16 Tips Ampuh dan Paling Manjur Mengobati serta Mencegah Penyakit Infeksi Jamur (Panu, Kadas/Kurap)

Iklim di negara tropis seperti di Indonesia, Malaysia, Thailand, Philipina, dll yang lembab dan hangat karena pancaran sinar matahari sering membuat penduduknya menjadi gerah dan mudah berkeringat ketika melakukan aktivitas. Kondisi ini menyebabkan permukaan kulit cenderung menjadi hangat dan lembab dan cendrung memungkinkan berbagai jenis jamur kulit untuk berkembang biak serta menginfeksi bagian tubuh manusia terutama bagian tubuh yang tertutup. Penyakit kulit yang disebabkan karena infeksi jamur (dermatophytosis) dikenal dengan sebutan penyakit kadas atau kurap (tinea). Kadas dan kurap merupakan penyakit kulit yang sejenis. Kadas atau kurap disebabkan beberapa jenis jamur dermatofita yang berbeda seperti Microsporum canis, Trichophyton rubrum dan Epidermophyton floccosum. Penyakit ini bisa timbul akibat pola hidup yang tidak bersih (jorok), sering menggunakan pakaian ketat, kulit mengeluarkan banyak keringat sehingga menjadi lembab, dll

Meskipun anda sudah membiasakan hidup bersih, mandi 2x sehari, bekerja di ruangan dengan pendingin ruangan (AC), namun masih tetap beresiko terkena penyakit kulit ini karena penyakit kadas atau kurap bersifat menular melalui kontak langsung pada permukaan kulit penderita saat bersinggungan atau bersentuhan, memakai bersama barang seperti pakaian, selimut, handuk, sisir, dsb dengan orang yang telah terinfeksi jamur kulit. Meskipun jamur kulit ini tidak berbahaya namun bila tidak segera diobati, bisa menimbulkan resiko infeksi sekunder oleh bakteri lainnya.

Kadas atau kurap bisa menyerang seluruh bagian kulit manusia yang akan menimbulkan tanda atau gejala yang berbeda tergantung dimana lokasi infeksi jamur tersebut terjadi. Penjelasannya sebagai berikut :
  1. Tinea capitis atau Tinea tonsurans (kurap kulit kepala) adalah infeksi jamur Trichophyton dan Microsporum, disertai dengan peradangan (seperti tambalan) dan gatal pada kulit kepala, ketombe, serta bisa menyebabkan kerontokan rambut. Kulit kepala yang terkena kurap biasanya tidak akan ditumbuhi rambut sehingga menimbulkan kebotakan (pitak). Pengobatan bisa dilakukan dengan obat anti jamur berupa shampoo Nizoral ™ serta obat oral (diminum) seperti griseofulvin, terbinafine , itraconazole , dan fluconazole.
  2. Tinea corporis atau Tinea circinata (Kurap) adalah infeksi jamur pada kulit bagian lengan dan kaki, namun dapat juga terjadi pada sebagian tubuh lain seperti pinggang, bokong, leher, badan, dada, dsb. Biasanya luka berbentuk seperti cincin (pulau), berwarna merah, terasa gatal, nyeri, terkadang melepuh, mengeluarkan cairan, bahkan dapat menyebar luas keseluruh permukaan kulit di tubuh. Pinggir bagian yang meradang akan tampak terangkat, bersisik halus (termasuk kulit di sekitarnya), rambut di area infeksi akan mengalami kerontokan. Pengobatan memakai salep (krim) anti jamur seperti clotrimazole, ketoconazole, miconazole, terbinafine, tolnaftate, butenafine. Untuk mempercepat penyembuhan serta mencegah infeksi sekunder akibat luka kurap, bisa diikuti dengan penggunaan obat anti jamur oral (diminum) seperti itraconazole dan terbinafine. 
  3. Tinea cruris  atau Tinea inguinalis  (kurap pangkal paha/selangkangan) adalah infeksi jamur Trichophyton rubrum dan jamur lain seperti Candida albicans, Trichophyton mentagrophytes dan Epidermophyton floccosum, yang terjadi pada pangkal paha (selangkangan). Menimbulkan rasa gatal seperti terbakar di kedua belah sisi daerah selangkangan, lipatan kulit paha, atau anus. Bagian yang terkena tampak berwarna merah kecokelatan, mengelupas, atau pecah-pecah pada kulit selangkangan karena mengalami gesekan akibat memakai pakaian yang ketat dan dapat meluas ke bawah lipatan pangkal paha. Pengobatan dengan anti jamur seperti tolnaftate. Namun bila peradangan kulit menyebabkan gatal-gatal, maka glukokortikoid steroid seperti salep hydrocortisone ™, dapat dikombinasikan dengan obat anti-jamur tersebut untuk membantu mencegah iritasi menjadi lebih parah.
  4. Tinea pedis atau Tinea pedum atau Athlete's foot (kurap kaki) sering disebut masyarakat awam dengan kutu air adalah infeksi yang disebabkan oleh jamur Trichophyton rubrum atau Trichophyton mentagrophytes, pada kulit kaki, sela-sela jari kaki. Kulit yang mengalami peradangan akan memerah dan mengelupas, gatal, terasa seperti terbakar, kulit pecah-pecah, pengerasan kulit, dan sering menimbulkan bau akibat infeksi bakteri sekunder seperti Streptococcus pyogenes atau Staphylococcus aureus. Pengobatan bisa dengan anti jamur topikal (salep/cream) seperti : miconazole , clotrimazole , tolnaftate, terbinafine, butenafine. Untuk alternatif pengobatan, bisa juga dengan larutan 1% kalium permanganat (PK) yang dilarutkan dalam air panas. Namun jika  kondisinya sudah parah, maka obat oral fluconazole atau itraconazole lebih efektif.
  5. Tinea unguium  atau Onychomycosis merupakan infeksi jamur jenis Trichophyton (T. rubrumT. interdigitale , T. violaceum , T. tonsurans , T. soudanense), Microsporum gypseum, Epidermophyton floccosum  pada bagian kuku. Menyebabkan kuku mengalami penebalan, berubah warna putih (buram), hitam, kuning atau hijau dan menjadi rapuh seperti terpotong-potong. Bila tidak segera diobati, kulit dibawah atau sekitar kuku bisa meradang, sakit, timbul bercak putih atau kuning pada kuku,kulit di samping kuku akan bersisik, menimbulkan bau busuk, dan bisa membuat kuku rusak serta terlepas.  Pengobatan dengan menggunakan obat anti jamur, oral (diminum) seperti terbinafine dan itraconazole atau topikal (salep) seperti clotrimazole. Selain itu bisa juga dengan cat kuku yang mengandung ciclopirox (ciclopiroxolamine)
  6. Tinea imbricata atau Tokelau adalah infeksi jamur Trichophyton concentricum  berupa bercak bersisik yang terasa gatal. Biasa menginfeksi orang-orang secara spesifik yang bermukim di Pasifik Selatan (Polinesia), Asia Tenggara, Amerika Tengah, Amerika Selatan, dan Meksiko. Pengobatan bisa dilakukan dengan griseofulvin dan terbinafine yang dikombinasikan degan obat  topikal Whitfield’s Ointment yakni komposisi asam benzoate/benzoic acid 6% + asam salisilat/salicylic acid 3 % atau dengan perbandingan 2 : 1.
  7. Tinea versicolor  atau Tinea flava atau Pityriasis versicolor (Panau / Panu) adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh jamur Malassezia globosa atau Malassezia furfur. Sering terjadi saat iklim hangat dan lembab atau berkeringat berat yang ditandai dengan bercak pada kulit disertai rasa gatal (terutama pada saat berkeringat atau mandi dengan air panas). Bercak-bercak pada kulit ini bisa berwarna putih, coklat atau merah tergantung kepada warna kulit si penderita. Pengobatan bisa menggunakan obat anti jamur topikal (salep/krim) seperti clotrimazole, miconazole atau terbinafine atau bisa dikombinasikan dengan anti jamur oral seperti fluconazole, ketoconazole, itrakonazole. Selain itu Ketoconazole (baik salep, obat oral dan shampoo) juga bisa sebagai alternatif obat anti jamur ini. 
Bila anda atau keluarga anda sedang mengalami panu, kadas atau kurap dengan tanda dan gejala seperti disebutkan diatas, jangan khawatir. Yuk, simak 16 Tips ampuh dan paling manjur mengobati serta mencegah penyakit infeksi jamur (panu, kadas/kurap), sebagai berikut :
Pengobatan penyakit panu, kadas atau kurap :
  1. Menggunakan obat-obatan medis yang berfungsi sebagai obat anti jamur berupa  obat topikal yakni lotion, krim, atau salep antijamur. Untuk kategori kadas atau kurap yang ringan bisa menggunakan :
·        Clotrimazole (Fungiderm ™, Canesten ™, Ultrasiline ™)
·         Miconazole (Miconazole ™, Daktarin ™, Kalpanax Krim ™, Funtas ™)
·         Tolnaftate (Tolnaftate Cream ™, Tinactin ™)
·         Ketoconazole (Ketoconazole Cream ™,  Nizoral Cream ™, Daktarin Intensiv ™, Zoralin Krim ™)
  1. Bila kadas atau kurap sudah parah, pengobatan bisa dengan memberikan obat topical lain, seperti :
·         Butenafine (Lotrimin ™, Mentax ™)
·         Ciclopirox (Ciclopirox Cream ™, Loprox Gel ™)
·      Terbinafine (Interbi Cream ™, Lamisil Krim ™, Termisil Krim ™, Xfin ™)
  1. Untuk kadas atau kurap yang sudah parah dan agar bisa mempercepat penyembuhan, diberikan obat oral/diminum (tablet), seperti :
·          Griseofulvin (Griseofulvin ™, Fulcin ™, Grispeg ™)
·      Itraconazole (Sporanox ™,  Sporacid ™, Spyrocon ™, Itzol ™ )
·    Fluconazole (Fluconazole ™,  Diflucan ™, Canesten Capsule ™, Flucoral ™ )
·        Terbinafine (Lamisil ™ Tablet)
·  Ketoconazole (Ketoconazole ™ Tablet, Mycoral ™, Nizoral ™ Tablet, Zoralin ™ Tablet, Formyco ™, Fungoral ™, Mycoderm ™) 
  1. Untuk kadas atau kurap di kulit kepala, bisa menggunakan shampoo Nizoral ™
  2. Perlu anda ketahui dan dipahami bahwa pengobatan infeksi jamur ini tidak bisa sembuh dalam beberapa hari, namun memerlukan waktu sedikitnya 2-4 minggu bahkan bisa lebih lama lagi. Jadi anda harus bersabar selama proses pengobatan ini.
  3. Bila anda ingin menggunakan obat alami bisa memakai madu propolis, yang bisa dioleskan langsung pada daerah yang gatal, digunakan sebagai anti infeksi jamur, atau bakteri, dan diminum sebanyak 4-5 tetes, dosis 3 x sehari. Selain itu anda juga bisa mengkonsumsi obat alami lainnya seperti kapsul habbatussauda (jintan hitam) dan minyak zaitun sebagai anti jamur. Mengenai obat alami tersebut selengkapnya dapat anda baca pada artikel disini
Pencegahan penyakit panu, kadas atau kurap :

  1. Selalu menjaga kebersihan tubuh dan pola hidup sehat yakni mandi minimal 2x sehari dengan memakai sabun atau larutan antiseptic agar tidak mudah terserang jamur, membiasakan mencuci tangan untuk mencegah penyebaran bakteri.
  2. Bila kulit berkeringat, sehabis olah raga, biarkan kering dahulu, kemudian segeralah mandi dengan air bersih (pakai sabun atau larutan antiseptic) agar kulit  tetap bersih, sejuk, kering, dan terbebas  dari jamur serta bakteri
  3. Setelah mandi sebaiknya menaburkan bedak anti jamur terutama di sela-sela jari kaki dan lipatan kulit.
  4. Mengeringkan handuk setelah digunakan, menjemur sepatu, pakaian, dsb dibawah terik matahari.
  5. Merawat dan menjaga kebersihan kuku tangan, kuku kaki, dengan rajin memotong kuku, untuk mencegah berkembang biaknya bakteri dan jamur.
  6. Menjaga kaki agar tetap kering, terutama antara jari-jari kaki yang bisa di lap (dikeringkan) dengan bahan dari katun atau wool, menggunakan kaus kaki berbahan katun, mengganti kaus kaki atau stocking secara teratur, memakai sepatu yang kering dan memiliki ventilasi baik, menggunakan sepatu  kaki kedap air di area yang basah,
  7. Menjaga kulit agar tidak lembab, misalnya tidak mengenakan pakaian yang terlalu ketat (sebaiknya memakai bahan katun dan longgar) atau tidak memakai pakaian tebal untuk waktu yang lama dalam cuaca yang hangat dan lembab yang mengakibatkan kulit banyak mengeluarkan keringat.
  8. .Sering mengganti pakaian minimal 1 kali sehari, apalagi bila sudah kotor dan berkeringat sebaiknya lekas diganti. Pakaian yang kotor atau lembab membuat jamur mudah berkembang biak yang kemudian bisa menempel pada kulit dan menginfeksi tubuh.
  9. Untuk mencegah penularan bakteri, jamur, dari orang lain, jangan pernah berbagi/bertukar barang pribadi (menggunakan secara bersama atau   barang pribadi anda digunakan orang lain atau sebaliknya memakai barang milik orang lain) seperti handuk, pakaian, sisir, sepatu, dsb terlebih-lebih barang milik orang yang sedang terinfeksi jamur kulit. Segera bersihkan bagian kulit yang tanpa sengaja bersentuhan (kontak kulit) dengan orang yang mendertia kadas atau hewan yang terinfeksi kadas/kurap.
  10. Jangan menyentuh hewan yang terinfeksi jamur (biasanya hewan yang terinfeksi jamur ditandai dengan adanya bulu yang hilang pada bagian kulit tertentu).

255 komentar:

  1. Hello Mas Bambang, bertemu lagi disini. Oh iya Mas, agar tidak tergores celana, koreng dan bentol nanah yang ada di pantat saya sebaiknya dibalut perban dan kapas aja kali ya? Soalnya jika saya duduk atau tergores celana pasti lukanya terkopet, dan bentol nanahnya juga pada pecah lagi, dan kadang kalo duduk itu seperti duduk di kaktus rasanya, betul-betul menyiksa Mas.

    BalasHapus
  2. Mas, saya hanya beli krim Hydrocortisone saja, soalnya kurap saya sudah sembuh, sekarang yang jadi masalah cuma tinggal koreng dan nanah aja, saya sudah oleskan ke luka, saya juga sudah mengkonsumsi Obat Bersih Darah Kembang Bulan, saya juga waktu itu pernah pakai Jelly Gamat Gold-G, lukanya cepet kering sih, tapi kalau kena air jadi berlendir gitu dan obatnya juga kurang enak baunya dan sangat lengket.

    BalasHapus
  3. Mas, saya boleh menggunakan Kalpanax (Krim/Cair) pada luka koreng bernanah di pantat saya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mas Freddy Kurniawan,
      Komentarnya sekaligus aja yah saya tanggapi... Maaf yah agak terlambat karena sesuatu hal..
      Untuk di bagian tertentu (misal, maaf pantat) agar tidak terkena gesekan dengan pakaian, setelah dioleskan salep, memang sebaiknya diberi kain kasa/kapas (bisa dicari di apotik, kain kasa yang ada kapasnya) sekalian di perban pakai perban pita supaya tidak lepas.
      Kalo kurapnya sudah sembuh, memang sebaiknya pakai salep Hydrocortisone saja pada bagian yang meradang (bernanah), karena itu disebabkan infeksi sekunder (bakteri). Mohon maaf mas, saya kurang begitu paham mengenai obat-obatan yang mas sebutkan. Saran saya, sebaiknya mas mengkonsumsi buah-buahan, sayuran, supplemen vitamin, saja selain yang berguna untuk menambah sekaligus meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga proses penyembuhan bisa berlangsung lebih optimal.
      Mas, untuk bagian luka koreng sebaiknya dibersihkan dengan povidone iodine saja supaya tidak infeksi (jangan gunakan alkohol atau lainnya karena bisa merusak jaringan kulit). Setelah dibersihkan bisa dioleskan salep hydrocortisone.
      Demikian infonya semoga dapat membantu.... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  4. Terima kasih banyak ya Mas Bambang telah membantu memberi info dan saran untuk luka saya ini, saya akan memberikan info selanjutnya. Sekali lagi terima kasih banyak Mas Bambang!

    BalasHapus
  5. Mas, sebetulnya Mas Bambang ini Dokter, ahli Farmasi atau apa sih? Kok bisa tau semuanya secara detail, jujur aja saya sudah 2 kali ke ahli kulit, tapi Dokternya pada salah memvonis penyakit saya ini, dan cuma Mas Bambang yang betul.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mas Freddy Kurniawan,
      Komentarnya sekaligus aja saya tanggapi yah....
      Terima kasih kembali, mas.. Ditunggu update perkembangannya di blog mas BW yah...
      Waduh mas, saya ini cuma orang biasa yang hanya ingin berbagi info sepanjang yang saya ketahui dan pernah saya lakukan sendiri dengan maksud untuk bisa membantu sesama....
      Semoga lekas sembuh yah, mas.... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  6. Mas Bambang, Alhamdulillah luka di pantat saya sudah mulai kering dan mengecil. tidak lebar lagi dan tidak berair lagi, dan bentol nanahnya pun sudah sedikit, paling kalau nongol lagi cuma 1 atau 2 saja, sudah tidak nyeri pula. Saya akan selalu update sampai lukanya benar-benar sembuh ya Mas, sekarang saya juga menkonsumsi Amoxcilin sebagai antibiotik saya dan saya mengkonsumsi apel dan Jus Stroberi setiap Pagi dan Malam Mas.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mas Freddy Kurniawan,
      Alhamdulillah bila sudah mulai berangsur sembuh... Terus dilanjutkan yah mas pengobatannya sampai benar-benar tuntas...
      Sudah benar itu mas, pakai antibiotik, konsumsi buah-buahan serta sayuran, jangan lupa memperbanyak konsumsi air putih 8 gelas per hari atau cara mudahnya, mas sediakan aja air mineral ukuran 2000 ml, targetkan harus habis dalam waktu 1 hari. Semua hal tsb dilakukan untuk mempercepat penyembuhan dan proses regenerasi kulit. Demikian infonya semoga dapat membantu.. Ditunggu yah update selanjutnya.... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  7. Mas Bambang, Alhamdulillah, sekarang saya sudah betul-betul sembuh, korengnya juga sudah mulai lepas sendiri, lukanya sudah kering total, tidak ada bisul nanah lagi dan saya sudah bisa duduk seperti biasa lagi, saya hanya bisa mengucapkan terima kasih banyak atas bantuan Mas Bambang, saya amat sangat menghargai itu Mas. Semoga Allah membalas segala kebaikan Mas Bambang, selalu dilancarkan rezekinya, dan selalu diberikan kesehatan. Sekali lagi terima kasih banyak ya Mas Bambang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mas Freddy Kurniawan,
      Alhamdulillah bila mas telah sembuh...
      Jangan berterima kasih kepada saya mas, tp berterima kasih dan bersyukur kepada Allah SWT yg telah menyembuhkan penyakit tsb. Sy hanya sekedar membantu kesulitan yang sedang mas hadapi... Jangan lupa yah, lakukan pencegahan seperti pada artikel diatas agar terhindar dari infeksi jamur ini kembali. Terima kasih atas update informasinya... Semoga mas & keluarga senantiasa diberikan kesehatan, dilancarkan rejekinya, dan dimudahkan segala urusannya oleh Allah SWT....amin.. Salam : Bambang Warsita

      Hapus
  8. Halo mas, ketemu lagi di sini. Maaf sebelumnya karena saya baru sempat membuka email sekarang. Kemarin kamis, saya sempat berobat dan dikasih obat salep sama dokter yaitu Hydrocortisone. Tapi saya tidak dikasih tahu saya terkena infeksi jamur apa. Jadi saya harus bagaimana mas?
    Dokter kulit sau-satunya di kota saya jga masih sedang cuti, apa saya tetap saja menggunakan krim salep yang diberikan dokter atau mungkin mas bambang bisa kasih tips lain? tetapi menurut saya, ciri-ciri yang ada di artikel ini hampir mirip dengan apa yang saya alami.
    Terimakasih atas tanggapannya

    BalasHapus
  9. Oiya mas, kalo dikasih belerang boleh ga ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mbak Lee Seunghyun,
      Komentarnya sekaligus saja yah, saya tanggapi...
      Untuk bagian yang bentol bisa pakai salep hydrocortisone sebagai anti peradangan. Sementara untuk bagian yang bintik2 putih dibekas kulit yg terkelupas, bisa pakai salep yang mengandung miconazole atau clotrimazole atau ketoconazole. Kalo merknya terserah apa saja. Jadi nanti sewaktu beli salep coba perhatikan komposisinya dan khasiatnya kalo ada tertulis untuk Tinea corporis atau Tinea circinata, dsb. berarti bisa digunakan. Terkadang salep yg saya sebutkan tersebut ada yg sekaligus ditambahkan hydrocortisone, sehingga lebih ekonomis.
      Yang perlu menjadi catatan bahwa pengobatan infeksi jamur memerlukan waktu 2-4 minggu. Jadi jangan heran kalo proses penyembuhannya lama.
      Untuk pemakaian belerang, mohon maaf mbak karena saya belum mendapatkan informasinya secara lengkap.
      Demikian infonya semoga dapat membantu.... salam : Bambang Warsita

      Hapus
    2. ah, kalo boleh tahu, merk salep yang mengandung miconazole tapi yang sekaligus mengandung hydrocortisone juga itu apa ya mas?
      berarti selama 2-4 minggu(selama masa pengobatan) ini juga rasa gatal-gatal itu tetap ada ya mas?

      Hapus
    3. Dear mbak Lee Seunghyun,
      Maaf yah mbak, ini cuman sekedar info saja (tidak bermaksud mempromosikan merk tertentu), misalnya salep merk Brentan, Miconazol Cream, Thecort, dsb.
      Biasanya rasa gatal akibat jamur akan berangsur hilang jika sudah dilakukan pengolesan salep.
      Demikian infonya semoga dapat membantu... salam : Bambang Warsita

      Hapus
    4. tapi gini mas, kadang habis mandi rasa gatal saya malah bertambah gitu dan itu di bagian yg lain gitu. tapi makasih atas infonya ya mas :)

      Hapus
    5. Dear mbak Lee Seunghyun,
      Mohon maaf yah mbak agak telat menanggapi komentarnya karena sesuatu hal..
      Dicoba aja dulu yah, mbak pakai salepnya. Nanti, kalo tidak ada perubahan dalam 3-4 hari ke depan. Coba mbak kirim pesan ke saya tapi via google+ saja, supaya saya bisa mendapatkan info yang lebih terperinci mengenai kondisi gatal2 yang sedang mbak alami. Demikian infonya semoga dapat membantu. Salam : Bambang Warsita

      Hapus
  10. Maaf Mas mau tanya
    Apa panu itu jg bs dr faktor genetik / keturunan?
    Sy mnderita panu sdh lama bgt di bagian ke 2 paha saya, bnyk kayak mbentuk peta dunia ,Apa ya mas obatnya ?
    Saya pernah denger obat Mycoral Cream dan Mycorine powder , Gmn ttg ke 2 obat itu y Mas ?
    Terima kasih , Maaf banyak nanya ,. heehheheh :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mbak Ind yg Cakep,
      Penyakit panu bukan dikarenakan faktor keturunan namun lebih disebabkan infeksi oleh jamur.
      Karena informasi yang mbak berikan sedikit, dugaan saya mengarah kepada infeksi jamur pada pangkal paha atau disebut juga tinea cruris atau tinea inguinalis, pengobatan bisa dengan salep Tolnaftate Cream atau Tinactin. Kalo sulit diperoleh di apotek bisa dengan Salep Inerson.
      Namun kalo hanya panu (bercak putih atau coklat), maka bisa diobati dengan salep seperti Fungiderm, Daktarin, Ultrasiline, Canesten, dsb.
      Tapi jangan heran yah kalo psembuhnya lama, karena infeksi akibat jamur rata-rata paling cepat memerlukan waktu 2-4 minggu untuk proses penyembuhan.
      Mohon maaf saya belum dapat infonya mengenai kedua obat tersebut.
      Demikian infonya semoga dapat membantu.. Terima kasih yah sudah mampir ke blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus
    2. Sebelumnya terima kasih Mas dah mau jawab
      Sebenarnya bkan pada pangkal paha , tp hampir di sluruh paha'n mas , bercak2 putih agak merah2 dkit, tpi ngga gatel ato ngga apa2,
      Klo obat yang diminum ada nggak Mas ? Klo yang oles kurang efektif soal'n panu'n banyak . heheheh

      Hapus
    3. Dear mbak Ind,
      Kalo salep untuk panu seperti yang sudah disampaikan pada komentar sebelumnya diatas dan dikombinasikan dengan anti jamur oral (pengobatan dari luar dengan salep dan dari dalam dengan anti jamur yang diminum) menggunakan anti jamur oral (diminum) seperti Formyco ™, Fungoral ™, Mycoderm ™ atau Lamisil Tablet ™ (salah satu saja).
      Mungkin maksudnya tidak efektif karena sembuhnya lama yah, mbak ? Memang demikian mbak, pengalaman kerabat saya proses pengobatan akibat infeksi jamur memerlukan waktu hampir 4 minggu. Ada juga info teman-teman yang perlu waktu 2-3 bulan baru sembuh total. Jadi memang perlu kesabaran yah, mbak..Demikian infonya semoga dapat membantu.

      Hapus
  11. bagaimana cara cepatnya menghilangkan panu dipipi wajah yg sudah terbakar karna ditempelin serbuk (LAOS) yg sekarang kulit pipi saya menjady warna abang kebiruan seperty habis dipukulin orang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mbak Ely,
      Sebelumnya mohon maaf, saya belum mendapatkan info mengenai cara menghilangkan bekas kulit yang terbakar (kebiruan) pada bagian wajah. Sebaiknya mbak konsultasikan hal ini dengan dokter/ahli kecantikan.
      Namun kalo obat panu (salepnya) bisa dilihat sesuai point no.1 pada artikel diatas.
      Demikian infonya semoga dapat membantu. Terima kasih yah sudah mampir ke blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  12. mas saya gatal di kantung testis dan batangnya cirinya ada bentol merah di batoknya ,kalau di garuk makin gatal, kadang-kadang ada cairan , obat yg ampuh untuk saya apa ya mas ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mas Yoe Noezz,
      Saya khawatir ini gejala scabies. Coba mas baca artikel saya dengan judul Tips Ampuh Pencegahan dan Pengobatan Penyakit Kudis atau Kudisan (Scabies). Perhatikan benar2 cirinya, nanti mas bisa kirim komentar kembali pada artikel tersebut bila perlu. Demikian infonya semoga dapat membantu... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  13. assalamualaikum mas bambang, saya ingin bertanya tentang jenis penyakit saya. saya irham suryo umur 24 tahun. saya memiliki 2 penyakit kulit yang belum saya ketahui jenis penyakit kulit apa. yang pertama di 2 telunjuk jari tangan saya. ciri-cirnya warna bagian dalam kulit berwarna putih, tekstur kulit berbeda jauh lebih kasar dan terkadang mengelupas. tahun lalu saya pernah kedokter dan diagnosanya adalah alergi deterjen, namun selama setahun ini penyakit kulit ditangan saya tidak kunjung sembuh.
    Yang kedua berada di bawah alis bagian mata sebelah kiri, untuk bagian mata ini setidaknya sudah ada hampir 1 tahun setengah dengan ciri-ciri warna kulit berwarna putih, berbentuk seperti pulau, lalu kulit yang mengelupas, terkadang bila terkena keringat terasa gatal, lalu bila digaruk terasa perih. dan diagnosa yang diberikan dokter sama dengan diagnosa pada jari tangan saya, namun sampai sekarang tidak kunjung sembuh. mohon pencerahannya mas bambang tentang apa jenis penyakit kulit saya ini, dan klo boleh tau juga apa obat yang tepat untuk penyakit saya ini. terima kasih mass.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mas Ilham Suryo,
      Kemungkinan itu infeksi jamur yang disebut Panu atau Tinea versicolor atau Tinea flava atau Pityriasis versicolor. Untuk pengobatan bisa menggunakan salah satu salep berikut :
      1. Clotrimazole (Fungiderm ™, Canesten ™, Ultrasiline ™)
      2. Miconazole (Miconazole ™, Daktarin ™, Kalpanax Krim ™, Funtas ™)
      3. Tolnaftate (Tolnaftate Cream ™, Tinactin ™)
      4. Ketoconazole (Ketoconazole Cream ™, Nizoral Cream ™, Daktarin Intensiv ™, Zoralin Krim ™)
      Pilih salep yang mudah didapat aja mas dari salah satu merk diatas. Sama kok efektifnya untuk membasmi infeksi akibat jamur. Pemakaian sebaiknya teratur 3x sehari. Cuma jangan heran yah kalo sembuhnya lama, karena biasanya paling cepat 2-4 minggu bahkan ada yang sampai 2 bulan tergantung parah/tidaknya infeksi jamur tersebut. jangan lupa ikuti juga tips pencegahannya yah... Ntar 1-2 minggu lagi boleh update lagi disini yah.. Demikian infonya semoga dapat membantu... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  14. mas saya terkena jamuran di seluruh leher dan kadang gatal2..bntuknya hitam mas..
    kalo setelah mandi kulit leher dan badan terasa kering dan bersisik..
    kira2 obat apa yg cocok buat saya ya mas ?
    tq mohon tips ya mas..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mas Ananda F,
      Sepertinya itu Tinea corporis atau Tinea circinata (Kurap), pengobatan bisa dengan salah satu salep dibawah ini :
      1. Clotrimazole (Fungiderm ™, Canesten ™, Ultrasiline ™)
      2. Miconazole (Miconazole ™, Daktarin ™, Kalpanax Krim ™, Funtas ™)
      3. Tolnaftate (Tolnaftate Cream ™, Tinactin ™)
      4. Ketoconazole (Ketoconazole Cream ™, Nizoral Cream ™, Daktarin Intensiv ™, Zoralin Krim ™)
      Terserah yang mana saja, mas.. dan jangan lupa ikuti tips pencegahannya diatas biar tidak terinfeksi jamur kembali..
      Pengobatan akibat infeksi jamur memerlukan waktu paling cepat 2-4 minggu, jadi jangan heran yah kalo lama sembuhnya... Dicoba dulu aja yah mas, ntar 1-2 minggu kalo tidak ada perubahan, boleh update lagi disini (komentar).. Demikian infonya semoga dapat membantu... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  15. terima kasih mas atas infonya, salep yang mas sarankan nanti akan saya beli dan akan saya update lagi perkembangannya.
    namun beberapa hari ini saya menggunakan salicyl spiritus mas untuk yang berada diantara mata sama alis saya, efeknya kulit saya mengelupas dibagian mata saat memakai slicyl ini terasa perih dikulit yang terkena penyakit tersebut mas, apa tidak apa-apa klo saya lanjutkan ya ? dan juga setidaknya kulit saya tidak kasar lagi dibagian pertengahan alis dan mata.
    dan anehnya waktu saya pakai dikedua telunjuk tangan saya, rasa perih yang didapat pada kelopak mata saya tidak saya rasakan juga di telunjuk jari saya, apa itu berarti jenis penyakitnya beda ya mas ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear ms Irham Suryo,
      Kulit pada bagian wajah (termasuk dekat alis) lebih halus dan sensitif dibanding kulit pada jari (telunjuk) sehingga bisa jadi tidak dirasakan perih pada bagian jari telunjuk tersebut. Demikian infonya semoga dapat membantu... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  16. salam kenal mas BW. senang sekali menemukan artikel ini. sudah 1 minggu lebih ini di tubuh saya muncul penyakit kulit yang ciri2nya sama dengan kurap.saya merasakan gatal disekujur tubuh saya. sehari kemudian muncullah luka seperti kurap itu yang bentuknya seperti cincin. awalnya hanya satu. tapi kemudian bertambah lebih banyak. sudah saya obati mulai dari kalpanax cair, mycoral salep dan tablet, hingga yang terakhir ini saya minum itrakonazol dan salep yang mengandung mikonazol dan hydrokortison. rasa gatalnya sudah berkurang mas. hanya kadang2 saja muncul, terlebih kalau habis mandi. tetapi yang jadi pertanyaan saya adalah kenapa sudah saya obatin dengan anti jamur, juga sudah menjaga kebersihan, namun kurap itu terlihat makin melebar walaupun gatalnya berkurang? dan makin banyak bermunculan ditubuh saya seperti punggung, paha, pantat (maaf) walaupun berukuran sangat kecil? satu lagi mas saya ingin bertanya proses penyembuhan kurap itu seperti apa dan apakah ada penyakit lain yang ciri2nya seperti kurap? saya bingung mas, mohon pencerahannya. terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mbak Monica,
      Jamur sangat mudah berkembang biak karena kondisi kulit yang lembab dan hangat. Selain itu terkadang tanpa sengaja kita menggaruk bagian yang gatal, kemudian menyentuh bagian tubuh yang lain sehingga dengan mudahnya jamur menjalar ke bagian tubuh lainnya. Untuk mengobatinya sudah benar, pakai saja salep miconazole + hydrocortison dan minum itraconazole. Untuk obat yang lain sebaiknya dihentikan dulu, khawatir jamurnya menjadi resist terhadap obat tertentu.
      Perlu diingat bahwa pengobatan infeksi karena jamur bisa memakan waktu paling cepat 2-4 minggu bahkan lebih, jadi mesti bersabar ya...
      Jika sedang tidak memakai salep dan terasa gatal, jangan digaruk namun sebaiknya pakai bedak yang mengandung salycil (merknya terserah apa saja). Kalo mandi sebaiknya pakai cairan/sabun antiseptik seperti dettol, betadine, larutan PK, dsb... Dicoba dulu ya, mbak. Ntar 1-2 minggu lagi jika tidak ada perubahan, boleh update kembali disini. Demikian infonya semoga dapat membantu... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  17. mas ,saya mau tanya nih..
    jadi gini, kalo saya liat digambar2 google kadas itu kan warnanya agak kmerahan, nah sementara tuh saya liat tetangga saya itu katanya terkena kadas/kudis/kurap lah warnanya agak biru atau ungu gitu kaya memar deh letaknya di kaki. apa benar itu kadas?
    tolong berikan solusi bagaimana dan tindakan apa yang harus dilakukan agar luka atau penyakitnya bisa berangsur2 sembuh,bahkan hingga tuntas sekalipun? trimmmss

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mbak Karmila Kayani,
      Untuk memastikan kadas, bisa dilihat dari tanda-tandanya seperti timbul gatal-gatal, terkadang melepuh, pinggirnya bersisik, dsb pada bagian kulit yang berwarna gelap tersebut. Jika tanda-tanda tersebut ada, bisa jadi memang kadas. Kalo masalah warna biasanya kadas berwarna merah dan berbentuk seperti pulau (cincin). Coba diperhatikan dan pastikan dulu ya, mbak. Jika memang iya, nanti boleh komentar kembali disini atau via Google+. Insya Allah akan saya bantu memberikan info penanganannya. Demikian infonya semoga dapat membantu.. salam : Bambang Warsita

      Hapus
    2. iya mas gejalanya seperti itu..kalo terkena air jadi lembab. nah kan saya cari di google untuk pnyembuhan alaminya salah satunya pakai bawang putih dan lengkuas ditumbuk. katanya saat pakai cara itu, awalnya kering namun akhir2 ini bukan semakin kering malah melebar dan lembab. terkadang terasa gatal,kadang agak digaruk sedikit,kadang jga diberi totolan air hangat untuk menghilangkan gatalnyaa..tolong ya mas sarannya..

      Hapus
    3. Dear mbak Karmila Kayani,
      Untuk mengobati kurap/kadas bisa pakai salah satu salep dibawah ini :
      1. Clotrimazole (contoh merk : Fungiderm ™, Canesten ™, Ultrasiline ™)
      2. Miconazole (contoh merk Miconazole ™, Daktarin ™, Kalpanax Krim ™, Funtas ™)
      3. Tolnaftate (contoh merk Tolnaftate Cream ™, Tinactin ™)
      4. Ketoconazole (contoh Ketoconazole Cream ™, Nizoral Cream ™, Daktarin Intensiv ™, Zoralin Krim ™)
      Pilih salah satu yang mana saja yang gampang didapat didaerah/kota anda. Selain itu untuk mempercepat proses penyembuhan, bisa minum anti jamur itraconazole (misal merk Sporanox ™, Sporacid ™, Spyrocon ™, Itzol ™). Perlu diingat bahwa pengobatan infeksi karena jamur ini bisa memakan waktu paling cepat 2-4 minggu bahkan lebih, jadi mbak mesti bersabar dan telaten ya mengobatinya...
      Jika sedang tidak memakai salep dan masih juga terasa gatal, jangan digaruk, pakai aja bedak yang mengandung salycil (merknya apa saja yang penting ada kandungan salycil-nya). Saat mandi, jangan lupa pakai cairan/sabun antiseptik seperti dettol, betadine, larutan PK, dsb dan di lap yang kering yah supaya tidak lembab... Dicoba dulu ya, mbak. kalo 1-2 minggu lagi tidak ada perubahan, nanti bisa tulis komentar kembali disini. Demikian infonya semoga dapat membantu... salam : Bambang Warsita

      Hapus
    4. okee trimakasih yaa mas atas sarannyaa..

      Hapus
    5. mas bambang ,sakitnya sudah agak mendingan di kasih salep kalpanax krim... tahap selanjutnya gimana yaaa?

      Hapus
    6. Dear mbak Karmila Kayani,
      Alhamdulilah kalo sudah ada perubahan...
      Teruskan saja dulu yah, mbak pengolesan salep kalpanax krim-nya sampai gatalnya benar-benar hilang (jamur pada kulit sudah mati). Karena biasanya gatal karena jamur, paling cepat proses pengobatannya 2-4 minggu.
      Jangan lupa banyak konsumsi air putih minimal 8 gelas/hari, konsumsi buah-buahan, sayuran, vitamin E, supaya proses regenerasi kulit bisa berjalan lebih cepat. Nanti 1 minggu lagi, silahkan update disini yah perkembangannya.
      Demikian infonya semoga dapat membantu... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  18. Asalamualaikum mas bambang....

    Ak mau nanya ne mas aku kan krja d ruangn br ac awal...

    aWal nya ak gk pernah pnya pnyakit gatal2 sama sekali tp stlah ak krj d ruangn br ac ak mengalami gatal2 awal nya t gatal nya menimbul kn bengkak tapi sekarang bengkak nya dah hilang tapi gatal ny msih ttap malah sangat berlebihan ap mungkin ak terkena alergi ac atau suhu udara dingin kalu iya ada gak obat nya fan g man solusi nya soal nya ak dah capek makan obat terus tolong y mas...

    Terimakasih wasalam.....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mas Izni Kadri,
      Wa alaikumsalam wr. wb...
      Mas, boleh diinfokan lebih detail kondisi saat ini, apakah masih timbul bentol atau tidak ? Trus, bagian mana saja yang muncul rasa gatal tersebut dan bentuknya bagaimana ? Saya tunggu informasinya kembali ya, mas.... salam : Bambang Warsita

      Hapus
    2. Asallamualaikum mas bambang...

      Bentol nya masih tmbul ny t bsa d blang d slruh badan tapi yang paling parah t d punggung selangkanan pantat sama alat vital kalau bentuk nya ada yang timbul bentol mengeluar kan cairan jernih ada juga yang gak bentol tapi tetap aj gatal kalau di garuk akan menimbul kan lecet kalau gak di garuk rSa ny t menyiksa benar gatal nya minta ampun dah......

      Kasi solusi nya ya mas bambang...
      Termh ksih...
      WASSALAM.....

      Hapus
    3. Dear mas Izmi Kadri,
      Wa alaikumsalam wr.wb.
      Kalo sesuai info yang mas berikan, gejala, serta bagian yang mengalami bentol. Insya Allah gak salah, kuat dugaan saya itu merupakan penyakit scabies (kudis) mas akibat serangan kutu/tungau. Coba ikuti tips berikut :
      1. Mandi dengan air yang diberi larutan PK atau larutan antiseptic (seperti dettol, betadine, dsb). 2. Keringkan dengan handuk yang bersih,
      3. Oleskan cream scabimite atau scabicid cream 1x pagi dan 1x sore/malam, pengolesan selesai (jangan dipakai tiap hari yah)
      Jadi maksudnya begini :
      kalo salep dioleskan pagi, sorenya saat mandi sisa krim yang menempel di tubuh dibersihkan. Setelah habis mandi sore, keringkan dengan handuk lalu olesskan kembali dan bersihkan sisa krim keesokan paginya. Besok paginya jangan dioleskan lagi yah...
      Setelah dioleskan, maka beberapa hari akan terasa gatal, biarkan saja dan gak apa-apa karena itu merupakan reaksi tungau terhadap obat. Untuk mengurangi gatal setiap harinya, pakai baby oil atau bedak salicyl aja.
      Kalo Jika belum sembuh (masih terasa gatal), pengolesan dapat dilakukan dengan interval 1 minggu dari pengolesan terakhir.
      Ingat, bagian yg dioleskan adalah yang bentol dan daerah sekitarnya. Bila hampir terjadi bentol di seluruh tubuh maka sebaiknya oleskan seluruhnya (kecuali bagian wajah). Bila sudah tidak gatal berarti tungau sudah mati.
      Sebagai referensi coba baca artikel saya denagn judul : Tips Ampuh Pencegahan dan Pengobatan Penyakit Kudis atau Kudisan (Scabies) atau URL : http://bambang-warsita.blogspot.com/2013/04/tips-ampuh-pencegahan-dan-pengobatan.html. Atau kalo susah-susah, lihat "artikel paling seru yang banyak dibaca pengunjung" (letaknya di bagian sebelah kiri atas). Jangan lupa baca komentar dan pengalaman dari mbak Safiyya Basuki (Tgl. 12 Desember 2013) untuk lebih menambah semangat buat kesembuhan mas. Nanti mas boleh update lagi perkembangannya dengan menulis komentar pada artikel tersebut yah (kita pindah topik dan komentarnya ke sana yah). Demikian infonya semoga dapat membantu....salam : Bambang Warsita

      Hapus
  19. Y mas terimakasih atas info nya....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mas Izmi Kadri,
      Dicoba dulu yah... Nanti kalo mau update perkembangannya, boleh ditulis pada artikel "Tips Ampuh Pencegahan dan Pengobatan Penyakit Kudis atau Kudisan (Scabies)". Semoga lekas sembuh yah... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  20. Asallamualaikum mas bambang....

    Met malam aja...

    Mas ak mau blang kan k maren ak ngikutin saran mas y kan kok gak hilang juga malah nambah ne mas g mana dung....

    Ada saran baru ngak mas....
    Thks y mas....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mas Izmi Kadri,
      Sudah dioleskan salep scabimite atau scabicid krim pada bagian tubuh ? Jika sudah, boleh tahu kapan terakhir kali pengolesannya ?
      Memang dalam beberapa hari kedepan setelah pengolesan biasanya akan timbul rasa gatal yang sangat. Gak apa2 mas, itu sebagai reaksi tungau terhadap obat. Coba baca deh tanggapan saya sebelumnya. Kalo ada waktu, mas bisa baca artikel saya tentang scabies (kudisan)... Ntar, kalo mau tulis komentar bisa disana ya (pada artikel tersebut)...
      Mas Izmi, untuk mengobati penyakit scabies memang memerlukan waktu, jadi mesti bersabar ya...
      salam : Bambang Warsita

      Hapus
  21. Asslmlkm mas,..
    Mas mw tanya mngenai pnyakit kulit kurap yg udah setahun. Sekitar6 blan yg lalu seorang dokter sarankn untuk mmakai miconazale,, pkai bbrapa blan kkyanya tdk knjung sembuh n ada bbrapa bgian yg mnunjukkn mlai sembuh/hlang kurapnya tp mninggalkan bercak hitam bkas kurap. Apakah ini dsebabkn pnyakitnya udah lama? Tlong sarannya n untk mnghlngkn bercak htam yg dmksud gmna???

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mas Farman,
      Wa alaikumsalam wr.wb..
      Mas, untuk menghilangkan infeksi karena jamur memang memerlukan waktu yang lama. Apalagi bila jamur menyerang di berbagai tempat pada tubuh kita. Kalo salep miconazole dari dokter memang sudah benar untuk mengobati infeksi jamur. Kalo mau diteruskan pakai salep tersebut silahkan saja mas..
      Untuk menghilangkan bekas hitamnya, coba pakai Dermatix Ultra atau pakai Mederma Skin Care for Scars.
      Demikian infonya semoga dapat membantu. Terima kasih yah sudah mampir ke blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  22. Mas, saya ada gatal gatal nih daerah selangkangan (lipatan paha) awalnya sih bulatan kecil , lama kelamaan kok merambat ya? Itu penyakit jenis apa? Obat yang manjur apa? Terimakasih :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mas Fajar Tri Wanto,
      Boleh info ke saya lebih spesifik lagi mas mengenai gejala awalnya, bentuknya seperti apa, bagian tubuh yang terkena, dan sudah diberikan obat apa ? Atau begini saja... mas coba baca artikel saya dulu mengenai scabies dengan judul : Tips Ampuh Pencegahan dan Pengobatan Penyakit Kudis atau Kudisan (Scabies) atau URL : http://bambang-warsita.blogspot.com/2013/04/tips-ampuh-pencegahan-dan-pengobatan.html . Kalo memang ciri-cirinya persis sama, nanti mas boleh tulis komentar disana. Saya tunggu yah infonya... salam : Bambang Warsita

      Hapus
    2. Awalnya tuh ada sumber gatal di selangkangan , bulatan kecil awalnya . Lama kelamaan bisa menjalar ke bokong.. Rasanya gatal sekali , saya kasih obat warna pink gatau namanya apa yang di produksi di magelang sama bedak salicil . Penyakit jenis apa ya mas? Terimakasih :)

      Hapus
    3. Dear mas Fajar Tri Wanto,
      Boleh diinfokan lebih detail mengenai kondisi bentol yang dimaksud dan di bagian tubuh mana saja yang terserang serta bentuknya seperti apa ? Apakah rasa gatalnya sore/malam hari, atau setiap saat ? Karena ada beberapa penyakit yang gejalanya mirip-mirip seperti ini... Saya tunggu informasinya kembali yah.. salam : Bambang Warsita

      Hapus
  23. Mas.. salam kenal ya.. awalnya kuku jari telunjuk saya muncul bintik2.. trus 1/3 kuku nya jd kuku mati gt. Pas ke dokter katanya alergi detergen, trus dikasih obat racikan jg.. katanya obatnya cuma boleh digunakan 1 bulan, ntar kukunya bakalan sembuh sndiri kedepannya. Sekarangbudhbsetaun lebih kukunya g ada perubahan.. malahan jd hampir semua kuku saya berbintik dan sebagiannya lg jd kuku mati. Apa inibtermasuk infeksi jamur jg? Mohon penjelasannya ya.. makasih..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mas Imam Teguh,
      Kemungkinan memang infeksi akibat jamur yang dikenal dengan nama Tinea unguium atau Onychomycosis. Infeksi jamur ini bisa menyebabkan kuku mengalami penebalan, berubah warna putih (buram), hitam, kuning atau hijau dan menjadi rapuh seperti terpotong-potong. Pengobatan bisa dengan : salep Clotrimazole misal Fungiderm ™, Canesten ™, Ultrasiline ™ (pilih salah satu aja yang mudah diperoleh) ditambah dengan minum obat anti jamur Itraconazole misal Sporanox ™, Sporacid ™, Spyrocon ™, Itzol ™ (pilih salah satu yang mudah diperoleh di kota anda). Cuma harus sabar yah, mas... karena pengobatan infeksi akibat jamur memang memerlukan waktu yang relatif lama (beberapa bulan). Demikian infonya semoga dapat membantu. Terima kasih yah sudah mampir ke blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  24. Selamat malam,
    Saya sdh lama sekali menderita jamur atau gatal. Dan akhir2 ini sering sekali timbul bentol rada besar berwarna kehitaman, gatal, lalu saya ksh caladine. Lama2 mengering, tp jd tambah gatal, lalu sempat terkelupas dan jd merah n sedikit berair. Bentol ini terus bertambah dr di tangan, kaki, dan pantat. Sebagian sdh hilang dan tdk gatal, tp jd berbekas hitam. Lalu, rasa gatal yg paling tdk tertahankan itu di bagian kewanitaan, yaitu di bagian bibir bag kewanitaan. Saya selalu minum ketoconazole dan cetirizine utk menghilangkan rasa gatal. Tp hny bertahan sktr 2 hri sj, dan skrg jd ketergantungan obat itu. Untuk salep, baiknya pakai salep yg mana ya? Dan utk bagian kewanitaan sbaiknya bagaimana penyembuhannya? Krn menyiksa skali, dan kalau digaruk perih.
    Mhn bantuannya. Trm ksh byk.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mbak Nadia Ayano,
      Kemungkinan bukan infeksi karena jamur mbak, coba mbak baca dulu artikel saya dengan judul : Tips Ampuh Pencegahan dan Pengobatan Penyakit Kudis atau Kudisan (Scabies) atau URL : http://bambang-warsita.blogspot.com/2013/04/tips-ampuh-pencegahan-dan-pengobatan.html. Perhatikan ciri-cirinya apakah persis sama. Jika ya, nanti mbak boleh tulis komentar disana. Saya tunggu infonya kembali yah... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  25. assalamualaikum,

    mas BW,begini mas, saya menderita tinea cruris,karena ciri cirinya mirip dengan yang sedang saya derita,penyakit ini sudah berbulan menjangkiti saya,setiap saya sedang bekerja dan berkeringat,saya merasakan sangat gatal didaerah selangkangan dan bokong. Biasanya saya menggunakan krim ketoconazole untuk menghilangkan rasa gatal dan bentolannya,selang hari kemudian,bentolannya hilang dan juga rasa gatalnya,tetapi masih meninggalkan noda hitam didaerah tersebut,saat itu juga saya menghentikan pengobatan karena saya rasa sudah sembuh,namun belakangan ini penyakit ini kembali menggerogoti saya,saya coba dengan krim tetapi tidak efektif lagi,mas dan sekarang penyakit ini makin bertambah luas hingga sampai ke area bokong saya.setelah mencari informasi, saya di anjurkan mengonsumsi obat oral seperti(itraconazole,griseovulvin,fluconazole,dll). menurut mas BW ,obat oral apa yang cocok untuk saya?dosisnya berapa?dan berapa lama harus dikonsumsi sampai benar benar pulih?terimakasih mas BW.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mas Wawan,
      Waalaikum salam wr. wb.
      Jika memang benar tinea cruris (kurap pangkal paha/selangkangan), pengobatan bisa dengan salep anti jamur Tolnaftate misal merk Tolnaftate Cream ™ atau Tinactin ™. Bila gatal menimbulkan peradangan (bentol merah) maka bagian yang meradang bisa dioleskan salep hydrocortisone.
      Dicoba pakai salep aja dulu mas, dan untuk obat oral (minum) sebaiknya lihat dulu progres penyembuhannya.
      Griseofulvin, Itraconazole, Fluconazole, memang benar obat anti jamur oral yang bisa dipergunakan untuk mengobati infeksi jamur. Kalo menurut saya ketiga jenis obat tersebut sama khasiatnya, jadi mas boleh pergunakan salah satunya.
      Untuk pengobatan infeksi jamur biasanya memerlukan waktu paling cepat antara 2-4 minggu, bahkan ada yang sampai beberapa bulan. Jadi mesti sabar dan rutin mengobatinya sampai tuntas. Kalo mas mau update kembali progresnya boleh tulis komentar disini yah...
      Demikian infonya semoga dapat membantu. Terima kasih sudah berkunjung ke blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  26. Salam kenal,mas saya pnya anak umur 1 thn 9 bln,tp di kulit kepala nya berkerak tebel gitu ma ada di slah satu bagian kepala nya berbentuk seperti pitak,trus sm kulit kaki ma perut nya kasar gitu,khusus di bagian kaki nya mlh sprti bersisik giti,bs ksh tau obatnya g y?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mas Ezio Davansyah,
      Kemungkinan si kecil terkena infeksi jamur mas..
      Yang di bagian kepala dikenal dengan istilah Tinea capitis (kurap pada kulit kepala). Pengobatan bisa dengan mencuci kepalanya saat mandi memakai shampo seperti merk Nizoral, dsb. Oleskan shampo terutama pada bagian kulit kepala yang tebal, biarkan 2-3 menit, lalu bilas dengan air bersih. Lakukan setiap kali mandi yah..
      Untuk di bagian kaki dan perut kemungkinan infeksi jamur yang dikenal dengan istilah Tinea corporis atau Tinea circinata (Kurap), pengobatan bisa dengan salah satu salep berikut (Pilih salah satu saja yang mudah di dapat di kota anda ) :
      1. Jenis Clotrimazole, contoh merk : Fungiderm ™, Canesten ™, Ultrasiline ™
      2. Jenis Miconazole, contoh merk : Miconazole ™, Daktarin ™, Kalpanax Krim ™, Funtas ™
      3. Jenis Tolnaftate, contoh merk : Tolnaftate Cream ™, Tinactin ™
      4. Jenis Ketoconazole, merk : Ketoconazole Cream ™, Nizoral Cream ™, Daktarin Intensiv ™, Zoralin Krim ™
      Oleskan setelah selesai mandi, tapi kulit keringkan dulu sebelum dioleskan.
      Tapi jangan kaget kalo proses penyembuhan infeksi jamur biasanya memang berjalan lama, paling cepat 2-4 minggu, bahkan bisa lebih... Jadi mesti sabar dan tekun yah mas...
      Demikian infonya semoga dapat membantu dan semoga si kecil bisa bebas dari jamur yah. Terima kasih sudah mampir ke blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  27. Mas saya mau nanya boleh kan? Kalo tanda2 atau ciri2 kurap yg sudah mau sembuh itu seperti apa ya? Tolong ya mas lg butuh bgt infonya. Srbelumnya terimakasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mbak Iil Umaiyah,
      Ciri-ciri kurap dalam proses penyembuhan :
      1. Tidak menimbulkan gatal
      2. Bagian kulit yang bersisik sudah tidak terlihat
      3. Bagian kulit sudah tidak melepuh/mengeluarkan cairan dan tidak nyeri lagi
      4. Bagian kulit yang merah (berbentuk seperti pulau ) sudah tidak memerah lagi
      5. Hanya saja terkadang menimbulkan bekas berwarna sedikit gelap pada kulit, namun biasanya bekas akan hilang seiring proses regenerasi kulit.
      Demikian infonya semoga dapat membantu. Terima kasih yah sudah berkunjung ke blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  28. asw mas bambang salam kenal saya agung. mas saya gatel di sekitar selangkangan sudah sebulan lebih mas. selama sebulan saya berobat ke dokter dan dokter tersebut memberikan obat oral. obat ny habis gatal ny hilang dan saya pikir sudah normal. ternyata timbul lg penyakit tersebut dan saya kembali lg ke dokter dan diberikan obat yg sama. obat habis dan masih ada gatal nya. kunjungan ke tiga kt dokter mungkin karena stres apa persoalan yg blm selesai jd untuk kunjungan ke tiga saya tidak di kasih obat. ternyata bintik ny menyebar lbh luas lagi dan membuat tidak nyaman. saya memang tipikal org yg gampang keringatan se habis makan. untuk ciri ciri yg ada di kulit saya bintik putih setelah itu membuat lingkaran hitam . karena saya sudah tidak nyaman saya gsnti dokter dan dokter memberikan cream dermifar clotrimazole dan obat oral. hari pertama gatal nya menghilang hari ke dua gatal nya timbul kembali. skrg hari ke dua saya teratur memakai cream dan obat oral ny. menurut mas bambang langkah apa lagi yg saya haruus lakukan? sebelum nya saya ucapkan terimakasih sudah membantu . salam kenal

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mas Agung,
      Waalaikumsalam wr. wb.
      Mas, gatal tersebut akibat infeksi jamur yang dikenal dengan istilah Tinea cruris atau Tinea inguinalis (kurap pangkal paha/selangkangan).
      Untuk mengobatinya bisa dengan anti jamur jenis tolnaftate misal merk Tolnaftate Cream ™, Tinactin ™ (pilih salah satu saja yah yang mudah di dapat)
      Namun, bila di sekitar tempat tinggal anda sulit mendapatkan obat tersebut, coba pakai salep merk Inerson. Salep ini sudah pernah dipakai oleh kerabat saya dan terbukti efektif untuk mengobati kurap tersebut.
      Bila mandi, sebaiknya pakai air mandi yang sudah dicampur larutan antiseptic seperti dettol, betadine, PK, dsb atau bisa juga pakai sabun antiseptic (terserah merk apa saja)
      Untuk pengobatan akibat infeksi jamur biasanya memang memerlukan waktu yang relatif lama. Paling cepat 2-4 minggu bahkan bisa lebih, jadi mas harus sabar dan rutin dalam mengobatinya... Demikian infonya semoga dapat membantu. Terima kasih yah sudah mampir ke blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  29. Mas BW.slam knal...sya ada keluhan.. sya mngalami kurap di selangkahan paha sdah bberapa bulan lebih....tpi sya tdak pernah berobat..karna sdah lma kurapnya tmbah parah.. dn sya prgi ke dokter di ksih salep...2 x sya oleskan sdah trasa ringan...tpi mlam itu saya mkan kcang tnah....tiba2 pha saya mulai trasa gatal dan sangat gatal...sangkin gatalnya saya oleskan balsem....tpi tmbah parah...cma untuk mnghilangkan rsa gtal.....jdi skarang kurap sya bleh di sebut kurap ganas...kira2 obat apa yg paling ampuh untuk mngobatinya.....!! Wassalam...trimakasih atas bantuannya...!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mbak Azy Azhary,
      Tinea cruris atau Tinea inguinalis (kurap pangkal paha/selangkangan) dapat diobati dengan dengan anti jamur jenis tolnaftate misal merk Tolnaftate Cream ™, Tinactin ™.
      Namun, bila di sekitar tempat tinggal anda sulit mendapatkan obat tersebut, ada salah satu salep yakni merk Inerson yang bisa digunakan. Salep ini pernah dipakai oleh kerabat saya dan terbukti efektif untuk mengobati kurap pada selangkangan.
      Perlu diingat dalam pengobatan akibat infeksi jamur biasanya memerlukan waktu yang relatif lama. Paling cepat 2-4 minggu bahkan bisa lebih, jadi mesti bersabar dan rutin yah dalam mengobatinya... Demikian infonya semoga dapat membantu. Terima kasih yah sudah mampir ke blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  30. Mas Bambang, saya mau tanya. Saya periksa ke dokter kulit dan didiagnosa tinea cruris & dermatitis kontak iritan (di selangkangan & di ketiak). Dermatitisnya karena sy kira sy kena scabies jadi sy beri scabicid. Sy diberi obat minum loratadine, profungal & kream locoid. Ketika pertama kali sy pke ketiganya rasanya perih banget yg di selangkangan (yg ketiak tidak). Apakah hal ini wajar? Apakah perihnya karena yg di selangkangan sdh lecet tergaruk-garuk? Apakah sy harus hentikan penggunaan kreamnya? Terima kasih. Maaf panjang ceritanya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mbak,
      Jika memang didiagnosa dokter sebagai tinea cruris (kurap pangkal paha/selangkangan), apalagi sudah menimbulkan lecet, maka dikhawatirkan mudah terinfeksi bakteri dan memperburuk keadaan.
      Coba lakukan tips berikut :
      Untuk bagian yang luka/lecet :
      1. Bersihkan dulu dengan povidone iodine (jangan pakai alkohol) dan biarkan kering sebentar.
      2. Oleskan salep hydrocortisone ™
      3. Tutup dengan kapas/kain kasa dan diplaster untuk mencegah gesekan dengan pakaian.

      Untuk bagian lainnya (kurap selangkangan) :
      Oleskan salep dari jenis Tolnaftate misalnya Tolnaftate Cream ™, Tinactin ™ (pilih salah satu yang mudah di dapat di apotek terdekat). Atau jika sulit di dapat, coba pakai salep merk Inerson. Pengolesan bisa dilakukan setelah selesai mandi dan tubuh dalam keadaan sudah di lap dengan handuk yang kering dan bersih.

      Selama pengobatan sebaiknya :
      1. Mandi dengan air yang sudah dicampur larutan antiseptic seperti dettol, betadine, PK, dsb atau bisa juga pakai sabun antiseptic (cair atau padat terserah)
      2. Menjaga kebersihan tubuh dengan rutin mengganti pakaian untuk mencegah jamur berkembang biak akibat kondisi yang lembab
      3. Banyak mengkonsumsi air putih minimal 8 gelas (2000 ml) per hari
      4. Rutin mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan (buah boleh di jus)
      5. Supplemen/multivitamin

      Untuk salep scabicid sebaiknya dihentikan dulu yah, karena salep tersebut hanya efektif untuk penyakit scabies (kudis) bukan untuk pengobatan infeksi jamur. Obat-obat lainnya juga sebaiknya dihentikan dulu.
      Perlu diingat bahwa untuk mengobati infeksi jamur ini membutuhkan waktu yang relatif lama, paling cepat 2-4 minggu. Jadi mesti bersabar dan tekun yah mengobatinya...
      Nanti 1-2 minggu lagi, bila belum ada/sudah ada perubahan, mbak boleh update kembali disini yah...
      Demikian infonya semoga dapat membantu dan semoga lekas sembuh. Terima kasih yah sudah berkunjung ke blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  31. Mau tanya, di pipi sy ad seperti kadas/kurap . Setiap kali jerawat muncul di bagian itu, bekasny sulit hilang. Kadang terasa gatal. Suka muncul bentol menyerupai jerawat klau gatal karena keringat. Muka saya jenis kulit berminyak.

    Sy sudh coba pakai masker alami seperti bawang putih, telur putih, lidah buaya, tapi tidak hilang kadas / kurap ny. Obat alami untuk menghilangkan ny apa ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mas Arief Wicaksono,
      Mohon maaf sebelumnya mas, untuk mengobati kada/kurap dengan obat alami saya belum menemukan referensinya...
      Namun kalo memakai obat anti jamur bisa dengan salah satu obat berikut ini :
      1. Jenis Clotrimazole (Fungiderm ™, Canesten ™, Ultrasiline ™)
      2. Jenis Miconazole (Miconazole ™, Daktarin ™, Kalpanax Krim ™, Funtas ™)
      3. Jenis Tolnaftate (Tolnaftate Cream ™, Tinactin ™)
      4. Jenis Ketoconazole (Ketoconazole Cream ™, Nizoral Cream ™, Daktarin Intensiv ™, Zoralin Krim ™).
      Untuk bagian yang bentol (peradangan) dan menyebabkan gatal-gatal, bisa menggunakan salep hydrocortisone ™.
      Perlu diingat bahwa pengobatan akibat infeksi jamur biasanya memerlukan waktu yang lama, paling cepat 2-4 minggu. Jadi mesti sabar dan tekun yah mengobatinya.
      Demikian infonya semoga dapat membantu. Terima kasih yah sudah mampir ke blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  32. mas bambang minta sarannya mas....saya punya masalah di kulit zakar mas...awalnya saya cukur abis...lalu rambutnya jadi susah tumbuh...kalau sudah di garuk gatalnya makin menjadi...saya coba pake salep 88/oskasal/ clorompecort (maap kalau salah nulis bekas obat obat nya saya buang) tapi masih belum hilang gatalnya dan rambutnya masih susah tumbuh...mau ke dokter malu mas...hehehe...pas pake clorompecotr enak gak gatal abis salep gatel lagi..kalau salep bahaya gk mas ya?? secara itu kan dekat pabrik nya sperma....makasih sebelumnya mas..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mas,
      Karena penyebab awalnya akibat mencukur rambut, dan tidak ada tanda-tanda infeksi jamur, kemungkinan gatal yang timbul akibat bakteri melalui kontak tangan (digaruk).
      Kalo sering digaruk dikhawatirkan timbul peradangan dan bisa menimbulkan infeksi. Untuk mengobati peradangan coba pakai salep hydrocortisone. Pakainya setelah selesai mandi dalam kondisi kulit sudah di lap kering.
      Jika tidak sedang memakai salep dan timbul rasa gatal, sebaiknya pakai baby oil atau bedak salycil (merk terserah apa saja) untuk mengurangi rasa gatal. Selain itu setiap mandi sebaiknya pakai air yang sudah dicampur larutan antiseptic seperti dettol, betadine, PK, dsb atau bisa juga pakai sabun antiseptic.
      Pemakaian obat-obatan (salep) yang berlebihan, tentu saja menimbulkan efek samping. Namun mohon maaf saya tidak mengetahui pasti apakah efek sampingnya ada hubungannya dengan kualitas sperma yang dihasilkan.
      Demikian infonya semoga dapat membantu. Terima kasih yah sudah berkunjung ke blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  33. mas mau tanya tolong bantuanya..

    BalasHapus
  34. maf mas mau tanya, saya punya penyakit gatal di badan saya, terparah di kantong zakar bhkn penis, gatal di zakar saya, warnanya hitam, kalo digaruk lama2 kulit akan membesar/menonjol seperti terkena gigitan nyamuk besar, warna inti gatalnya kehitaman. saya obati scabimite ga mempan,
    lalu diselangkangan jga ada seperti itu kehitaman,
    kalo di siku seperti bulat2 kecil halus rata kadang gatal, mohon bantuanya mas pengobatanya seperti apa.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mas Boyrastarasta,
      Besar kemungkinan itu penyakit scabies (kudisan), mas... Coba tips berikut :
      1. Mandi dengan air yang sudah dicampur larutan antiseptic seperti dettol, PK, betadine, dsb.
      2. Keringkan tubuh dengan handuk bersih
      3. Oleskan salep scabimite atau scabicid pada bagian yang bentol dan daerah sekitarnya.
      4. Pemakaian scabimite atau scabicid cukup 1x pagi dan 1x sore/malam (jadi jangan dipakai setiap hari yah). Pemakaian dapat diulang 1 minggu kemudian bila masih terasa gatal.
      5. Selama proses pengobatan biasanya pada hari-hari berikutnya akan timbul rasa gatal, tidak apa-apa karena itu merupakan reaksi tungau terhadap obat yang terkandung pada salep. Biarkan saja dan jangan digaruk yah karena bisa menimbulkan infeksi. Rasa gatal tersebut akan hilang dengan sendirinya jika tungau sudah mati.
      6. Untuk mengurangi rasa gatal, bisa dengan mengoleskan baby oil atau bedak salicyl.
      7. Perbanyak konsumsi air putih, sayuran, buah-buahan, agar proses penyembuhan bisa berjalan efektif.
      8. Bila sudah sembuh total (tidak gatal lagi) dan menimbulkan bekas hitam, untuk menyamarkan bekasnya, bisa pakai salep dermatix ultra atau mederma skin care for scars.
      Untuk mengetahui tentang penyakit scabies, coba mas baca artikel saya dengan judul : Tips Ampuh Pencegahan dan Pengobatan Penyakit Kudis atau Kudisan (Scabies) dengan URL : http://bambang-warsita.blogspot.com/2013/04/tips-ampuh-pencegahan-dan-pengobatan.html
      Demikian infonya semoga dapat membantu. Terima kasih yah sudah mampir ke blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus
    2. terimksh tangapanya, tapi mas saya gatal ini sudah 3 bulanan, bukanya scabies itu terus menyebar sedangkan ini hanya terparah di bagiab kantong zakar, dlu uga pernah pake salep scabimite tpi tetap saa yang ada di kantong zakar kehitaman dan tidak menyebar setelah itu ke badan saya, mohon tanggapanya.

      Hapus
    3. Dear mas Boyrastarasta,
      Mungkin bisa dicoba kembali mas pakai salep scabimite-nya dan pemakaiannya bisa mengikuti tips yang sudah saya sampaikan. Namun kalo mas memang ragu, sebaiknya diperiksakan saja ke dokter spesialis. Demikian infonya semoga dapat membantu. Salam : Bambang Warsita

      Hapus
  35. Asalamualikum mas bambang.. mas sya punya masalah di leher belakang sya.. kurang lebih sudah 2 tahun sya kena kurap. Atau apalah sejenisnya. biasanya sya pakai pikang suang obat cina. Kadang2 hilang kadang balik lagi.. sya cape kalo terus2an seperti ini apa lagi kalo saya menggunakan kaos tidak berkerah rasanya malu dan tidak PD. Mohon solusinya mas bambang. Apakah sya harus cari obat yg seperti apa? Dan dimana. Dan kalo memang sya harus kedokter tolong rekomendasi tempatnya.. sya mohon bantuannya dr mas bambang. Trimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mas Erick Thoriq,
      Waalaikum salam wr. wb.
      Sepertinya memang kurap atau Tinea corporis (Tinea circinata) pada leher. Untuk mengobati kurap/kadas, coba pakai salah satu salep dibawah ini :
      1. Jenis Clotrimazole, contoh merk : Fungiderm, Canesten, Ultrasiline
      2. Jenis Miconazole, contoh merk Miconazole, Daktarin, Kalpanax Krim, Funtas
      3. Jenis Tolnaftate, contoh merk Tolnaftate Cream , Tinactin
      4. jenis Ketoconazole, contoh Ketoconazole Cream , Nizoral Cream, Daktarin Intensiv, Zoralin Krim.

      Untuk mempercepat proses penyembuhan, bisa minum obat anti jamur jenis itraconazole, contoh merk Sporanox, Sporacid, Spyrocon, Itzol.
      Ingat yah, mas...pengobatan karena jamur sampai tuntas ini bisa memakan waktu relatif lama dan paling cepat 2-4 minggu bahkan lebih, jadi harus sabar dan rajin mengobatinya...
      Kalo ada terasa gatal dan sedang tidak dioleskan salep, biarkan saja jangan digaruk. Untuk menghilangkan rasa gatal, coba pakai bedak salycil (merknya apa saja yang penting ada kandungan salycil-nya) atau pakai baby oil.
      Kalo mandi, pakai cairan/sabun antiseptik seperti dettol, betadine, larutan PK, dsb dan di lap yang kering yah supaya jamur tidak mudah muncul pada bagian yang lembab...
      Untuk salep (obat cina) sebaiknya dihentikan dulu yah (jangan campur-campur dulu pengobatannya).
      Dicoba dulu mas... kalo 2 minggu lagi tidak ada perubahan, nanti bisa tulis komentar kembali disini. Demikian infonya semoga dapat membantu. Terima kasih yah sudah mampir ke blog mas BW.... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  36. mas.. sepertinya saya kena kurap di daerah selangkangan saya. sudah 2-3 hari belum diobati. mau nanya salep jenis apapun diatas dapat digunakan ya? nah yang dimaksud rutin itu sekiranya berapa kali sehari? berhubung saya sudah 2-3 hari belum diobati kira-kira akan semakin lama ga yah proses penyembuhannya? sekian dan terimakasih atas info dan penjelasannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. mbak..
      Kalo untuk kurap pada bagian selangkangan, coba pakai salep jenis Tolnaftate seperti merk Tolnaftate Cream atau merk Tinactin. Tapi kalo sulit diperoleh di apotek, bisa pakai salep merk Inerson. Pengolesan bisa dilakukan 2-3 kali sehari, atau sebaiknya setelah selesai mandi. Kalo masih 2-3 hari dan langsung segera diobati, insya Allah bisa cepat sembuhnya. Cuma biasanya paling cepat 2-4 minggu yah...
      Untuk tips lengkap dan detailnya, jangan lupa baca artikel diatas dan komentar yang sudah saya tanggapi yah... Demikian infonya semoga dapat membantu. Terima kasih yah sudah mampir ke blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  37. Mas.. Saya mau bertanya.. Adik saya mengidap tinea cruris .. Dibagian ketiaknya.. Namun kata dokter pada saat mandi adik saya tdk diperbolehkan menggunakan sabun antiseptik ? Apakah itu benar? Sya tidak terlalu yakin dengan kta dokter tsb.. Terimakasih..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mbak Fatimah Mashumah,
      Mungkin yang dimaksud dokter tersebut adalah terkadang memang ada orang yang kulitnya relatif sensitif dengan kandungan yang terdapat pada sabun antiseptic tertentu, sehingga dikhawatirkan bisa menimbulkan iritasi dan gatal-gatal pada bagian ketiak tersebut sehingga memperparah infeksi jamurnya (tinea cruris). Alternatifnya, bisa pakai air mandi yang sudah diberi larutan antiseptic sepeti dettol, betadine, PK, dsb
      Untuk mengobati tinea cruris pakai salep jenis Tolnaftate misal merk Tolnaftate Cream atau Tinactin. Namun bila sulit didapat, coba pakai salep merk Inerson saja.
      Demikian infonya semoga dapat membantu. Terima kasih yah sudah mampir ke blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus
    2. Terimah kasih atas bantuannya..

      Hapus
    3. Dear mbak Fatimah Mashumah,
      Terima kasih kembali, mbak.... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  38. Dear Mas Bambang,
    Salam kenal,
    Saya Dani Komara, belum punya akun Blogspot

    tempo hari saya pernah mengirimkan kometar pertanyaan. namun khawatir belum terkirim, maka saya kirimkan ulang Mas.
    Ikut konsultasi Mas, saya sdh mengalami tinea kruris selama saya lupa 3 atau 5 tahun. Dahulu masih ada rasa gatal hebat disertai penebalan daerah kulit selangkangan tertentu, bahkan bisa sampai perut dan bagian belakang (maaf) dubur.
    namun beberapa tahun kemudian mereda, daerah sudah tidak ada, walaupun kadang2 masih gatal, harus sering dibersihkan karena kalo berkeringat suka meninggalkan sedikit lendir warna putih, yang kalo kering menjadi daki, serta kulit saya masih menghitam dan permukaannya kasar.
    Dulu saya sempat menggunakan fungiderm, namun karena tidak ada efeknya, saya tinggalkan. Nah, kbetulan saya akan menikah, jadi saya coba menghilangkan 100% penyakit ini.
    Akhirnya saya searching di google, dan akhirnya ketemu obat Cina merk 999, Piyan Ping Ointment, yang katanya bisa mengobati penyakit itu.
    Setelah pemakaian 4-5 hari, muncul keanehan, mulai timbul benjolan2 kecil yang gatal di area selangkangan kanan, dan lama kelamaan malah terjadi penebalan daerah kembali, disertai gatal hebat, dan keluar nanah yang terus menerus. Saya pikir kok malah jadi kambuh lagi penyakit ini.
    Akhirnya smentara saya hentikan penggunaan obat ini.
    Boleh minta saran sebaiknya saya bagaimana Mas? Apakah ganti obat? dan treatmentnya sperti apa.

    tks sebelumnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mbak Dani Komara,
      Salam kenal kembali yah...
      Untuk mengobati tinea cruris (kurap pangkal paha/selangkangan), bisa memakai salep anti jamur Tolnaftate misal merk Tolnaftate Cream atau Tinactin . Namun karena sudah menimbulkan peradangan (bentol merah dan keluar nanah) maka bagian yang meradang bisa dilakukan langkah berikut ini dulu :
      1. Bersihkan dengan povidone iodine (misal merk betadine, dsb)
      2. Biarkan kering sebentar, lalu dioleskan salep hydrocortisone.
      3. tutup dengan kapas/kain kasa dan diplaster supaya tidak lepas dan untuk menghindari gesekan dengan pakaian.
      4. Lakukan hal ini 2-3 kali sehari sampai lukanya sembuh.
      Untuk bagian lainnya yang tidak meradang, boleh dioleskan salep anti jamur seperti tolnaftate cream atau tinactin. Namun bila kedua jenis salep ini sulit didapat, coba pakai salep merk Inerson saja.
      Untuk obat-obatan lainnya sebaiknya dihentikan dulu yah.
      Untuk obat oral (minum) sebaiknya lihat dulu progres penyembuhannya 2-3 minggu dulu. Bila ternyata tidak ampuh, mbak bisa minum salah satu obat anti jamur Griseofulvin, Itraconazole, Fluconazole, untuk mengobati infeksi jamur. Ketiga jenis obat tersebut sama khasiatnya, jadi bisa pergunakan salah satunya.
      Untuk mencegah infeksi jamur kembali, lakukan pencegahan seperti pada artikel diatas, dan usahakan tidak memakai pakaian yang ketat agar kulit tidak berkeringat dan lembab serta mencegah gesekan antara kulit dan pakaian yang memudahkan bakteri dan jamur mudah menginfeksi kulit. Pengobatan infeksi jamur biasanya memerlukan waktu lama dan paling cepat antara 2-4 minggu, bahkan ada yang sampai beberapa bulan. Jadi mesti sabar dan rutin mengobatinya mbak. Kalo mbak mau update kembali progresnya boleh tulis komentar disini yah...
      Demikian infonya semoga dapat membantu. Terima kasih yah sudah mampir ke blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  39. mas, saya mau tanya. udah 2 minggu saya mengalami kurap di selangkangan ini mungkin karena habis KKN saya kena penyakit ini. kalo kena kerningat/air gatalnya minta ampun, mau di garuk takut iritasi jadi saya coba biarkan saja.saya sudah mencoba mengobati dengan kunyit dan salep moladerm. apakah obat tersebut bisa di pakai untuk menghilangkan kurap tersebut?
    mohon sarannya mas

    BalasHapus
  40. mas, 2minggu terakhir ini saya mengalami kurap di selangkangan. penyakit ini didapat karena saya serumah dengan orang yang kena kurap di tempat KKN karena sering meminjam handuk saya. dok, saya sudah mengobatinya dengan menggunakan kunyit dan salep moladerm untuk kurap saya. apa cara ini sudah benar mas? saya minta saran untuk salep kurap yang bagus agar kurap ini tidak semakin menyebar lagi.
    terimakasih mas :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mbak Zule,
      Komentarnya sekalian saja saya tanggapi yah...
      Tinea cruris atau kurap pangkal paha/selangkangan disebabkan oleh infeksi jamur. Sangat mungkin penularannya dari penderita lain melalui media seperti pakaian, handuk, dsb yang dipakai bersama.
      Untuk mengobatinya bisa memakai salep anti jamur jenis Tolnaftate misal merk Tolnaftate Cream atau Tinactin. Bila kedua jenis salep ini sulit didapat, mbak bisa pakai salep merk Inerson. Untuk pemakaiannya bisa 2-3 kali sehari atau sehabis mandi dan dioleskan secara merata pada bagian yang gatal dan sekitarnya.
      Sudah benar tuh mbak, memang bila timbul gatal sebaiknya jangan digaruk karena bisa menimbulkan iritasi dan infeksi sekunder sehingga memperlambat proses penyembuhan. Bila tidak sedang memakai salep, timbul gatal-gatal sebaiknya pakai bedak salycil atau baby oil.
      Untuk obat-obatan seperti kunyit, dsb seperti yang mbak sebutkan saya kurang begitu paham apakah efektif untuk mengatasi infeksi jamur tersebut. Namun saran saya sebaiknya dihentikan dulu yah...
      Perlu diingat, pengobatan akibat infeksi jamur biasanya paling cepat 2-4 minggu, jadi mesti bersabar dan telaten yah mengobatinya..
      Demikian infonya semoga dapat membantu. Terima kasih sudah mampir ke blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus
    2. terima kasih sarannya mas, tadi udah saya coba nyari salep tersebut ke apotek-apotek deket rumah. disini ga ada mas, ada juga ultrasiline sama moladerm aja. kalo pakai moladerm itu efektif ga ya? di petunjuknya ada buat tinea kruris

      Hapus
    3. Dear mbak Zule,
      Ultrasiline mengandung clotrimazole sementara moladerm mengandung miconazole, keduanya efektif untuk jenis infeksi jamur seperti
      1. Tinea corporis atau Tinea circinata (Kurap),
      2. Tinea unguium (infeksi jamur pada kuku),
      3. Tinea versicolor (Panau / Panu),
      4. Tinea pedis atau Athlete's foot (kurap kaki)
      Namun kurang efektif untuk mengobati Tinea cruris atau Tinea inguinalis (kurap pangkal paha/selangkangan).
      Jika memang sulit didapat, coba pakai salep merk Inerson saja untuk mengobati kurap pada selangkangan.
      Demikian infonya semoga dapat membantu...salam : Bambang Warsita

      Hapus
  41. Mas saya terkena scabies sejak 3 bulan yg lalu, ini dikarenakan teman sekamar saya yg ternyata penderita scabies.
    Awalnya hanya bentol dan gatal pada pantat, lalu merembet ke skrotum.
    Saya sudah kedokter spkk dan diberikan scabimite. Awalnya memang baikan tapi malah di perut dah paha bahkan tangan menjadi gatal gatal juga.
    Yang diperut dll bentolnya beda dengan yg di skrotum dan pantat. Yang diperut bentol kecil tapi banyak. Bila tidak digaruk hilang bila digaruk muncul lg, bahkan bila menggaruk di bagian yg tidak gatal dan bentol pun malah akan muncul merah merah dan bentol bentol.

    Pertantaan saya mas bw:
    1. Apa benar saya scabies?
    2. Apakah mungkin scabies dan jamur (kurap)kita derita bersamaan? Karena saya takut saya langsung menderita keduanya

    Terimakasih sebelumnya mas bw.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mas Budy Prayoga,
      Kalo berdasarkan infonya, itu memang penyakit scabies (kudisan), mas...
      Untuk mengobatinya bisa dicoba tips berikut :
      1. Mandi dengan air yang sudah dicampur larutan antiseptic seperti dettol, PK, betadine, dsb.
      2. Keringkan tubuh dengan handuk bersih
      3. Oleskan salep scabimite atau scabicid pada bagian yang bentol dan daerah sekitarnya.
      4. Pemakaian scabimite atau scabicid cukup 1x pagi dan 1x sore/malam (jadi jangan dipakai setiap hari yah). Pemakaian dapat diulang 1 minggu kemudian bila masih terasa gatal.
      5. Selama proses pengobatan biasanya pada hari-hari berikutnya akan timbul rasa gatal, tidak apa-apa karena itu merupakan reaksi tungau terhadap obat yang terkandung pada salep. Biarkan saja dan jangan digaruk yah karena bisa menimbulkan infeksi. Rasa gatal tersebut akan hilang dengan sendirinya jika tungau sudah mati.
      6. Untuk mengurangi rasa gatal, bisa dengan mengoleskan baby oil atau bedak salicyl.
      7. Perbanyak konsumsi air putih, sayuran, buah-buahan, agar proses penyembuhan bisa berjalan efektif.
      8. Bila sudah sembuh total (tidak gatal lagi) dan menimbulkan bekas hitam, untuk menyamarkan bekasnya, bisa pakai salep dermatix ultra atau mederma skin care for scars.
      Untuk mengetahui tentang penyakit scabies, coba mas baca artikel saya dengan judul : Tips Ampuh Pencegahan dan Pengobatan Penyakit Kudis atau Kudisan (Scabies) dengan URL : http://bambang-warsita.blogspot.com/2013/04/tips-ampuh-pencegahan-dan-pengobatan.html
      Scabies dan jamur bisa saja muncul secara bersamaan karena penyebabnya juga berbeda. Kalo scabies disebabkan oleh tungau/kutu yang menginfeksi tubuh. Sementara kalo penyakit kurap/kadas disebabkan infeksi jamur.
      Saran saya pakai saja dulu scabimite atau scabicid, sementara tidak usah pakai salep anti jamur dulu yah... Kita lihat perkembangannya dulu 1-2 minggu ke depan. Nanti mas update lagi di artikel mengenai scabies yah (kita pindah topik) dan mas boleh share disana yah...
      Demikian infonya semoga dapat membantu. Terima kasih yah sudah mampir ke blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  42. Mas ni. Kan saya dulu pernah kena pnyakit scabies ,trus sudah sembuh,
    Trus ini tinggal di bagian kpala penis saja(maaf jorok) sudah sya obat i pakek obat scabicid berkali-kali kok gak sembuh" to mas..
    Mungkinkah saya salah obat ta mas?

    .mohon pencerahanya.terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mas Putra Hadi,
      Kemungkinan karena di bagian tersebut sering terkena air atau karena bersentuhan dengan kain (maaf celana dalam) sehingga kemungkinan salep belum sempat meresap dan terlanjur hilang saat membilas sehabis buang air kecil atau menempel di kain (celana dalam).
      Coba oleskan scabimite, kemudian ambil kapas secukupnya hanya untuk menutupi dan mencegah salep agar tidak terkena air. Kalo memungkinkan beri sedikit plaster. Atau kalo repot, bisa dengan memotong/menggunting plaster yang ada kapasnya seperti hansaplas, dsb , secukupnya saja, lalu oleskan salep pada bagian kapasnya dan rekatkan pada bagian yang bentol.
      Pengolesan cukup 1xpagi dan 1xsore, dan ulangi dalam interval 1 minggu kemudian kalo masih timbul bentol atau gatal-gatal.
      Dicoba dulu yah mas, nanti 1-2 minggu lagi silahkan tulis komentar lagi disini.
      Demikian infonya semoga dapat membantu. Terima kasih yah sudah mampir ke blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  43. Malam mas, saya mau tanya dan mungkin ada saran untuk saya. Beberapa bulan yg lalu, kulit pada jari kaki (antara jempol dan jari telunjuk) saya mulai kering. Awalnya saya hanya memberikan lotion supaya lembab. Lama2 muncul bintik2 yg berair, awalnya tidak gatal. Tapi kelamaan mulai bertambah dan jadi gatal. Sekarang saya obati dengan Daktarin sudah 4 hari. Saat ini kulitnya menjadi kering dan mengelupas. Bintik air jg agak berkurang. Untuk pengobatan saya berencana akan menggunakan salep sampai 2 minggu. Yg mau saya tanyakan, setelah 2 mgg pemakaian salep, apa kulit saya akan tetap kering? Bagaimana agar kaki saya sehat kembali? Apakah harus diberi pelembab, karena saya khawatir akan kembali lg seperti awal. Trrima kasih sebelumnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear Neng Setio,
      Kutu air atau Tinea pedis atau Tinea pedum atau Athlete's foot (kurap kaki) termasuk infeksi jamur yakni jamur Trichophyton rubrum atau Trichophyton mentagrophytes, yang terjadi pada kulit kaki atau sela-sela jari kaki. Permukaan pada kulit kaki yang lembab justru memungkinkan berbagai jenis jamur kulit untuk berkembang biak. Untuk mengobatinya bisa dengan salep jenis Miconazole, salah satu contohnya merk Daktarin (seperti yang Neng Setio pakai). Jadi sudah benar jenis salepnya yah. Pengobatan infeksi jamur biasanya paling cepat memerlukan waktu 2-4 minggu, jadi rencana untuk memakai salep tersebut secara rutin selama 2 minggu merupakan keputusan yang sangat tepat.
      Untuk mengobatinya :
      1. Coba larutkan kalium permanganat (PK) dalam ember/baskom dengan memakai air hangat.
      2. Rendam kaki sekitar 5-10 menit
      3. Bilas dengan air bersih
      4. Lap kering yang berbahan katun atau wool
      5. Oleskan salah satu salep jenis miconazole , clotrimazole , tolnaftate, terbinafine, butenafine, misalnya Daktarin seperti Neng Setio pakai
      6. Ulangi proses ini 2 kali sehari

      Untuk mencegah infeksi jamur kembali :
      1. Jaga agar kaki terutama sela-sela jari agar tetap kering (kalo basah segera di lap kering) karena kulit yang lembab dan hangat merupakan tempat yang subur untuk berkembang biaknya jamur
      2. Taburkan bedak yang mengandung salicyl (merk terserah apa saja) pada sela-sela jari
      3. Kalo Neng Setio, mau menjaga agar kulit tidak kering sebaiknya pakai baby oil saja
      Dicoba dulu yah... Kalo 1-2 minggu tidak ada perubahan, boleh update kembali disini.
      Demikian infonya semoga dapat membantu. Terima kasih yah sudah mampir ke blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  44. Salam sejahtera mas, saya dira
    Pernah kena tinea krusis sejak lama, penyakitnya sudah tdk ada peradangan pada kulit lagi. Namun dibagian pangkal paha sering seperti terdapat daki (kayanya jamur juga) saya hanya membersihkan dengan akohol dan miconazole. Bagaimana saran nya. Dan bagaimana cara menghilangkan bekas kehitamannya. Karena bekas kehitamannya dari perut hingga ke paha.. mohon bantuannya ya mas. Terima kasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mas Dedy Irawan,
      Tinea cruris atau kurap pangkal paha/selangkangan disebabkan oleh infeksi jamur. Untuk mengobatinya bisa memakai salep anti jamur jenis Tolnaftate misal merk Tolnaftate Cream atau Tinactin. Bila kedua jenis salep ini sulit didapat, mas bisa pakai salep merk Inerson saja.
      Pemakaiannya 2-3 kali sehari atau sehabis mandi dan dioleskan secara merata pada bagian yang gatal dan sekitarnya.
      Untuk miconazole, kurang efektif untuk kurap pada pangkal paha. Alkohol sebaiknya jangan dipergunakan mas karena bisa merusak jaringan sel kulit. Kalo terasa gatal sebaiknya pakai bedak salicyl atau baby oil.
      Untuk menghilangkan bekas hitamnya, coba pakai Dermatix Ultra atau pakai Mederma Skin Care for Scars.
      Selain itu selama proses pengobatan sebaiknya :
      1. Mandi dengan air yang sudah dicampur larutan antiseptic seperti dettol, betadine, PK, dsb atau bisa juga pakai sabun antiseptic (cair atau padat terserah)
      2. Menjaga kebersihan tubuh dengan rutin mengganti pakaian untuk mencegah jamur berkembang biak akibat kondisi yang lembab
      3. Banyak mengkonsumsi air putih minimal 8 gelas (2000 ml) per hari
      4. Rutin mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan (buah boleh di jus)
      5. Supplemen/multivitamin terutama yang mengandung vitamin E
      Sehingga proses regenerasi kulit bisa berjalan lebih optimal.
      Demikian infonya semoga dapat membantu. Terima kasih sudah mampir ke blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  45. Mas Bambang mau tanya, kenapa kalau kulit panu atau kadas dikasih obat kalpanaks menghitam kulitnya??

    dan bagaimana cara menghilangkan bekas hitam itu pada kulit?? teriamaksih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mas,
      Kemungkinan pada saat mengoleskan obat kalpanax tanpa sengaja terlalu kuat (digosok), sehingga kulit menjadi seperti terbakar. Untuk menghilangkan bekas hitamnya, coba pakai salep Dermatix Ultra atau bisa juga pakai Mederma Skin Care for Scars.
      Selain itu, banyak mengkonsumsi air putih yah minimal 8 gelas (2000 ml) per hari, sayuran dan buah-buahan kalo mau di jus boleh, minum supplemen/multivitamin terutama yang mengandung vitamin E biar proses regenerasi kulitnya bisa cepat. Dicoba dulu yah... Kalo masih ada yang mau ditanyakan lagi, boleh tulis komentar disini kembali.
      Demikian infonya semoga dapat membantu. Terima kasih yah sudah mampir ke blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  46. kang, saya ada kurap di selangkangan. sehabis saya kasih kalpanak krim, keluar cairan dari kurapnya. apa itu pertanda baik atau tidak ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mas Denar Julio,
      Kemungkinan bagian kulit yang terkena kalpanax seperti melepuh (terbakar). Salep kalpanax termasuk jenis miconazole dan sepengetahuan saya kurang efektif untuk jamur pada selangkangan.
      Untuk menghikangkan kurap pada pangkal paha, coba mas ganti salepnya, pakai salep jenis tolnaftate seperti merk tolnaftate cream atau tinactin. Kalo keduanya sulit di dapat, bisa pakai salep merk inerson.
      Agar tidak menimbulkan infeksi, sebaiknya bagian kurap dibersihkan dulu dengan povidone iodine (misal betadine), biarkan kering sebentar lalu oleskan salep tolnaftate atau tinactin atau inerson (pilih salah satu aja).
      Pengobatan biasanya memerlukan waktu 2-4 minggu, jadi mesti sabar-sabar yah, mas... Kalo ada masalah selama pengobatan, silahkan tulis komentar kembali yah..
      Demikian infonya semoga dapat membantu. Terima kasih yah sudah mampir ke blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus
    2. betadin yang di maksud, betadine cair apa betadine yang biasa di pakai untuk luka ? saya sudah menggunakan sabun detol.

      Hapus
    3. Dear mas Denar Julio,
      Kalo ada betadine cair pembersih luka, bagus... namun kalo yang ada hanya betadine obat luka juga gak masalah. Tujuannya hanya mencegah infeksi karena kemungkinan ada jaringan kulit yang mengelupas sehingga mudah terinfeksi bakteri.
      Untuk sabun antiseptic seperti dettol, sudah benar yah dipakai untuk mandi. Gak masalah lanjutkan aja mas..
      Demikian infonya semoga dapat membantu... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  47. Halo Mas Bambang. Senang bisa membaca artikel yg mas berikan.
    Saya mau tanya. Beberapa hari ini dagu saya sering gatal minta digaruk, apalagi kalau saya berkeringat habis latihan. Setelah itu biasa saja. Awalnya kalau saya garuk ada kulit yg mengelupas dan perih jadinya. Lama2 saya baru sadar ada tanda luka kemerahan di dagu saya. Bentuknya kaya cincin kotak yg ujungnya melengkung. Warnanya merah kecoklatan. Lalu di dalamnya seperti kulit biasa. Itu kenapa ya mas?
    Teman saya menyarankan memakai obat cair yg namanya Obat Kupa cap 19. Komposisinya Acidum Salicylicum 10,6%, Camphora 1.4%, dan Ethanol 96% ad 100%. Kalau saya sapukan sedikit ke tanda itu di bagian yg mengelupas akan terasa lebih perih. Setelah kering bagian yg saya sapu jadi ditutupi bercak putih seperti habis pakai bedak.
    Apa sudah benar obat yg saya pakai mas? Kalau belum mohon sarannya ya mas. Terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mbak Hyesoon Ahn,
      Banyak penyebab gatal, bisa saja kemungkinan reaksi antara keringat dengan bahan kosmetik pada wajah, gatal akibat infeksi jamur, atau gatal akibat infeksi bakteri. Kalo melihat cirinya yang melengkung berbentuk cincin, kemungkinan adalah infeksi jamur yang dikenal dengan istilah Tinea corporis atau Tinea circinata (Kurap). Karena terasa perih kemungkinan ada bagian kulit yang mengalami lecet dan peradangan akibat digaruk.
      Obat yang mbak pakai berfungsi untuk mengurangi gatal (kandungan salicyum), dan ethanol (alkohol) yang menyebabkan perih.
      Coba lakukan cara berikut :
      1. Bersihkan bagian yang lecet (mengelupas) dengan povidone iodine (misal betadin, dsb)
      2. Biarkan kering sebentar (diangin-anginkan), lalu oleskan salep yang mengandung miconazole + hydrocortisone (misal merk Thecort). Unsur Miconazole merupakan anti jamur, sementara hydrocortisone merupakan anti peradangan.
      3. ulangi proses ini 2-3 kali atau sehabis mandi.
      Untuk obat lainnya, sebaiknya dihentikan dulu yah
      Biasanya pengobatan memerlukan waktu 2-4 minggu.
      Dicoba dulu yah, mbak.... nanti kalo masih belum ada perubahan boleh tulis komentar disini.
      Demikian infonya semoga dapat membantu. Terima kasih yah sudah mampir ke blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  48. Mas saya mau tanya ada gak obat tradisional untuk menghilangkan kadas di kulit kepala makasih atas jwbnnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mbak Ira Apriyanti,
      Bila ingin menggunakan obat tradisional untuk menghilangkan kurap pada kulit kepala, bisa dengan mengkonsumsi obat alami seperti kapsul habbatussauda (jintan hitam) dan mengoleskan minyak zaitun sebagai anti jamur.
      Demikian infonya semoga dapat membantu,,, salam : Bambang Warsita

      Hapus
  49. Bagaimana cara menghilangkn kadas dikulit kepala

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mbak Ira Apriyanti,
      Tinea capitis atau Tinea tonsurans (kurap kulit kepala) adalah infeksi jamur Trichophyton dan Microsporum. Untuk mengobatinya bisa memakai shampoo Nizoral saat mandi/keramas setiap hari (2x sehari).
      Jangan lupa juga untuk minum salah satu obat anti jamur seperti griseofulvin, terbinafine , itraconazole , dan fluconazole (pilih salah satu aja yang mudah diperoleh di apotek).
      Perlu diingat, untuk mengobati infeksi jamur memang memerlukan waktu minimal 2-4 minggu. Jadi mesti bersabar yah..
      Demikian infonya semoga dapat membantu. Terima kasih sudah mampir ke blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  50. Mas untuk bekas kehitaman tinea crusis.. selain dermatix ultra atau mederma ada yang lain gak?. Soalnya mahal juga ternyata plus kemasan kecil.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mas Dedy Irawan,
      Mohon maaf mas, saya belum mendapatkan info lengkap mengenai produk lainnya dan belum pernah mencoba serta mendapatkan testimoni selain kedua produk yang telah saya sebutkan (dermatix ultra dan mederma). Memang kedua produk tersebut harganya relatif mahal, terutama mederma. Perlu saya sampaikan, berdasarkan pengalaman saya bahwa memang memerlukan waktu sedikit lama agar warna kehitaman bekas kurap pada kulit kembali normal (1 - 2 bulan dengan pemakaian rutin). Namun demikian, apabila mas ingin memakai produk lainnya, sebaiknya ditanyakan langsung ke dokter spesialis. Demikian infonya semoga dapat membantu. Terima kasih yah sudah mampir ke blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  51. mas mau tanya menyembuhkn rasa gtal pada alat vital memakai obat apa ? apakah bisa pakai balsem biar cepet sembuh atau gmn? kullit pada bagian alat vital saya udah ada yang luka gara" saya garuk mas

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mas Bambang Budi,
      Penyebab rasa gatal itu bermacam-macam, mas.. bisa akibat jamur, tungau, dsb. Mohon infonya, apakah gatal tersebut disertai timbul bentol2, atau hanya rasa gatal biasa ?
      Mengingat info yang mas berikan sangat terbatas, saya belum bisa memberikan saran. Namun untuk sementara waktu mencegah rasa gatal dan ingin menggaruk, bisa dengan memakai baby oil atau bedak salycil. Sementara untuk yang sudah terlanjur luka, bersihkan dengan povidone iodine (misal betadin) supaya tidak menimbulkan infeksi dan oleskan tipis saja salep hydrocortison.
      Sebaiknya jangan menggunakan balsem atau obat-obatan sejenisnya (minyak gosok, dsb).
      Demikian infonya semoga dapat membantu. Terima kasih yah sudah berkunjung ke blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  52. Mas, mau tnya nih :)
    Kuku kaki jempol saya sekarang menebal dan tumbuhnya lambat, dan cepat rapuh , agak kuning sedikit, tetapi penebalannya di bagian bawahnya . Sejak saya memakai sepatu tertutup dan pernah dulu sakit jempolnya. Sekarang ga sakit cuman kukunya menebal. Dan sepertinya kukunya mau lepas dari dalamnya, karena saya pengennya kukunya copot saja supaya tyumbuh kuku baru , kadang saya korek2 sedikit supaya bisa cepat copotnya . Sekarang saya tempel pake air cuka dengan kapas biar lunak . apakh bisa? tolong di bantu mas gmn supaya kuku kaki jempol saya bisa bagus lagi ga tebal lagi. apakh bisa saya kikir sedikit permukaanny spy ga tebal banget? Thanks

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mbak Lusi,
      Kalo berdasarkan info yang mbak berikan, kemungkinan itu akibat infeksi jamur yang disebut dengan Tinea unguium atau Onychomycosis yang menyerang kuku. Infeksi jamur tersebut bisa menyebabkan kuku mengalami penebalan, berubah warna putih (buram), kuning dan menjadi rapuh, bisa membuat kuku menjadi rusak serta mudah terlepas.
      Pengobatan bisa dengan menggunakan obat anti jamur, berupa salep yang mengandung clotrimazole misal merk Fungiderm, Canesten, Ultrasiline.(pilih salah satu saja) dipakai setiap habis mandi dalam keadaan kuku dan kulit kaki yang sudah kering.
      Bisa juga kalo mbak gemar men-cat kuku, dengan cat kuku tersebut yang mengandung ciclopirox (ciclopiroxolamine) yang dioleskan pada seluruh permukaan kuku tersebut.
      Yang perlu mbak ketahui bahwa pengobatan infeksi akibat jamur membutuhkan waktu yang relatif lama, paling cepat 2-4 minggu. Jadi, mbak mesti tekun dan bersabar yah...
      Untuk obat-obatan lainnya sebaiknya dihentikan sementara, dan untuk di kikir sebaiknya jangan dulu yah karena bisa merusak kuku tersebut.
      Demikian infonya semoga dapat membantu. Terima kasih sudah mampir ke blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  53. Salam Mas/Pak Bambang W.

    Usia saya saat ini 27 tahun. Saya baru menyadari saya menderita tinea cruris dari google dan banyak sumber tahun lalu.

    Sebelumnya, saya mendapati gatal yang sangat mengganggu satu minggu pasca kithan di usia 12 tahun hingga membentuk ruam-ruam di pangkal paha hingga daerah (maaf) pantat. Penyebaran ruam berhenti di usia 16 tahun dan sangat jarang saya mendapatkan gatal lagi setelahnya. Saat ini, bekas ruam masa remaja saya meninggalkan warna lebih gelap dari warna kulit saya.

    Yang ingin saya tanyakan:
    1. Apakah saya sudah benar-benar sembuh? Jujur saya malu untuk memeriksakannya ke dokter.
    2. Apabila memang tinea cruris bisa sembuh total, apakah bekas warna gelap di kulit juga bisa hilang dan kembali seperti warna kulit sebelumnya?

    Akhir kata, saya ingin menyampaikan penghargaan saya atas dedikasi dan kesabaran Anda untuk membalas banyak pertanyaan yang ada di artikel blog ini meski mungkin tanpa ada orientasi profit.

    Terima kasih dan salam.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mas A. Prasetyo Widodo,
      Ciri-ciri bila tinea cruris atau kurap pangkal paha ( selangkangan) tersebut sudah sembuh, salah satunya tidak menimbulkan rasa gatal kembali. Untuk kulit yang terserang infeksi jamur, memang meninggalkan bekas berwarna gelap pada awalnya. Untuk mengembalikan kulit seperti semula biasanya memerlukan waktu (paling cepat 1-2 bulan), jadi anda mesti bersabar dan tekun yah dalam mengobatinya. Untuk mengembalikan kulit seperti semula, coba mas pakai salep dermatix ultra atau mederma skin care for scars.
      Selain itu, agar proses regenerasi kulit berjalan lebih efektif, biasakan minum air putih 8 gelas per hari, mengkonsumsi sayuran dan buahan (boleh di jus), mengkonsumsi vitamin E, dan yang paling penting adalah mencegah agar jamur tidak menginfeksi kembali dengan cara menjaga kebersihan tubuh dan pakaian.
      Demikian infonya semoga dapat membantu. Terima kasih sudah berkunjung ke blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus
    2. Terima kasih atas jawabannya.

      Untuk rasa gatal, saya hanya merasakan pada waktu stress dan apabila berada di cuaca yang sangat panas. Itupun sangat-sangat jarang terjadi. Mungkin kesimpulannya, saya masih belum sembuh total.

      Saya akan mencoba salep dermatix ultra seperti yang Mas Bambang sarankan sebelumnya. Konsumsi vitamin E, D dan air putih juga sudah jadi kebiasaan, mengingat beberapa sumber lain juga menyarankan hal yang serupa.

      Untuk sementara hanya itu yang hendak saya tanyakan. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih. Salam..

      Hapus
    3. Dear mas A. Prasetyo Widodo,
      Terima kasih yah atas komentar dan kunjungannya ke blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  54. salam kenal pak Bambang Warsita. Nama saya Stefanus, saya baru berumur 17 tahun. saya terkena penyakit gatal di selangkangan dan terasa perih dan memerah ketika di garuk. lama kelamaan kulit terlihat seperti menebal dan semakin gatal. kemudian sedikit menyebar di sekitar batang penis (maaf) masih baru sedikit. lalu saya pergi kedokter dan diberi ketoconazole(tablet) dan obat gatal(kapsul) serta salep herbal yang di buat oleh dokternya sendiri. kemudian gatal timbul dan hilang secara berulangkali. terkadang kalo gatel karna tdk boleh di garuk maka saya cubit. apakah hal tersebut boleh? sekarang ini kulit saya sudah menipis dan dipinggirnya sedikit menebal namun kulit yang menipis itu juga tetap berwarna merah. apakah itu juga proses dari penyembuhan? selain itu juga ada seperti benjolan kecil berwana putih yang di sekitarnya spt dikelilingi kulit bekas jamur nya numbuh yang sudah mati. apakah benjolan tsb berbahaya? saya juga mulai takut menyebar karena di (maaf) udel juga terkadang gatal dan sedikit basah ketika saya garuk. awalnya yng di selangkangan juga begitu namun sekarang tidak lagi hanya saja terkadang gatal dan berwana merah serta sebagian terlihat tipis kulitnya. mohon bantuanya ya pak. kalo boleh saya meminta facebook untuk berkomunikasi dengan bapak. kalo tidak boleh gpp. saya ketakutan tambah parah pak. mohon bantuanya ya pak. terimakasih banyak sebelumnya atas semua bantuanya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mas Stefanus Eka Febrianto,
      Kalo berdasarkan info diatas, sepertinya memang infeksi jamur pada kurap pangkal paha/selangkangan atau (Tinea cruris/Tinea inguinalis). Tablet ketoconazole merupakan obat anti jamur, namun sepertinya kurang efektif untuk jenis jamur Trichophyton rubrum yang menyebabkan kurap pada pangkal paha.
      Pengobatan jamur ini, bisa memakai anti jamur jenis tolnaftate (misal merk Tinactin, tolnaftate cream). Namun bila sulit mendapatkan produk ini, bisa pakai salep merk INERSON saja. Oleskan 2-3x sehari sehabis mandi dalam keadaan kulit sudah di lap kering.
      Untuk gatal pada bagian perut dan meradang, bisa pakai salep hydrocortisone guna mencegah iritasi kulit.
      Sebaiknya tidak menggaruk, mencubit, dsb pada bagian yang gatal karena bisa menimbulkan luka/lecet dan infeksi sekunder. Bila tidak sedang memakai salep dan terasa gatal cukup oleskan baby oil atau bedak salycil saja.
      Pengobatan infeksi jamur ini biasanya memakan waktu 2-4 minggu, jadi mesti tekun dan sabar yah...
      Selama pengobatan, minum air putih minimal 8 gelas/hari atau 2000 ml, mengkonsumsi sayur dan buahan (boleh di jus), multivitamin, sehingga bisa mempercepat proses kesembuhan dan regenerasi kulit.
      Obat-obatan lainnya, sementara waktu dihentikan dulu yah mas..
      Kalo mau kirim pesan di facebook bisa melalui "Like" fanpage facebook "blog mas BW" di sebelah kanan artikel ini.
      Demikian infonya semoga dapat membantu. Terima kasih sudah berkunjung ke blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  55. Tapi kemungkinan paling tidak saya harus menghabiskan obatnya baru saya beli kali ya kalo belum ada perubahan. Soalnya saya takut di omelin sama mama saya. Gimana menurut bapak? Tapi terimakasih banyak atas semua informasinya ya pak. Benar benar membantu :D. Sekali lagi trimakasih banyak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mas Stefanus Eka Febrianto,
      Monggo, terserah mas kalo memang itu pilihan terbaiknya, karena saya cuma menyarankan saja mas.. Demikian infonya semoga dapat membantu. Salam : Bambang Warsita

      Hapus
  56. Pak, saya juga baru nyadar, ada perbedaan warna yng jauh di sekitar skrotum saya. Di kiri dan kanan nya kemerahan tetapi di bawah skrotum antara (maaf) lubang pantat sama skrotum itu warnanya malah putih seperti melingkari skrotum tapi di bawah skrotumnya dan lebih besar menyebarnnya sepertinya. Apakah itu normal? Yng saya takut itu adalah panu. Saya jadi bingung pak. Maaf merepotkan. Terimakasih banyak .

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mas Stefanus Eka Febrianto,
      Kemungkinan memang akibat infeksi jamur, mas... Kalo memang seperti panu, pengobatannya bisa memakai salah satu obat anti jamur (salep/krim) jenis clotrimazole, miconazole, terbinafine, atau ketoconazole.
      Demikian infonya semoga dapat membantu... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  57. permisi pak, saya ada pertanyaan lagi, maaf merepotkan, kalo misalnya pake bedak yang kandungannya talcum, perfume, menthol, triclocarban saat gatal gatal boleh gak pak? terimakasih banyak sebelumnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mas Stefanus Eka Febrianto,
      Sebaiknya memakai bedak yang mengandung salycil atau pakai baby oil untuk menghilangkan rasa gatal pada kulit.
      Demikian infonya semoga dapat membantu... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  58. Ok pak, terimakasih banyak atas informasinya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mas Stefanus Eka Febrianto,
      Terima kasih kembali, mas... Semoga lekas sembuh ya... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  59. Namanya salycil acid ya pak? Saya ada bedak yng kandungannya salycil tapi ada acid nya. Gpp ya pak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mas Stefanus Eka Febrianto,
      Gak apa-apa, boleh dipakai koq mas... Demikian infonya semoga dapat membantu... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  60. terimakasih banayak sekali lagi pak atas bantuanya :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mas Stefanus Eka Febrianto,
      Terima kasih kembali, mas... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  61. Assalamualaikum Mas Bambang
    Nama saya Zessa umur 20 tahun. Sudah 6 hari ini ada kurap di leher saya. Tapi baru diiobati sejak 3 hari yang lalu diolesi salep Daktarin (Miconazole 2%). Kurap ini tertular dari kucing peliharaan saya yang karena jamur bulu2nya pada rontok dan ada lingkaran merah besar di punggungnya. Oleh dokter hewan dia dikasih obat oral Itraconazole. Di saya sendiri kurap ini kecil dengan diameter kurang lebih 1 cm di bagian leher dekat kuping. Setelah diobati dengan salep Daktarin ini warna merah kurapnya sudah memudar, bahkan sudah tidak merah lagi hanya tinggal bentuk lingkarannya masih lebih gelap dari kulit asli saya. Anehnya, yang gatal bukan bagian kurapnya itu tapi di bagian sekitarnya seperti leher dekat dagu. Jadinya saya oleskan Daktarin sampai menyebar banyak ke hampir seluruh bagian leher saya. Menurut Mas Bambang ini kenapa ya? Ada saran lain kah untuk pengobatannya?
    Oh tambahan lagi, saya juga mandi sulfur selama 3 hari ini.
    terima kasih banyak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mbak Zessa Fadhilah Ghaisani,
      Waalaikum salam wr. wb.
      Kemungkinan tertular kembali dari hewan (kucing peliharaan yang terinfeksi jamur). Ciri-cirinya memang benar yakni ditandai dengan adanya bulu yang hilang pada bagian kulit tertentu (punggung)
      Untuk mengobatinya, sudah benar memakai salep yang mengandung Miconazole yakni Daktarin. Jadi dilanjutkan aja, mbak.
      Nah, supaya tidak menular kembali, maka sebaiknya jangan menyentuh hewan (kucing) yang terinfeksi jamur dulu yah, biarkan hewan peliharaannya sembuh dulu.
      Selain itu, tetap menjaga kebersihan tubuh dengan mandi minimal 2x sehari dengan memakai sabun atau larutan antiseptic (sudah benar yah yg mbak lakukan).
      Biasakan mencuci tangan untuk mencegah penyebaran bakteri dan jamur. Besar kemungkinan jamur akan menyebar melalui tangan (menyentuh bagian wajah, tangan, dsb)
      Demikian infonya semoga dapat membantu. Terima kasih sudah berkunjung ke blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus
    2. Terima kasih Mas Bambang, saya ada pertanyaan lagi.
      Mas ada ngga ya obat oral yang bisa membantu mempercepat prosesnya serta menghindari penyebaran jamur? Kalo ada kira2 apa ya?

      Hapus
    3. Dear mbak Zessa Fadhilah Ghaisani,
      Untuk obat oral (yang diminum) bisa dengan salah satu obat anti jamur seperti merk Itraconazole, Sporacid, Lamisil tablet, dsb.
      Demikian infonya semoga dapat membantu... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  62. Mas mau tanya nih
    Saya kan dalam masa pengobatan dokter,dapet obat anti jamur oral itraconazole,nah selama pengobatan saya juga rutin mengonsumsi minyak habbatussauda,kira2 ada efek antagonisnya gak antara itraconazole dengan habbatussaudanya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mas Eric Martin,
      Habatussauda mengandung berbagai jenis zat seperti vitamin A, C, mineral Ca, Fe, Na, dan K, protein nabati, minyak takasiri, minyak atsiri, zat anti oksidan, asam lemak esensial yang bermanfaat untuk kesehatan terutama kulit, menstabilkan tekanan darah, dsb.
      Jadi, Insya Allah tidak apa2 kalo minum itraconazole, dan juga mengkonsumsi habbatussauda.
      Demikian infonya semoga dapat membantu dan semoga lekas sembuh yah... Terima kasih sudah berkunjung ke blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  63. Salam, Pak Bambang. Saya mau bertanya nih. Saya mengidap infeksi pada paha dan lengan saya. Ciri infeksinya adalah berbentuk bulat, diameternya kurang lebih 1cm, kulit area tersebut menebal, setelah digaruk kulitnya mengelupas, lama kelamaan kering dan sedikit perih. Pertamanya saya kira ini adalah bentol bekas gigitan serangga, jadi saya garuk. Karena terasa sangat gatal saya oleskan campuran Dettol dan air (sesuai takaran petunjuk pertolongan pertama medis yang tertera di bagian belakang kemasan) dan gatalnya hilang, lalu kulit yang menebal tersebut jadi makin kering dan mulai menipis. Saat kena air atau cuacanya dingin, area tersebut terasa sangat gatal. Saya banyak kontak langsung dengan kucing, apakah infeksi yang saya idap ini adalah jamur yang berasal dari kucing? Atau panu/kadas/kurap? Bagaimana cara mengatasinya? Terima kasih banyak, dimohon bantuannya.

    Salam,
    Prawira

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mas J. Prawira,
      Kalo berdasarkan infonya, sepertinya memang infeksi jamur yang sering disebut kurap (Tinea corporis atau Tinea circinata). Penularannya bisa dari berbagai macam seperti dari hewan peliharaan, handuk (alat mandi), pakaian, dsb.
      Untuk mengobatinya, bisa memakai salah satu jenis salep yang mengandung :
      1. Miconazole (Miconazole, Daktarin, Kalpanax Krim, Funtas, dsb)
      2. Clotrimazole (Fungiderm, Canesten , Ultrasiline, dsb)
      3. Ketoconazole (Ketoconazole Cream, Nizoral Cream, Daktarin Intensive, Zoralin Krim, dsb)
      Oleskan 2-3 kali sehari sehabis mandi dan dalam keadaan tubuh sudah di lap kering.
      Selama pengobatan hindari kontak dengan hewan peliharaan, karena bisa jadi hewan tersebut terinfeksi jamur (biasanya ditandai dengan adanya bulu yang rontok pada bagian tertentu hewan tersebut)
      Selain itu, tetap menjaga kebersihan tubuh dengan mandi minimal 2x sehari dengan memakai sabun atau larutan antiseptic (dettol, PK, betadine, dsb)
      Biasakan mencuci tangan untuk mencegah penyebaran jamur.
      Dicoba dulu mas, kalo 1-2 minggu tidak ada perubahan, silahkan tulis komentar kembali yah, mungkin mas perlu anti jamur yang diminum untuk mempercepat proses penyembuhannya.
      Demikian infonya semoga dapat membantu. Terima kasih sudah berkunjung ke blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus
    2. Oke, terima kasih atas sarannya, pak. Kalo menurut bapak, salep yang paling ampuh yang mana ya? Lalu, apakah menutup luka dengan kasa tidak apa-apa? Ada kurap di lengan, kadang suka tidak sadar langsung saya garuk. Saya juga sedang dalam kondisi stres dan depresi, apakah itu berpengaruh? Terima kasih, maaf merepotkan.

      Hapus
    3. Dear mas J. Prawira,
      Mas, semua salep tersebut pada dasarnya ampuh untuk infeksi jamur (kurap). Jadi mas boleh pilih salah satu saja yang mudah diperoleh di apotek dan harganya terjangkau, dan lakukan pengobatan secara rutin. Kalo sering ganti-ganti salep, khawatir jamurnya malah resistan terhadap obat tertentu.
      Insya Allah tidak masalah kalo menutup luka dengan kasa, tujuannya memang untuk mencegah gesekan dengan pakaian atau tanpa sengaja kita menggaruk bagian yang gatal.
      Sedapat mungkin hindari stress yah, karena sayang lho energinya terbagi buat memikirkan hal yang kurang penting. Lebih baik fokus untuk menyembuhkan penyakit infeksi jamur ini dulu, mas...
      Demikian infonya semoga dapat membantu... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  64. mas.. saya ingin tanya.. ini saya kurab'y udah lebar nd gatal" udah gt bekas'y jg susah banget ilang'y.. kira" saya harus memakai obat apa untuk menghilangkan rasa gatal dan mencegah lebar'y kurab ?? mohon balasan'y mas..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mbak Dina Risa Kazumi,
      Untuk menghilangkan kurap terlebih dahulu bersihkan tubuh dengan mandi memakai sabun atau larutan antiseptic (dettol, PK, betadine, dsb). Dalam keadaaan tubuh sudah kering (selesai mandi) coba oleskan salah satu jenis salep (pilihannya terserah yang mudah diperoleh di apotek) yang mengandung :
      1. Miconazole (misal merk Miconazole, Daktarin, Kalpanax Krim, Funtas, dsb)
      2. Clotrimazole (misal merk Fungiderm, Canesten , Ultrasiline, dsb)
      3. Ketoconazole (misal merk Ketoconazole Cream, Nizoral Cream, Daktarin Intensive, Zoralin Krim, dsb)
      Oleskan 2-3 kali sehari sehabis mandi dan pengobatan memerlukan waktu 2-4 minggu yah...
      Untuk mencegah kurap melebar, maka sebaiknya membiasakan mencuci tangan setelah menyentuh bagian kurap tersebut
      Monggo, dicoba dulu mbak, kalo dalam 2 minggu tidak ada perubahan, silahkan tulis komentar kembali yah...
      Demikian infonya semoga dapat membantu. Terima kasih sudah berkunjung ke blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  65. mas bambang, sy dulu pernah kena penyakit kulit di selangkangan dan alhamdulillah sekarangudah sembuh. tapi sekarang bekas nya masih ada yaitu hitam di elangkangan. gimana cara menghilangkannya ya? trims

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mas Yan Dewanto,
      Alhamdulillah kalo sudah sembuh, untuk menyamarkan/menghilangkan bekas hitamnya bisa pakai salep dermatix ultra atau mederma skin care for scars.. Demikian infonya semoga dapat membantu. Terima kasih sudah berkunjung ke blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  66. Pengalaman saya, salep ini dipakai untuk muka. Kala itu muka saya berbintik kecil-kecil. Kadang-kadang gatal jika sedang cuaca panas.
    Tadinya ngetes doang...haha...malah sembuh dengan 2 kali pakai.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mas Rachmat Moslem,
      Terima kasih atas kunjungan dan sharing pengalaman (testimoninya), semoga bermanfaat buat pembaca lainnya. Salam : Bambang warsita

      Hapus
  67. Mas bambang .saya terkena panu dibetis sama dada sampe wajah saya juga kena makin lama makin bnyak bercak bercak putih kaya pulau. Tpi sekarang udah pake kalpanak krim sama minum obat tablet zoralin ketoconazole 200mg apa obat yg saya minum udh bner buat ngobatin jamur panu mas .mohon jawaban nya mas trimakasih

    BalasHapus
  68. Klo kena panu apa bagus minum zoralin tablet mas bambang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mas Aang Sadega,
      Tanggapannya sekaligus aja ya, mas...
      Pengobatan Tinea versicolor atau panu bisa menggunakan salah satu obat anti jamur dari jenis clotrimazole, miconazole, ketoconazole, atau terbinafine. Kalpanax krim termasuk jenis miconazole. Jadi untuk salep (topikalnya) sudah benar, mas..
      Untuk obat yang diminum, optional mas sesuai kondisinya. Kalo tidak parah, boleh tidak memakai obat anti jamur yang diminum. Namun seandainya ingin minum obat, bisa pakai salah satu obat dari jenis fluconazole, ketoconazole, itrakonazole. Untuk zoralin tablet termasuk jenis Ketoconazole. Jadi sudah benar mas, untuk obatnya..
      Pengobatan infeksi jamur memang sebaiknya dari dalam (obat diminum) dan dari luar (salep/topikal).
      Yang perlu diingat bahwa pengobatan akibat infeksi jamur memerlukan waktu 2-4 minggu. Jadi mesti bersabar ya, mas...
      Demikian infonya semoga dapat membantu. Terima kasih sudah berkunjung ke blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  69. Maaf malam pak, mw nnya boleh ya pak
    Saya dlu kena kurap tp udh smbuh, skrg kena lagi di paha n di tangan saya pak. Alhmdlillah udh brkurang pakai saleb pak, trus skarang kluar lagi pak bintik2 mrah n gatal di bag. Lain nya pak, bukan cma 1 pak. Apakah itu bakal kurap pak, mohon infonya ya pak. Udh ga tahan pak rasanya gatal. Oh ya pak, ada ga obat kurap selain obat oles. Soalx law di oles, kena2 baju /clana pak. Jd ny ga ampuh deh, mnta tlong ya pak ksih solusi untuk itu, makasih bnyak pak..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mbak Susilawati Sinaga,
      Banyak penyebab timbulnya gatal-gatal, bisa karena infeksi virus, bakteri, jamur, tungau (kasus scabies), alergi, dsb jadi pastikan terlebih dahulu penyebab bintik merah tersebut. Bila bintik tersebut sama seperti infeksi jamur sebelumnya, maka kemungkinan memang kurap dan pengobatan bisa dengan memakai anti jamur baik berupa topikal (salep) dan oral (diminum). Sebenarnya pengobatan infeksi jamur dengan memakai salep lebih efektif, caranya : setelah dioleskan salep lalu ditutup dengan kapas/kasa dan diplaster. Untuk salep anti jamurnya juga disesuaikan dengan jenis jamur yang menginfeksi. Untuk obat yang diminum bisa memakai salah satu obat berikut : Sporanox, Sporacid , Spyrocon , Itzol, Lamisil Tablet, Ketoconazole Tablet, Mycoral , Nizoral Tablet, Zoralin Tablet, Formyco , Fungoral , Mycoderm, dll
      Namun bila gatal tersebut akibat infeksi bakteri, bisa dengan memakai salep antibiotik.
      Atau bila gatal disebabkan oleh tungau pada kasus scabies bisa memakai salep scabimite atau scabicid. Untuk lebih jelasnya bisa dibaca artikel saya dengan judul : Tips Ampuh Pencegahan dan Pengobatan Penyakit Kudis atau Kudisan (Scabies) atau URL : http://bambang-warsita.blogspot.com/2013/04/tips-ampuh-pencegahan-dan-pengobatan.html
      Demikian infonya semoga dapat membantu... Terima kasih sudah berkunjung ke blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  70. ass wr wb mas saya jamuran di muka saya jg gatau penyebabnya apa tepatnya ada di pipi sebelah hidung warnanya merah bulat dan gatal ini udh ada 2 thn lalu udh diobati kambuh lg pdhl sy slalu menjaga kebersihan apalagi muka kira2 obat apa yg bagus utk jamurdi wajah ya mas? sy skrg sdg coba terbinafine gimana mas? trs sy bingung sebabnya apa saya tdk pernah berbagi handuk/apapun smg dibalas ya mas sy udh pusing nyerah rasanya pgn dibakar ini pipi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mbak Shabrina Rachmania,
      Waalaikum salam wr. wb.
      Jamur sangat mudah berkembang biak pada kulit yang lembab. Kemungkinan jamur menginfeksi kembali karena kulit muka menjadi lembab akibat berkeringat dan tidak segera dibersihkan.
      Untuk mengobatinya bisa pakai salah satu salep yang mengandung clotrimazole, ketoconazole, miconazole, terbinafine, tolnaftat, butenafine. Karena mbak pakai terbinafine (atau lain yang mengandung terbinafine seperti Interbi Cream, Lamisil Krim, Termisil Krim, Xfin, dll), itu sudah benar ya, mbak...
      Oleskan 2-3 kali sehari setelah selesai mandi dalam keadaan kulit sudah di lap kering. Kalo mandi pakai air yang sudah dicampur dengan larutan antiseptic seperti dettol, betadine, dsb.
      Nah, supaya cepat sembuh, bisa dibarengi minum obat anti jamur seperti itraconazole dan terbinafine. Kebetulan mbak pakai jenis terbinafine, maka obat oral (diminum) bisa dipakai dari jenis terbinafine yakni merk Lamisil tablet.
      Untuk mempercepat proses penyembuhan dan regenerasi kulit bisa dengan cara ;
      1. Minum air putih 8 gelas/hari atau 2000 ml
      2. Mengkonsumsi sayuran dan buahan (boleh di jus)
      3. Mengkonsumsi supplemen yang mengandung vitamin E
      Monggo dicoba dulu, mbak... kalo 1 minggu ke depan belum ada perkembangannya, silahkan tulis komentar kembali disini ya..
      Demikian infonya semoga dapat membantu dan semoga lekas sembuh yah...
      Terima kasih sudah berkunjung ke blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus
    2. tks mas sudah membalas ini sy sdh 3 hari pakai terbinafine tp gatalnya kok gak kunjung reda ya.. waktu itu saya ke dokter sehari sdh ilang gatalnya cm obtnya mmg racikan tp kl berobat ke dokter tralu mahal jd tdk saya lanjutkan knp ya mas sdh 3 hr gak ilang2 jg gatalnya

      Hapus
    3. Dear mbak Shabrina Rachmania,
      Maaf agak telat balas komentarnya karena sesuatu hal...
      Sebenarnya terbinafine memang biasa dipakai sebagai obat anti jamur, namun kelihatannya kurang sesuai untuk kondisi kulit mbak Shabrina. Coba deh mbak pakai jenis miconazole, dan saya sarankan yang mengandung hydrocortisone (miconazole+hydrocortisone) misal merk Thecort, Brentan, atau Miconazol Cream. Untuk salep terbinafine nya sebaiknya dihentikan dulu ya, mbak...
      Demikian infonya semoga dapat membantu...salam : Bambang Warsita

      Hapus
    4. tks mas sdh balas kmrn akhirnya saya ke dokter dan diberi obat salep dan obat minum spyrocon sm mebhydroline tp saya beli resep obat minumnya cuma stengah karna mahal yaitu spyroconnya yg mahal trs stlh sy lihat spyrocon itu trmsk icatronazole (maaf kl tulisannya salah ) klo obat minum icatronazole yang lebih murah apa ya mas

      Hapus
    5. Dear mbak Shabrina Rachmania,
      Memang sebaiknya ke dokter untuk memastikannya.
      Spyrocon termasuk jenis itraconazole, dan memang efektif untuk mengobati jamur.
      Kalo dari jenis yang sama dan agak lebih murah : merk Sporacid.
      Memang harga obat anti jamur yang diminum agak relatif mahal harganya, mbak. Namun efektifitasnya lebih baik daripada cream/salep.
      Kalo mau lebih murah lagi, coba mbak tanya langsung ke apoteker nya, apakah ada obat sejenis dengan versi generiknya.
      Demikian infonya semoga dapat membantu... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  71. mas cara menghilangkan bekas kurap gmna ?? udh 2th lbih gk ilang2,, obatnya pkek apa kalau saya beli di apotik,, soalnya saya malu klo ke dokter ,,,,,,,, tolg d jwab

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mbak Monami,
      Bila kurap sudah sembuh dan untuk menghilangkan bekasnya, coba pakai salep dermatix ultra atau mederma skin care for scars. Agar proses regenerasi kulitnya lebih efektif, disarankan :
      1. Minum air putih 8 gelas atau 2000 ml per hati
      2. Mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan (boleh di jus)
      3. Mengkonsumsi supplemen/vitamin E
      Demikian infonya semoga dapat membantu. Terima kasih sudah berkunjung ke blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  72. aduh hargany mahal mas, klo pkek bahan alami bsa gk ?? kdang ad yg nyuruh pkek bawang putih ! emg bner gk mas ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mbak Monami,
      Mohon maaf mbak, untuk bahan-bahan alami seperti bawang putih, dsb, saya belum pernah cobain atau mendapatkan testimoninya. Atau mungkin sebaiknya mbak berkonsultasi saja dengan ahli perawatan kulit/kecantikan.
      Demikian infonya semoga dapat membantu...salam : Bambang Warsita

      Hapus
  73. Assalamualaikum
    Mas saya mengalami tinea cruris tetapi rasa gatal saya sudah berkurang karena minum ketoconazole tablet. Tetapi ada bintik bernanah. Bagaimana cara menghilangkannya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mas Zahid,
      Waalaiakum salam wr. wb.
      Kemungkinan terjadi infeksi sekunder pada bagian yang terinfeksi jamur, mas.. Coba pakai salep yang mengandung miconazole+hydrocortisone misal merk Thecort, Brentan, atau Miconazol cream. Oleskan 2-3 kali sehari atau sehabis mandi, dalam keadaan kulit sudah dilap kering. Setelah dioleskan, lalu tutup dengan kapasatau kasa dan diplaster supaya tidak lepas.
      Untuk obat ketoconazole sebaiknya diteruskan saja, karena obat tersebut akan bekerja efektif dari dalam untuk membasmi jamur.
      Demikian infonya semoga dapat membantu. Terima kasih sudah berkunjung ke blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  74. Aslamulaikum mas..
    Saya punya kadas di batng penis.. sebagian kantung hingga sekitar lubang pantat .. pernah saya minum ketoconazl tablet selama 3 mngguan tp krena g ada perubahn dan prut saya jd sakit akhirnya saya hentikan.. ditambah sy oleskan ketknazole krim pada malam hari dan bedak herocin saat siang...

    Apakah ada solisinya mas.. trimkasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mas Andriano Azmavi,
      Waalaikum salam wr. wb.
      Mas, apakah positif memang kadas/kurap ? Apakah timbul bentol2 dan diujungnya ada lenting berair ? Boleh diinforkan lebih detail lagi gejalanya karena saya agak ragu itu bukan kadas.
      Saya tunggu kembali infonya disini atau bisa juga "like" di fanspage facebook blog mas BW, lalu kirim pesan pribadi ke saya.
      Demikian infonya semoga dapat membantu... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  75. Assalamualaikum.
    mas, sy mau tanya. Jd setahun yg lalu sy pergi ke dokter kulit karna kulit sy merah2, setelah di cek lab hasilnya terkena jamur. Lalu sy dikasih krim dari dokternya, seminggu pakai langsung sembuh namun harganya sangat mahal. Nah skg merah2nya muncul kembali, apakah ada obat yg cocok untuk menyembuhkan jamurnya? Terimakasih sebelumnya.
    wassalamualaikum.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mbak Rati Mega,
      Waalaikum salam wr. wb..
      Mbak, boleh diinfokan hasil diagnosa dokternya apakah tinea corporis, tinea cruris, dsb karena tiap jenis infeksi jamur memerlukan obat anti jamur yang berbeda sesuai jenis jamur yang menginfeksinya.
      Atau begini saja, ciri-ciri kulit yang mengalami infeksi seperti apa, dan bagian tubuh mana saja yang mengalami infeksi jamur ?
      Saya tunggu kembali infonya ya...
      Salam : Bambang Warsita

      Hapus
  76. assalaamu'alaikum..wr.wb..
    mas bambang,
    mau tanya jadi kalau gatalnya itu fokusnya hanya di daerah selangkangan dan bagian pantat maka itu positif kena tinea cruris yah mas...
    dan biasanya gejala gatalnya itu muncul pada saat malam hari atau sehabis mandi juga waktu berkeringat kayak siang hari gituh mas...
    apa benar begitu yah mas bambang...
    dan kalau memang iyah selama ini saya pake krim armacort yang ada kandungan chloramphenicol dan hydrocortisone acetate, sudah hampir dua bulan lebih tapi gatalnya juga masih sering muncul mas. Apa harus ganti obat krimnya yah mas...
    selain itu kalau pengobatannya sekaligus dengan oral minum obat gituh gimana yah mas, kata orang di apotek baiknya pengobatannya dari dalam dan dari luar...
    terakhir buat bedak salicyl itu kayak merk herocyn juga bisa ampuh yah mas bambang...

    terima kasih sebelumnya mas bambang atas jawabannya dan mohon maaf sangat kalau terlalu panjang kalimatnya mas yah...
    salam kenal mas... :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mas Nur Rokhmat,
      Waalaikum salam, wr.wb.
      Salam kenal kembali, mas..
      Kalo berdasarkan infonya, gatal terjadi di sekitar selangkangan dan (maaf) pantat, besar kemungkinan memang akibat infeksi jamur yang disebut kurap pangkal paha/sengkangan atau Tinea cruris (Tinea inguinalis). Untuk mengobatinya bisa dengan obat anti jamur jenis tolnaftate misal tinactin atau tolnaftate cream. Atau kalo salep tersebut sulit diperoleh di apotek, bisa pakai salep inerson.
      Oleskan 2-3 kali sehari atau setelah selesai mandi dalam keadaan kulit sudah di lap kering.
      Jika mas mau minum obat anti jamur oral (yang diminum), boleh saja dan memang jadi lebih efektif pengobatannya karena dari luar dan dalam. Hanya saja, sepengetahuan saya harga obatnya memang sedikit mahal.
      Namun demikian kalo harga bukanlah menjadi persoalan, silahkan dipakai obat anti jamur oral (minum) seperti : Sporanox, Sporacid, Spyrocon, Itzol, Lamisil, Ketoconazole tablet, dsb (coba lihat kembali pada artikel diatas ya..).
      Monggo dicoba dulu, mas...kalo 2-4 minggu belum ada kemajuan silahkan tulis komentar disini ya.
      Demikian infonya semoga dapat membantu. Terima kasih sudah berkunjung ke blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  77. bebrapa hari ini saya merasa gatal d bagian pangkal paha dan testis d bagian paha muncul bentol merah ada yg kecil dan ukuran sedang menyerupai cincin mohon solusinya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mas Mohamad Amin,
      Mohon maaf agak telat balas komentarnya karena ada sesuatu urusan...
      Bila gatal terjadi di sekitar selangkangan dan (maaf) testis dan menyerupai cincin, kemungkinan akibat infeksi jamur yang disebut kurap pangkal paha/sengkangan atau Tinea cruris (Tinea inguinalis).
      Untuk mengobatinya coba pakai salep anti jamur jenis tolnaftate misal merk tinactin atau tolnaftate cream. Bila salep sulit diperoleh di apotek, coba mas pakai salep merk inerson saja.
      Untuk pemakaiannya bisa setelah selesai mandi dalam kondisi tubuh sudah di lap kering, oleskan 2-3 kali sehari. Untuk infeksi akibat jamur, biasanya memerlukan waktu 2-4 minggu, ya...
      Monggo dicoba dulu, mas...kalo 2 minggu belum perubahan, silahkan tulis komentar disini ya.
      Demikian infonya semoga dapat membantu. Terima kasih sudah berkunjung ke blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  78. Mas bambang terimakasih sebelumbya sudah 1 minggu lebih saya obat in gatal selangkangan pakai salep ketocolazone dan obat oral serta anti gatal.
    Nah memang sudah sayang baik dan terasa perkembangannya namun maaf di cincin penis saya malah yang gatal dan kyk nengelupas kulitnya apa ini karena kena salep ? Atau alergi obat?
    Solusinya bagaimana mas?
    Makasih sblmnya mas.
    Wendy.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mas Wendy Kurniawan,
      Alhamdulillah kalo sudah ada kemajuan dalam proses penyembuhan...
      Kemungkinan kulit yang mengelupas dikarenakan reaksi salep yang berlebihan (terlalu banyak dioleskan) terhadap kulit di bagian (maaf) penis yang relatif sensitif.
      Solusinya, coba bersihkan bagian kulit yang mengelupas tersebut dengan povidone iodine (misal betadine), biarkan kering sebentar (diangin-anginkan), lalu oleskan kembali salepnya tipis saja.
      Monggo dicoba dulu mas, bila dalam waktu 3-4 hari belum juga ada perkembangan. SIlahkan tulis komentar kembali ya..
      Demikian infonya semoga dapat membantu. Terima kasih sudah berkunjung ke blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  79. assalamu'alaikum mas bambang......
    gini mas,gini mas di pipi saya dekat sudut mulut awalnya kulit kering mengelupas dan gatal.seujung kuku lebarnya,terus lama2 yg gatal td jadi memerah kering kyk gosong gitu,tp pinggirannya berwarna putih.dan kukit yg memerah gosong td sedikitt bersisik dan mengelupas,dan kdg terasa gatal.kira2 ini penyakit kulit apa ya mas? dan apa obat yg tepat? ohya sekarang lebarnya dah sebulat uang koin 50...terimakasih byk mas,blognya sgt bermanfaat.....

    BalasHapus
  80. assalamu'alaikum mas bambang.....
    gini mas saya ada masalah kulit,di pipi dekat sudut mulut awalnya kulit kering mengelupas dan terasa gatal.lebarnya seujung kuku,lama2 yg gatal td jd memerah kering kyk gosong gitu dan pinggirannya berwarna putih.kadang2 terasa gatal,dan yg tengahnya merah kering kyk gosong itu jd sedikit bersisik dan mengelupas kulitnya.kira2 ini sakit kulit apa ya mas? berbahaya kah? dan obat apa yg tepat? terimakasih byk atas bantuannya,blognya sgt bermanfaat....good job:)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mbak Hania Zein,
      Waalaikum salam wr.wb..
      Sebelumnya mohon maaf ya karena telat balas komentarnya karena ada sesuatu kesibukan...
      Pertanyaannya sekaligus saja saya tanggapi yah..
      Kemungkinan besar itu merupakan infeksi jamur yang disebut Tinea corporis atau Tinea circinata (Kurap).
      Sebenarnya untuk mengobati infeksi jamur tersebut bisa memakai salah satu salep yang mengandung :
      1. clotrimazole, atau
      2. ketoconazole, atau
      3. miconazole, atau
      4. terbinafine, atau
      5. tolnaftate, atau
      6. butenafine.
      Namun, karena kulitnya mengelupas, coba mbak pakai salep anti jamur jenis miconazole yang mengandung hydrocortisone (miconazole+hydrocortisone) misal merk Thecort, Brentan, atau Miconazol Cream.
      Oleskan 2-3 kali sehari setelah selesai mandi dalam keadaan kulit sudah di lap kering.
      Usahakan mandi pakai air yang sudah dicampur dengan larutan antiseptic seperti dettol, betadine, dsb.
      Kalo mau cepat sembuh, sebenarnya bisa dibarengi minum obat anti jamur seperti itraconazole dan terbinafine. Hanya saja harganya memang relatif mahal.
      Untuk mempercepat proses penyembuhan dan regenerasi kulit bisa dengan cara ;
      1. Minum air putih 8 gelas/hari atau 2000 ml
      2. Mengkonsumsi sayuran dan buahan (jus buah alami)
      3. Mengkonsumsi supplemen yang mengandung vitamin E
      Silahkan dicoba dulu, mbak... jika 1-2 minggu belum ada perkembangannya, silahkan tulis komentar kembali disini ya..
      Demikian infonya semoga dapat membantu dan semoga lekas sembuh yah...
      Terima kasih sudah berkunjung ke blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  81. Ass.. mas saya mau tanya.. kalo kulit disekitar kurapnya sudah mengering(daerah garis merahnya)dan tidak gatal lagi..apakah itu tandanya kurap sudah mau sembuh? Soalnya sebelum mengering sprti skrg..kmrn pernah kering dan mengelupas (saat memakai salep)tetapi timbul gatal dan kegaruk jadi bengkak lagi..tpi skrg sudah mengering lagi tapi hanya bagian garis merahnya sdgkn yg tengahnya sperti sudah sembuh tidak kering dan tidak gatal.. saya memakai kunyit untuk mengobati kurapnya karna menurut pengalaman ibu saya beliau pernah terkena kurap dan sembuh ..baiknya saya teruskan pemakaian kunyit ini atau tidak mas? Tolong bantuannya trmkh sblm nya mas ..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mbak Anita Rusmini,
      Waalaikum salam wr. wb.
      Maaf agak telat balas komentarnya karena ada kesibukan...
      Kalo bagian kurapnya sudah mengering dan tidak gatal lagi, kemungkinan besar memang sudah berangsur sembuh. Bagian kulit yang mengering sebaiknya jangan dipaksa untuk dikelupas karena bisa menimbulkan infeksi dan peradangan.Untuk mencegah infeksi/peradangan kembali bisa pakai povidone iodine cair atau salep misal betadine, dsb.
      Kunyit memang tumbuhan dan obat alami yang mengandung senyawa anti inflamasi (anti peradangan), antibiotik, antiseptik, dsb. Jadi kalo mau diteruskan pengobatan secara alami silahkan aja, mbak...
      Demikian infonya semoga dapat membantu. Terima kasih sudah berkunjung ke blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus
    2. Sebelumnya Terimakasih banyak mas atas infonya..
      sebelumnya kurap saya mengering dan sudah mengelupas sendiri.. saya kira sudah sembuh.. tapi kmrn tiba" muncul 2buah bintik yg berair seperti kuman air didalam kurapnya.. nah yg mau saya tanyakan.. apakah kurapnya belum sembuh total? Agar kurapnya sembuh total apa yg harus saya lakukan ? Trmksh sblmnya mas..

      Hapus
    3. Dear mbak Anita Rusmini,
      Memang infeksi akibat jamur bila pengobatan tidak tuntas dapat kambuh kembali. Apalagi saat kulit kita lembab akibat keringat, kurang menjaga kebersihan, dsb.
      Untuk mencegah jamur kembali menyerang, maka lakukan hal sebagai berikut :
      1. Pengobatan sampai tuntas (pakai obat anti jamur seperti pada artikel diatas). Oleskan salep/cream 2-3 kali sehari sehabis mandi dalam keaadaan kulit sudah dilap kering.
      2. Menjaga kebersihan kulit dan tubuh dengan rutin mengganti pakaian, mandi dengan air yang sudah dicamour cairan antiseptic misal dettol, betadine, dsb.
      3. Perbanyak mengkonsumsi air putih (minimal 2000 ml atau 8 gelas per hari,
      4. Mengkonsumsi sayuran, buahan, dan multivitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh.
      Biasanya pengobatan sampai tuntas memerlukan waktu yang relatif panjang 4-8 minggu bahkan lebih.
      Bila bekas sudah mengering, jangan dipaksa untuk dikelupas karena bisa menimbulkan infeksi kembali baik oleh jamur ataupun bakteri.
      Dicoba dulu, mbak.. nanti 2-3 minggu silahkan update kembali yah..
      Demikian infonya semoga dapat membantu... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  82. Assalamualaikum wr wb
    Mas mau nanya, untuk menghilangkan bekas kurap yang udah lama bagaimana ya?atau pake cream apa?
    hitam gitu..bikin ga PD.
    terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mbak Lusy Rosalina,
      Waalaikum salam wr. wb.
      Maaf agak telat balas komentarnya karena ada kesibukan...
      Untuk menghilangkan bekas hitam pada kurap bisa dengan memakai cream mederma skin care for scars atau pakai salep dermatix ultra. Hanya saja sepengetahuan saya harganya relatif mahal. Alternatif lain, coba konsultasikan ke pusat kecantikan atau perawatan kulit wanita.
      Demikian infonya semoga dapat membantu. Terima kasih sudah berkunjung ke blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  83. Kak mau tanya, diwajah saya bagian area samping hidung samping bibir dan samping dagu ada seperti bercak2 merah benjolan kecil2 gatal... saya kira sebelumnya iritasi makeup... ternyata dipriksakan akibat jamur... saya diberi resep miconazol slep sama ketokonazol oral.... setelah 3 minggu agak mendingan namun sekarang tumbuh bintik2 lg didaerah situ.... enaknya apa dikasih salep kalpanak/daktarin aja ya?? N ada efeknya g kalo kalpanak/daktarin dioleskan diwajah???? Mohon dbls

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mbak Deanz,
      Kalo hasil diagnosa dokter merupakan infeksi jamur, maka sudah benar memakai salep miconazole dan minum obat oral ketoconazole.
      Memang pengobatan infeksi jamur memerlukan waktu relatif lama, paling cepat 2-4 minggu dan pengobatan harus teratur serta rutin kalo tidak maka jamur akan muncul kembali.
      Saran saya, coba ganti salep miconazole-nya dengan salep yang mengandung miconazole+hydrocortisone misal merk Thecort, Brentan, Miconazol cream.
      Untuk obat ketoconazole-nya boleh tetap diminum ya.. SIlahkan dicoba dulu, kalo 2 minggu tidak ada kemajuan, silahkan tulis komentar kembali ya..
      Demikian infonya semoga dapat membantu. Terima kasih sudah berkunjung ke blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  84. Mas, saya sudah makai salep fungiderm, tapi belom hilang, ini udah 3 bulan Dan mulai infeksi

    Ini gimana ya mas? Saya masih 14 tahun.
    Mohon bantuannya

    Apa saya sudah bisa mengkonsumsi obat tablet diatas?

    Mohon pencerahannya ya mas.

    BalasHapus
  85. Balasan
    1. Dear Reiner Vicaloid,
      Boleh tau bagian mana yang mengalami infeksi, ciri-ciri dan gejalanya seperti apa, karena saya khawatir ntar bukan infeksi akibat jamur. Saya tunggu kembali infonya secara lengkap ya...
      Insya Allah nanti akan saya bantu saran untuk pengobatannya.
      Salam : Bambang Warsita

      Hapus
  86. Mas saya ada gejala bintik2 merah bergerombol di tengkuk rasanya gatal apalagi kalo berkeringat. Bekasnya jadi putih bersisik. Penyebaranya relatif cepat walo saya tahan tidak digaruk. Pertama penanganan saya pake (sebut merek) neo ultrasilin tapi setelah dioles malah gatalnya semakin menjadi dan merah tapi coba saya teruskan. Setelah beberapa hari efeknya masih seperti itu akhirnya saya ganti mycoral, setelah dioles gatalnya langsung reda.. Mudah2an berlanjut membaik..Saya jadi penasaran dari pengalaman itu kok ada efek yang berbeda.. Mohon dibantu penjelasanya mas bambang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mas Asep Suseno,
      Sepertinya memang gatal akibat infeksi jamur atau biasa disebut dengan Tinea corporis atau Tinea circinata (Kurap).
      Untuk pengobatan infeksi jamur memang bisa memakai salep yang mengandung : clotrimazole, ketoconazole, miconazole, terbinafine, tolnaftat, butenafine. Untuk merk salep yang mas sebutkan pertama itu (N** U********) mengandung clotrimazole, sementara salep pengganti yang mas sebutkan (M******) mengandung ketoconazole.
      Efek salep memang bebeda-beda mas, tergantung daya tahan tubuh masing-masing orang dan tingkat keserasian kulit terhadap zat yang terkandung pada salep serta tingkat keparahan dari infeksi jamurnya. Jadi kalo ditanya salep mana yang paling ampuh ? jawabannya semua jenis salep sama ampuhnya, tergantung masing-masing orang. Nah, kalo mas sudah serasi dengan salep pengganti, sebaiknya diteruskan saja mas. Untuk pengobatan infeksi jamur biasanya paling cepat 2-4 minggu dengan catatan pengobatan rutin 2-3 kali sehari. Namun ada juga yang menyampaikan ke saya sampai 8 minggu baru tuntas. Jadi memang disini dituntut kesabaran ya, mas dalam mengobatinya.
      Demikian infonya semoga dapat membantu. Terima kasih sudah berkunjung dan berbagi pengalaman di blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus
    2. Iya makasih mas, sudah mulai membaik, untuk mengurangi gatal saya bantu kompres pake air hangat.. kira kira anjuran menggunakan obat yang diminum itu kalo sudah mencapai kondisi yang bagaimana ya mas. Apakah diliat dari luas sebaranya atau gimana.. terimakasih

      Hapus
    3. Dear mas Asep Suseno,
      Untuk obat anti jamur oral (diminum), sifatnya membantu penyembuhan dari dalam. Kalo dari luar kan sudah ada anti jamur salep/cream. Memang idealnya, pengobatan harus dari luar dan juga dari dalam. Hanya saja bagi sebagian orang yang memiliki keterbatasan dana, pembelian obat yang diminum selalu menjadi pertimbangan utama mengingat harganya lumayan mahal. Namun kalo dana bukan menjadi masalah, maka sebaiknya juga minum obat anti jamur untuk mempercepat proses penyembuhan. Apalagi bila tingkat keparahan infeksi jamurnya sudah tinggi dan sudah menyebar ke berbagai bagian tubuh.
      Kalo belum terlalu parah, dengan menggunakan salep juga efektif, mas asal dilakukan dengan teratur dan disiplin. Memang efeknya agak sedikit lambat bila dibanding pengobatan dengan salep + obat diminum.
      Demikian infonya semoga dapat membantu. Salam : Bambang Warsita

      Hapus

Dear Abang/Neng yang cakep dan baik hati.... Jika ingin meninggalkan komentar, jangan lupa mengisi ID-nya.... Btw, dengan segala kerendahan hati, kalo tidak keberatan tolong di share (berbagi) artikel yang ada di blog mas BW via facebook, twitter, google+, dsb, kepada keluarga, kerabat, sahabat, teman, dll siapa tau infonya bisa bermanfaat buat orang lain, hitung-hitung sebagai amal jariyah..Terima kasih, sudah berkunjung ke blog Mas BW... salam hangat : Bambang Warsita