disini.
  10. Jika ternyata gatal pada bayi tidak juga kunjung sembuh, sebaiknya segera diperiksakan ke dokter atau klinik kesehatan untuk mendapatkan penanganan dan pengobatan yang tepat. Dokter biasanya akan memberikan obat antihistamin syrup seperti Ceterizine™, Incidal OD™, Intrizine™, Histrin™, dsb untuk mengurangi rasa gatal-gatal. Selain itu biasanya dokter juga memberikan salep Hydrocortisone™, Inerson™ untuk mencegah gatal menyebar ke bagian tubuh lain.
Pencegahan gatal-gatal :

  1. Ruangan di rumah harus memiliki sirkulasi dan ventilasi udara yang baik supaya kondisi ruangan tidak panas dan tidak lembab
  2. Tempatkan bayi anda pada ruangan sejuk (ber-AC) dan hindari perubahan suhu ruangan yang drastis, misal dari ruangan ber-AC dibawa keluar rumah.
  3. Gunting kuku bayi untuk mencegah iritasi atau luka akibat garukan tangannya ketika dia merasa gatal atau pakaikan bayi anda sarung tangan bayi.
  4. Mandikanlah bayi secara rutin 2 kali sehari. Jika bayi berkeringat segera lap keringatnya agar tidak timbul biang keringat.
  5. Selain itu sering-sering mengganti baju bayi agar keringat  tidak menempel di kulit dan kebersihan kulit bayi tetap terjaga. Hal ini untuk mengurangi kemungkinan iritasi pada kulit bayi.
  6. Pilihlah baju yang berbahan lembut (seperti bahan katun atau kaos), dan longgar, agar memiliki sirkulasi udara yang baik. Jangan gunakan pakaian dari bahan wool atau pakaian yang ketat karena bisa menyebabkan iritasi pada kulit bayi.
  7. Cuci baju bayi dengan detergen khusus untuk bayi, bilas hingga detergen benar-benar bersih, jemur diterik matahari, setrika agar sterill dari kuman dan bakteri.
  8. Untuk mencegah biang keringat berikan bedak tabur ataupun bedak cair yang mengandung salycil, misalnya talkum talc™, dettol™, purol™, dll. Sehabis mandi, oleskan baby lotion, baby cream, atau baby oil untuk menjaga kelembaban kulit bayi.
  9. Hati-hati saat memberikan makanan yang bisa memicu alergi dan gatal pada bayi seperti susu sapi, telur, kacang tanah, dan makanan laut (seafood). Jika terjadi alergi segera hentikan konsumsi makanan tersebut.
  10. Berikan vitamin C untuk mencegah atau mengurangi timbulnya milliaria (biang keringat)

16 komentar:

  1. mas Bambang, jika gangguan kulit aterjadi pakai balita bagaimana penggunaan salepnya? apakah cukup aman, atau ada rekomendasi khusus.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mas Andreas,
      Boleh diperinci lagi, mas gatalnya disebabkan krn apa, dibagian mana, obat yang sudah diberikan, dsb ? Saya tunggu informasinya kembali dari mas Andreas yah... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  2. Bapak Bambang. Anak saya 17 Bulan kulitnya mudah bentol, berwarna merah dan gatal jika udara panas atau digigit nyamuk. Bahkan sangat sering di telapak kaki dan tangan merasa gatal meskipun tidak merah atau digigit nyamuk dan ini terjadi pada malam hari sewaktu mau tidur. Bagaimana cara mengatasinya karena sangat menganggu istirahatnya.
    Terima Kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mbak Siti Zulaikha,
      Kemungkinan kulit bayi sangat sensitif terhadap keringat dan menjadi kering karena udara panas sehingga mudah timbul ruam merah termasuk akibat gigiutan serangga. Yang perlu dilakukan adalah :
      1. Tempatkan bayi pada ruangan sejuk (ber-AC) atau ruangan yang memiliki sirkulasi udara yang baik sehingga terasa sejuk.
      2. Mandikanlah bayi secara rutin 2 kali sehari.
      3. Selesai mandi, bisa dipakaikan pada tubuhnya bedak cair yang mengandung salycil, misalnya talkum talc™, dettol™, purol™, dll untuk mengurangi rasa gatal.
      4. Bila terlihat kulitnya kering, bisa dioleskan baby lotion, baby cream, atau baby oil untuk menjaga kelembaban kulitnya.
      5. Cukupkan asupan vitamin C untuk mencegah atau mengurangi timbulnya ruam merah.
      6. Bila timbul bentol merah, bisa dioleskan salep Hydrocortisone™
      7. Bila bentol karena gigitan nyamuk atau serangga, bisa dengan mengoleskan minyak kayu putih, minyak telon, minyak minol, dsb dan sebaiknya ruangan diberi kasa nyamuk agar balita terhindar dari gigitan nyamuk.
      8. Bila balita sering berkeringat, segera lap keringatnya untuk mencegah gatal-gatal dan iritasi kulit
      9. Sering mengganti pakaian untuk menjaga kebersihan kulitnya
      Demikian infonya semoga dapat membantu...Terima kasih yah sudah mampir ke blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  3. Mas anakku skg sdh seminggu gatal pada batang penis dan bagian samping buah zakarnya bentuknya spt benjolan kecil dan sering d garuk2 smp lecet skg gatalnya menjalar ke selangkangan,di bawah perut dan sampai ke bokong,gmna ya mas dan solusinya apa,obat salep apa ya yg cocok. Makasih mas

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mbak Noviani Komilawati,
      Mohon infonya, Si kecil usianya saat ini berapa tahun ? apa gatal terjadi setiap saat atau hanya tertentu pada malam hari saja ? Apa benjolannya berisi air dan banyak pada suatu tempat ? Apa sudah dibawa ke dokter ? Jika sudah, apa obat yang sudah diberikan ? Saya tunggu infonya kembali atau mbak bisa kirim pesan ke saya via Google+ supaya bisa secara panjang lebar menjelaskannya... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  4. pak bambang:mau tny,gmb cara mengobati gatal gatal pada batita d daerah pantat..?mksh..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mbak Aira,
      Gatal pada daerah (maaf) pantat bayi biasanya disebabkan karena banyak hal, misalnya :
      - Infeksi jamur atau bakteri
      - Sisa urin dan kotoran bayi membuat kulit bayi menjadi basah dan lembab sehingga menyebabkan gatal
      - dsb
      Untuk penyebab lengkapnya, mbak bisa baca artikel saya dengan judul : 11 Penyebab Ruam Popok pada Bayi atau URL : http://bambang-warsita.blogspot.com/2012/12/11-penyebab-ruam-popok-pada-bayi.html.
      Untuk mengatasinya bisa dengan memberikan krim khusus untuk ruam popok yang mengandung zinc oxide (misal merk pigeon baby cream diaper rash™, dsb). Nah, untuk mencegahnya bisa dengan tips yang selengkapnya bisa dibaca pada artikel saya dengan judul : Cara Mujarab Mengobati dan Mencegah Ruam Popok pada Bayi atau URL : http://bambang-warsita.blogspot.com/2012/12/cara-mujarab-mengobati-dan-mencegah.html.
      Demikian infonya semoga dapat membantu. Terima kasih yah sudah mampir ke blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  5. Mas bambang saya sudah 1 minggu gatal2 di daerah leher bagian depan dan ada bintik merahnya kalo di garuk bintiknya semakin bnyak dan gatal, bintik merah gatal ini tak mau hilang(sembuh), umur saya 19thn, penyakit apa yg saya alami ini ? Dan apa solusinya ?
    Trmks...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mas Irwan Sampurna,
      Jika bintik hanya di bagian tertentu saja (tidak menyebar), kemungkinan hanya akibat iritasi,
      1. Bersihkan bagian yang gatal dengan air hangat yang sudah diberi larutan antiseptic (misal dettol, betadine, PK) atau kalo mandi pakai sabun antiseptic
      2. Di lap sampai kering, lalu oleskan salep hydrocortisone pada bagian tersebut 2-3 kali sehari atau sehabis mandi
      3. Jika sedang tidak memakai salep dan ternyata timbul rasa gatal, jangan digaruk yah karena bisa menimbulkan iritasi dan infeksi.... solusinya, pakai bedak salycil atau baby oil untuk mengurangi rasa gatal.
      Dicoba dulu mas, nanti 2-3 hari kalo tidak ada perubahan, mas bisa update kembali disini. Demikian infonya semoga dapat membantu... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  6. maaf mas..
    Anak saya usia 6th,beberapa minggu ini sering gatal2(kaligata),sampai2 bibirnya bengkak,apa mungkin karena faktor turunan dari ibunya yg sering gatal2? Mohon solusinya,terima kasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mas Ahmad Sobari,
      Kaligata atau biduran terjadi karena kekebalan tubuh yang hypersensitif terhadap zat tertentu misal susu, seafood, dsb.
      Untuk mengobatinya bisa dengan mengkonsumsi salah satu bahan alami : madu-propolis, habbatussauda, atau minyakzaitun.
      Coba cari di toko yang menjual obat-obatan muslim atau terkadang sering dijual oleh pedagang dadakan di seputar areal/halaman mesjid.
      Demikian infonya semoga dapat membantu. Terima kasih yah sudah mampir ke blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  7. Mas.bayi sy 10bulan gatal bgt di bagian wajah.garuk2 telinga dan wajahnya..jd timbul bintik2 halus dan merah..ga bs tidur krn gatal udh ke dokter dikasi salep infeksi jamur dan obat masih blm sembuh..ini sudah sminggu..kira2 kenapa ya..obatnya apa ya..trims

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mbak Fitria Ulfah,
      Dugaan saya kemungkinan besar biang keringat (ruam merah) bukan infeksi jamur.Si kecil mengalami gatal-gatal karena kulitnya yang lembut dan sangat sensitif terhadap keringat dan menjadi kering karena udara panas.
      Untuk sementara ini, coba tips berikut :
      1. Oleskan baby cream, baby lotion, atau baby oil (pilih salah satu) pada bagian yang gatal (sering ia garuk). Baby oil atau lotion juga berguna untuk menjaga kelembaban dan kelembutan kulitnya, mengurangi pengelupasan, mengurangi rasa gatal, serta mendinginkan kulit bayi, sehingga bayi merasa nyaman (tidak merasa gerah).
      2. Bila ada bagian yang meradang (bentol merah), sebaiknya dioleskan salep hydrocortisone (tipis saja),
      3. Sebaiknya si kecil dipakaikan sarung tangan bayi untuk mencegah ia menggaruk bagian yang gatal dan bisa menimbulkan peradangan/luka (lecet)
      4. Untuk mencegah biang keringat pada bagian tubuh lainnya bisa diberikan bedak cair yang mengandung salycil, misalnya talkum talc, bedak dettol, bedak purol, dll.
      5. Saat mandi, usahakan memakai air hangat yang dicampurkan dengan larutan antiseptic seperti dettol, betadine, PK, dsb (pilih salah satu aja)
      6. Saran saya, salep anti jamurnya untuk sementara waktu dihentikan dulu
      Dicoba dulu mbak, kalo tidak ada kemajuan dalam 3-4 hari kedepan, silahkan kirim pesan via Google+ atau facebook blog mas BW, beserta foto bagian tubuh si kecil yang mengalami gatal tersebut, agar saya bisa lebih memastikan penyebabnya dan insya Allah saya upayakan mencarikan solusinya.
      Demikian infonya semoga dapat membantu. Terima kasih sudah mampir ke blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  8. mas bambang saya mau tanya anak saya umur 2 tahun udah lama gatel ga ilang" di bagian kepala, badan dan leher , kulit badanya kasar kalau di garuk bintik merah apa penyebabnya. thanks

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mas Cahyana Wijaya,
      Kalo bintik merah dan kasar pada badan, bisa jadi itu biang keringat, mas. Kemungkinan karena kulitnya yang sangat sensitif terhadap keringat dan menjadi sangat kering ketika suhu udara yang panas.
      Coba tips berikut ini :
      1. Pakai baby cream, baby lotion, atau baby oil (pilih salah satu) yang berguna untuk menjaga kelembaban dan kelembutan kulitnya, mengurangi pengelupasan, mengurangi rasa gatal, serta mendinginkan kulit bayi, sehingga bayi merasa nyaman (tidak merasa gerah). Pakai sehabis mandi atau bila ia merasa gatal.
      2. Bisa juga memakai bedak cair yang mengandung salycil, misalnya talkum talc, bedak dettol, bedak purol, dll.
      3. Saat mandi, pakai air hangat yang dicampurkan dengan larutan antiseptic seperti dettol, betadine, PK, dsb
      4. Atur suhu ruangan/kamar tidurnya agar sejuk (bisa memakai AC).
      Dicoba dulu yah, mas... nanti kalo tidak ada kemajuan dalam 1 minggu kedepan, silahkan kirim pesan via Google+ atau facebook blog mas BW.
      Demikian infonya semoga dapat membantu. Terima kasih yah sudah berkunjung ke blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus

Dear Abang/Neng yang cakep dan baik hati.... Jika ingin meninggalkan komentar, jangan lupa mengisi ID-nya.... Btw, dengan segala kerendahan hati, kalo tidak keberatan tolong di share (berbagi) artikel yang ada di blog mas BW via facebook, twitter, google+, dsb, kepada keluarga, kerabat, sahabat, teman, dll siapa tau infonya bisa bermanfaat buat orang lain, hitung-hitung sebagai amal jariyah..Terima kasih, sudah berkunjung ke blog Mas BW... salam hangat : Bambang Warsita