9 Cara Mudah dan Paling Ampuh Mengobati Tulang Belakang Bengkok (Skoliosis atau Scoliosis)

Scoliosis atau skoliosis (bengkok) merupakan kelainan yang terjadi pada struktur rangka tubuh berupa tulang belakang yang melengkung dengan kurva abnormal sehingga membuat bentuk tulang membengkok dengan arah yang berbeda-beda yakni ke depan, belakang, samping kanan atau kiri. Secara normalnya, bila dilihat tampak depan (koronal), maka kurva tulang belakang akan terlihat lurus segaris dimulai dari bagian leher sampai tulang ekor (sacrococcygeus). Bila dilihat dari sisi samping (lateral view) maka terdapat kurva ke depan terus ke belakang. Kurva (lengkungan) pada struktur tulang belakang ini bermanfaat untuk kestabilan tulang belakang dalam menahan beban tubuh. Secara lengkap kelengkungan (kurva) pada struktur tulang belakang adalah sebagai berikut :
  • Tulang leher melengkung ke depan (lordosis),
  • Tulang punggung melengkung ke belakang (kifosis),
  • Tulang pinggang (lumbal) melengkung ke depan lagi,
  • Tulang duduk (sakrum) akan melengkung ke belakang sampai ke tulang ekor.
Pada kasus scoliosis (skoliosis) yang terjadi adalah bengkok (melengkung) ke arah kiri atau ke kanan (lateral) dan tidak lurus. Kelengkungan pada skoliosis ini dikaitkan dengan poros tengah. Bila kelengkungan tulang belakang melengkung ke sisi kanan disebut Dextroscoliosis, dan bila kelengkungan ke arah sisi kiri disebut Levoscoliosis.

Penyebab terjadinya kelengkungan ini sebagian besar tidak diketahui (idiofatik) dan terjadi pada fase anak-anak, remaja, masa pubertas, dan dewasa. Sementara penyebab lainnya adalah akibat kelainan bawaan (genetic), seperti:
  • Distrofi otot, yakni sekelompok penyakit genetik yang ditandai dengan kelemahan progresif dan degenerasi (kemunduran) otot rangka dalam mengendalikan gerak tubuh. Penyakit turunan ini membuat serat-serat otot sangat rentan mengalami kerusakan.
  • Marfan syndrome (sindrom Marfan) yakni kelainan genetik berupa gangguan pada jaringan ikat yang tidak sempurna sehingga tidak dapat melaksanakan fungsinya. Jaringan ikat merupakan jaringan berserat yang menghubungkan satu bagian tubuh dengan yang lainnya dan merupakan komponen tendon, ligament, tulang rawan, dinding pembuluh darah besar. Sindrom Marfan ini mempengaruhi banyak sistem tubuh dan paling sering mempengaruhi jaringan ikat dari jantung, pembuluh darah, mata, tulang, kerangka tubuh, paru-paru, sumsum, dsb
  • Down syndrome (sindrom Down), yakni kelainan genetik berupa kelainan pembelahan sel pada saat perkembangan awal embrio, sehingga menyebabkan kelainan pada kromosom dimana semua atau sebagian dari sel-sel dalam tubuh mengandung 47 kromosom (normalnya adalah 46 kromosom, yakni 23 dari ibu dan 23 dari ayah) karena adanya ekstra salinan di kromosom nomor 21 (istilah medisnya Tristomi 21)
  • Cacat lahir yang mempengaruhi perkembangan tulang belakang
  • Penyebab lainnya seperti infeksi tulang belakang, kanker, terjadi cedera (trauma) yang terjadi pada tulang belakang, dsb
Berbagai kelainan tersebut menyebabkan otot atau saraf di sekitar tulang belakang tidak berfungsi sempurna dan menyebabkan bentuk tulang belakang menjadi melengkung dari sisi ke sisi, berbentuk seperti S atau C dari garis lurus dan ada juga kemungkinan diputar bila dilihat dari belakang melalui rontgen (sinar X) serta dilakukan pengukuran dengan skoliometer (alat untuk mengukur kelengkungan tulang belakang). Singkat kata skoliosis adalah pembengkokan tulang belakang yang terjadi ke arah samping baik kiri atau kanan (ada kecendrungan secara umum bengkoknya ke kiri) bila dilihat dan diamati dari belakang.

Skoliosis bukan penyakit, tidak menular, bukan akibat kurangnya perawatan, bukan karena sering membawa/memikul beban berat di punggung seperti tas ransel, bukan akibat sering mengangkat barang dengan punggung, dsb. Pemeriksaan fisik perlu dilakukan untuk menentukan besar-kecilnya derajat kelengkungan serta untuk mengklasifikasikan tingkat berat atau ringannya skoliosis, dengan klasifikasi sebagai berikut :
  • Ringan, bila derajat kelengkungannya < 20 derajat.
  • Sedang, untuk kelengkungan antara 20-40 derajat
  • Berat, bila kelengkungan > 40 derajat
Berikut ini merupakan tanda atau gejala scoliosis, sebagai berikut :
  1. Tulang belakang terlihat melengkung secara abnormal ke arah samping, Kebanyakan pada punggung bagian atas, tulang belakang membengkok ke kanan dan pada punggung bagian bawah, tulang belakang membengkok ke kiri. Singkatnya, pembengkokan tulang belakang ke arah kanan, sedangkan punggung bagian bawah membengkok ke kiri
  1. Salah satu sisi lebih tinggi dari yang lain, yakni bahu dan pinggul kiri-kanan tidak sama tingginya, bahu kanan lebih tinggi dari bahu kiri sementara pinggul kanan mungkin lebih tinggi dari pinggul kiri.
  2. Kesemutan, sakit pada tangan, dan berkurangnya tenaga pada tangan dalam melakukan aktivitas sehari-sehari seperti membawa tas, mengangkat barang, dsb
  3. Nyeri punggung, leher, tulang rusuk, pinggang, mengalami gangguan pencernaan serta gangguan tidur
  4. Kelelahan terjadi pada tulang belakang setelah duduk atau berdiri dalam waktu lama
  5. Salah satu tulang belikat (rusuk) yang muncul lebih menonjol dari yang lain dan pinggang tidak rata hal ini memungkin terjadi bila kurva scoliosis semakin memburuk, sehingga tulang belakang juga akan memutar (twist) selain melengkung ke salah satu sisi. Akibatnya tulang rusuk pada salah satu sisi tubuh keluar lebih jauh dibandingkan sisi lain
  6. Skoliosis yang berat (dengan kelengkungan > 40 derajat bisa menyebabkan gangguan pernafasan (paru-paru) dan jantung. Selain karena dapat mengurangi jumlah ruang dalam dada, pada skoliosis berat tulang rusuk dapat menekan paru-paru dan jantung, sehingga penderita sulit untuk bernapas dan jantung juga mengalami gangguan untuk memompa darah ke seluruh tubuh.
Nah, jika anda atau keluarga anda mengalami gejala-gejala skoliosis seperti diatas, maka sebaiknya segera lakukan langkah penanganan yang selengkapnya dapat anda simak pada artikel dengan judul 9 Cara Mudah dan Paling Ampuh Mengobati Tulang Belakang Bengkok (Skoliosis atau Scoliosis), berikut ini :
  1. Untuk memastikan mengalami skoliosis, coba lakukan test dengan cara berdiri dan kemudian membungkuk ke depan dari pinggang (membentuk sudut 90 derajat), dengan lengan menggantung longgar, coba perhatikan dan lihat apakah ada salah satu ciri berikut ini :
    • Salah satu sisi tulang rusuk lebih menonjol dari sisi lainnya,
    • Terdapat ketidakseimbangan pada tulang punggungnya yakni salah satu punggung kiri atau kanan lebih menonjol
    • Kedua pundak atau bahu kiri dan kanan tidak sama tinggi
    • Pinggul kiri dan kanan tidak simetris (naik sebelah).
    • Saat posisi berdiri tidak tegak dan lurus, dada kiri atau kanan menonjol sebelah
  1. Jika menunjukan tanda skoliosis diatas, segera diperiksakan ke dokter spesialis orthopedic agar dilakukan foto rontgen dan dilakukan penanganan segera. Bila kelengkungan < 20 derajat, biasanya tidak perlu dilakukan pengobatan, tetapi bisa dengan melakukan aktivitas olahraga yang disesuaikan dengan kondisi tubuh seperti berenang yang bisa membantu pergerakan punggung, olahraga punggung seperti fitness dengan teknik punggung, fisioterapi, peregangan, dsb. Selain itu penderita juga harus menjalani check up secara teratur setiap 6 bulan sekali.
  2. Untuk kelengkungan 20-40 derajat, selain aktivitas olahraga tersebut, maka diperlukan penambahan brace (rangka) yang dipakaikan pada badan atau leher. Brace ini berfungsi menahan laju peningkatan derajat skoliosis, memperbaiki serta menahan struktur tulang belakang pada posisi ideal.
  3. Bila derajat lengkungan > 40 derajat, maka penderita skoliosis dianjurkan menjalani operasi pembedahan (operasi scoliosis disebut fusi tulang belakang) yang bertujuan untuk menghentikan laju pergeseran tulang belakang, memperbaiki bentuk tulang yang bengkok, mengurangi keparahan kurva tulang belakang, dan mencegah skoliosis semakin memburuk. Dengan teknik pembedahan ini bisa dilakukan perbaikan kelengkungan melalui peleburan 2 atau lebih tulang belakang (vertebra) sehingga tidak bisa bergerak secara independen. Setelah dilakukan pembedahan maka akan dipasang brace untuk menstabilkan tulang belakang. Masa penyembuhan luka pasca operasi fusi tulang ini sekitar 2 minggu, sedangkan masa penyatuan segmen-segmen tulang belakang (spinal fusion) sekitar 6-9 bulan.
  4. Pada anak-anak yang masih dalam usia pertumbuhan, lebih mudah untuk memperbaiki tulang punggung agar tidak bertambah parah. Untuk kelengkungan terjadi 25-30 derajat (klasifikasi sedang), biasanya dianjurkan untuk menggunakan brace (alat penyangga) untuk membantu memperlambat progresivitas kelengkungan tulang belakang. Brace dari Milwaukee yang panjang dan Boston yang pendek sangat efektif dalam mengendalikan progresivitas skoliosis. Namun brace ini harus dipasang selama 24 jam/hari sampai masa pertumbuhan anak berhenti (sekitar usia 17-19 tahun). Brace ini bisa didapatkan di toko khusus alat kesehatan atau klinik orthopedy atau bisa dipesan melalui situs online.
  5. Operasi untuk skoliosis dengan kelengkungan > 40 derajat bersifat progresif, artinya jika operasi pada usia anak-anak, harus dilakukan saat mendekati masa kematangan tulang (tulang anak berhenti tumbuh atau usia sekitar 15-20 tahun) karena bila terlalu awal dilakukan, maka dikhawatirkan menghambat pertumbuhan anak.
  6. Mengkonsumsi makanan dan minuman yang mengandung kalsium untuk menjaga dan meningkatkan kekuatan tulang. Selain itu perbanyak mengkonsumsi makanan seperti sayuran, buah-buahan (boleh di jus), makanan yang kaya kalsium seperti susu, yogurt, keju, ikan, makanan yang mengandung protein seperti kacang-kacangan, telur, dsb, mengkonsumsi vitamin D, serta memperbanyak mengkonsumsi air putih minimal 8 gelas/hari atau 2000 ml.
  7. Untuk mengurangi rasa nyeri saat tidur, maka posisi tidur harus miring ke kiri atau kanan, tujuannya untuk mengurangi tekanan sekaligus untuk menjaga tulang belakang berada pada posisi netral. Pilih kasur yang nyaman atau bisa juga dengan memakai kasur kantong udara atau air, sehingga kasur bisa menyesuaikan anatomi tulang belakang yang mengalami skoliosis
  8. Melakukan senam dengan focus pada peregangan saja karena target utamanya bukan pembentukkan, melainkan merilekskan kembali otot-otot yang tegang. Gerakan senam ini berfokus pada perentangan tulang belakang, peregangan otot yang telah kaku dan memperkuat otot yang telah menjadi lemah. Gerakannya cukup mudah namun memiliki dampak pada otot yang mengalami ketegangan. Bila senam ini dilakukan teratur, bisa mengurangi tingkat keparahan skoliosis sambil mengurangi nyeri punggung dan rasa tidak nyaman. Gerakan senam tersebut seperti berikut :
    • Membungkukkan badan ke depan, belakang, samping kanan dan kiri, posisi tangan mengikuti arah badan meliuk. Misal bila badan ditekuk ke samping kiri, maka tangan kanan ditekukan di atas kepala, begitu sebaliknya
    • Berdiri tegak, buka kaki selebar bahu, tekuk dan letakkan sebelah tangan tepat pada dada samping (seperti berkacak pinggang), sementara tangan yang lain diangkat di atas kepala, badan mengikuti arah tangan yang ditekuk.
    • Meletakkan bantal, yang tidak terlalu keras di bawah punggung, duduk, lalu rebahkan tubuh dengan posisi tubuh telentang rileks, sehingga ganjalan tepat di bawah tulang punggung. Lakukan sehingga tulang punggung terasa menjadi rileks.
    • Posisi tubuh telungkup di atas matras. Letakkan kedua tangan di samping tubuh. Kemudian tarik kedua kaki ke atas setinggi-tingginya, diikuti tangan serta kepala. Saat mengangkat ini usahakan hanya perut yang menempel pada matras sehingga tubuh membentuk seperti sampan.
    • Ambil matras, buat posisi seperti orang sedang sujud, hanya saja perut dan paha menempel, kepala ditempelkan pada matras, kedua tangan lurus ke depan, kemudian secara perlahan arahkan tangan sedikit ke samping seperti membelok. Lakukan bergantian, antara samping kanan dan kiri.  

54 komentar:

  1. Makasih Mas infonya sangat bermanfaat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mas Collins Jonathan,
      Terima kasih ya sudah berkunjung ke blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  2. Thanks atas artikelnya, Saya menderita skoliosis ke kanan 5 derajat, Saya insya Alloh Siap fisio ke Dokter.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mas Ruslan Abdulgani,
      Saya turut merasakan apa yang mas rasakan. Semoga dengan fisioterapi bisa membantu mengembalikan rasa percaya diri mas... amin. Terima kasih sudah berkunjung ke blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  3. operasi sekarang hbis berapa kalau tau...?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mas Fatoni Eko,
      Mohon maaf mas, saya tidak mengetahui pasti berapa biaya operasi pembedahan skoliosis. Coba mas tanyakan langsung ke RS terdekat di kota anda. Bila tidak tersedia mungkin bisa ditanyakan ke RS di ibukota propinsi atau kota terbesar seperti Jakarta. Demikian infonya semoga dapat membantu. Terima kasih sudah berkunjung ke blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  4. terima kasih infonya min,... membantu sekali

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mas Kenang Purwadinata,
      Terima kasih sudah berkunjung ke blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  5. Anak saya umur 9 tahun tulang belakangnya bengkok kekiri kurang dari 15 derajat (hasil foto). Mohon solusinya mas..

    BalasHapus
  6. Anak saya umur 9 tahun, tulang belakangnya bengkok kekiri (hasil foto). Mohon solusinya mas...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mas Agus Mandalle,
      Kalo bengkoknya < 15 derajat, coba lakukan olahraga secara teratur seperti : renang, fitnes, senam ringan, dsb yang bisa membantu untuk mengurangi bengkok pada tulang belakang. Selain itu juga disarankan mengkonsumsi makanan dan minuman yang berkalsium seperti susu, ikan, keju, kacang-kacangan, dsb.
      Demikian infonya semoga dapat membantu. Terima kasih sudah berkunjung ke blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  7. mas apakah bila kena marfan sindrome tulang bagian belakang leher selalu sakit.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mas/mbak,
      Marfan syndrome akan mempengaruhi jaringan ikat salah satunya yang terdapat pada kerangka tubuh. Jadi bisa jadi kemungkinan bila seseorang mengalami marfan syndrome maka ia akan mengalami sakit (nyeri) pada bagian belakang leher. Namun untuk lebih memastikan penyebabnya, sebaiknya anda berkonsultasi dengan dokter spesialis orthopedic.
      Demikian infonya semoga dapat membantu. Terima kasih sudah berkunjung ke blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  8. Ysh mas bambang,
    kalobtulang punggung(tepat nya di pinggang) menonjol keluar kureb 30° kira kira bisa pulih kembali gak ya di usia 30tahun nan..

    Kronologinya sebelumya pernah jatuh terduduk/ cedera lama sekali.

    BalasHapus
  9. sy menderita skoliosis.sy rasa hilang akal untuk memikirkan masa depan saya nanti bagaimana . saya berumur 21 tahun .perempuan . sy tidak past I sejak bila menghadapi sakit ini . sy rasa berputus asa. Dan saya tidak pernah sama sekali check up . ��

    BalasHapus
  10. saya penderita skoliosis.tapi tidak pernah check up.sy baru berumur 21,perempuan . sy sang at kecewa.sy tidak tahu sejak bila penderitaan ini bermula. saya jadi hilang keyakinan diri.susah meminta pekerjaan seperti polis,saya juga bercita ingin jadi pramugari .

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mbak Lady Quin,
      Untuk lebih memastikan anda menderita skoliosis, sebaiknya diperiksakan ke dokter spesialis orthopedic. Hal ini berguna untuk menentukan tingkat ringan atau beratnya skoliosis. Bila masih dalam kategori ringan, masih bisa diatasi dengan olahraga tertentu. Bila masuk dalam kategori sedang, bisa menggunakan brace (rangka). Dan bila dalam kondisi berat, bisa dengan operasi pembedahan.
      Intinya, anda jangan pesimis dahulu karena sebenarnya setiap tingkatan skoliosis ada penanganan yang sesuai. Tetap harus percaya diri dan yakin setiap penyakit itu bisa disembuhkan.
      Semakin cepat anda berkonsultasi dengan dokter maka semakin cepat juga anda mendapat penanganan yang tepat.
      Demikian infonya semoga dapat membantu dan semoga lekas sembuh.
      Terima kasih sudah berkunjung ke blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  11. maksih mas infonya
    boleh saya copas ke blog saya mas

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mas Khoirul anam,
      Silahkan mas, asalkan buat kebaikan dan bermanfaat buat pembaca lain yang sedang membutuhkan informasi. Terima kasih ya sudah berkunjung ke blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  12. Om saya ini menderita penyakit kifosis umur sy skrg 17 tahun apakah om bisa membatu sy untuk pulih kembali karna menurut sy om penyakit saya ini sangat mengganggu masa pertumbuhan saya tolong bantu saya om...

    BalasHapus
  13. Om sya menderita penyakit kifosis apa solusinya om untuk bisa pulih kembali karna penyakit sy ini sangat mengganggu masa pertumbuhanku tolong bantu sya om..

    BalasHapus
  14. Om sya menderita penyakit kifosis apa solusinya om untuk bisa pulih kembali karna penyakit sy ini sangat mengganggu masa pertumbuhanku tolong bantu sya om..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear Kanna,
      Untuk skoliosis dengan derajat kelengkungan ringan (< 20 derajat) masih dapat diperbaiki dengan aktivitas olahraga,fisioterapi,dsb. Namun, untuk memastikannya dengan foto rontgen, silahkan anda berkonsultasi dengan dokter spesialis orthopedic.
      Demikian infonya semoga dapat membantu. Terima kasih sudah berkunjung ke blog mas BW...salam : Bambang Warsita

      Hapus
    2. Selamat mlm dokter warsito..bayi saya umur 4bulan tulang pynggung nya mlengkung k kiri.jd perutnya besar sblah.ketahuan nya umur 1,5bln.silusinya gmna dok,untuk pnyembuhan nya..perlu ronsen kah

      Hapus
    3. Dear Al Fatih,
      Untuk balita, sebaiknya anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter spesialis anak. Mintakan rujukan dari dokter anak mengenai apakah perlu ditindaklanjuti dengan berkonsultasi kepada dokter spesialis orthopedic.
      Demikian infonya semoga dapat membantu. Terima kasih sudah mampir ke blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  15. treatment yg bisa dilakukan dirumah bagi penderita skoliosis apa mas?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear Valdi Haqqy,
      Untuk treatment yang bisa dilakukan di rumah seperti senam yang berfokus pada peregangan untuk memberikan rileks pada otot-otot dan mengurangi nyeri pada punggung. Selengkapnya gerakan senam seperti pada point no. 9 artikel diatas.
      Demikian infonya semoga dapat membantu. Terima kasih sudah mampir ke blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  16. Bayi saya umur 4 bulan tulang punggungnya melengkung k kiri..jadi keliatan perut ny besar sebalah.lok di dudukin gk lurus.mlah bengkok.solusinya gmna

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear Al Fatih,
      Mengingat usia si kecil masih 4 bulan dan masih sangat besar kemungkinan untuk disembuhkan, maka saran saya sebaiknya anda berkonsultasi dengan dokter spesialis othopedic.
      Demikian infonya semoga dapat membantu. Terima kasih sudah berkunjung ke blog mas BW...salam : Bambang Warsita

      Hapus
  17. Kak tulang belikat sya menonjol sebelah kanan dan tulang belakang sya sering sakit di bagian tengah antara belikat kiri dan kanan, solusinya gmn ya, mksih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear Hermawan Ayu,
      Coba lakukan test seperti point no. 1 artikel diatas, bila terdapat salah satu tanda-tanda diatas maka kemungkinan besar mengalami scoliosis. Selanjutnya, untuk lebih memastikan dan mengetahui derajat kelengkungan disarankan anda berkonsultasi dengan dokter spesialis orthopedic. Bila kelengkungan kurang dari 20 %, biasanya tidak perlu pengobatan hanya disarankan untuk melakukan olahraga seperti renang, fitnes, dan olah raga lain yang membantu pergerakan punggung dengan tujuan untuk mengembalikan kondisi tulang belakang. Selain itu disarankan untuk mengkonsumsi makanan berkalsium tinggi seperti susu, yogurt, keju, dsb dan juga makanan berprotein seperti ikan, telur, kacang-kacangan, dsb. Jangan lupa untuk mengkonsumsi vitamin D.
      Demikian infonya semoga dapat membantu. Terima kasih sudah berkunjung ke blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  18. Mas Bambang, anak saya mengalami skeliosis tulang belakang juga, sehingga pundak kanan dan kiri tidak sama tinggi, boleh saran dokter orthopedi yang berpengalaman, yang bisa kami hubungi di Bandung ? Terima kaaih (Goenawan)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mas Goenawan,
      Mohon maaf saya tidak memiliki referensi nama dokter orthopedic di Bandung. Sebagai informasi, biasanya klinik atau rumah sakit ternama (taraf internasional) di kota-kota besar juga memiliki klinik spesialis orthopedic, coba mas kunjungi rumah sakit atau klinik tersebut.
      Demikian infonya semoga dapat membantu. Terima kasih sudah mampir ke blog mas BW...salam : Bambang Warsita

      Hapus
  19. abang.. nama aku rere mau tanya dong hehe
    abang kena skoliosis juga? kalo bole tau sejauh ini abang uda sembuh belum? atau ada pengurangan kebengkokan?
    aku kena skoliosis dan baper bgt takut ga sembuh/pengurangan bg.
    please infonya ya bg :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mbak Rere,
      Alhamdulillah, saya masih sehat wal afiat dan tidak mengalami skoliosis. Sepengetahuan saya bila derajat kelengkungan kurang dari 20 derajat, masih bisa diperbaiki dengan melakukan olahraga tertentu. Untuk memastikan derajat kelengkungan, coba anda berkonsultasi dengan dokter spesialis orthopedic yang bisa anda temukan di rumah sakit ternama di kota anda.
      Demikian infonya semoga dapat membantu. Terima kasih sudah berkunjung ke blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  20. Saya mempunyai istri usia 31th dia mengalami miring ke kiri pada tulang belakangnya. Untuk berapa derajat belum pernah dideteksi medis. Dan sekarang keluhannya sering sekali sakit di punggung dan juga sering gangguan pencernakan. Apakah bisa disembuhkan pdhal secara kasat mata tidak kelihatan bengkongnya tersebut. Mohon sarannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mas Enggar Prayoga,
      Untuk skoliosis dengan derajat kelengkungan < 20 derajat (ringan) masih bisa disembuhkan dengan terapi ringan seperti olahraga (renang, senam, dsb) dan check up berkala.
      Saran saya, sebaiknya anda berkonsultasi dengan dokter orthopedic untuk memastikan derajat kelengkungan dan terapi yang tepat.
      Demikian infonya semoga dapat membantu. Terima kasih sudah berkunjung ke blog mas BW...salam : Bambang Warsita

      Hapus
  21. Artikel bagus Mas...Ijin share Mas Bambang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mas Tata Saputra,
      Silahkan mas.. Semoga menjadi amal jariyah. Terima kasih sudah mampir ke blog mas BW...salam : Bambang Warsita

      Hapus
  22. Pagi mas
    Saya juga skoliosis. Yg hrs saya lakukan apa dok, waktu mens pinggang saya nyeri sekali sampe ke paha. Ud fisio cuma dipanasi dan sptnya belum berkurang. Apa yang harus saya lakukan ? Olah raga yang pas apa ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mas/mbak,
      Untuk skoliosis dengan derajat kelengkungan kurang dari 20 derajat (ringan) masih bisa disembuhkan dengan olahraga tertentu seperti renang, senam, dan tentunya tetap dilakukan check berkala. Untuk memastikan derajat kelengkungan, sebaiknya anda berkonsultasi dengan dokter orthopedic. Demikian infonya semoga dapat membantu. Terima kasih sudah mampir ke blog mas BW...salam : Bambang Warsita

      Hapus
  23. Assalamualaikum..sy penderita scoliosia dg 40' ke arah kanan dan 20" kerah kiri..1.apakah dg usia sy 46 th msh bisa menggunakan brace klo operasi pasti biayanya mahal..2 apakah brace hrs pesan dulu utk sesuaikan berat bdn sy..3.dimanakah klinik yg trdekat dg tempat tinggal sy di bekasi yg bisa pesan brace..trimksih byk ats jwbnnya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mbak,
      Mohon maaf saya tidak update mengenai lokasi klinik spesialis orthopedic di wilayah bekasi. Untuk brace, bisa dicari di toko khusus untuk keperluan orthopedic atau bisa juga pesan online di situs jual beli online yang terpercaya.
      Demikian infonya semoga dapat membantu. Terima kasih sudah berkunjung ke blog mas BW..salam : Bambang Warsita

      Hapus
  24. Mau tanya jika kelengkungan udah 33 derajat lebih baik beli alat apa mending operasi pembedahan

    BalasHapus
  25. Misi mau tanya jika kelengkungan sekitar 33 derajat lebih baik menggunakan alat apa mending operasi pembedahan yang notabenya biayanya sangatlah mahal?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear Ryan Andrian,
      Untuk kelengkungan 20-40 derajat, masih bisa dilakukan dengan alat (brace) dan melakukan aktivitas olah raga tertentu. Selain itu perlu dibarengi dengan asupan makanan tertentu terutama yang kaya akan kalsium seperti susu, yoghurt, keju ikan, vitamin D, dsb.
      Demikian infonya semoga dapat membantu. Terima kasih sudah berkunjung ke blog mas BW...salam : Bambang Warsita

      Hapus
  26. Mas BW mo tanya anak saya menurut Dokter kelengkungannya mencapai Kurang lebih 40 derajat menurut Dokter Orthopaedi, dan itu baru saya ketahui 1 th yg lalu. Umur Anak saya 13 tahun kira2 terapi apa yg bisa saya lakukan dan pola makannya yg bisa menunjang untuk anak tersebut bagaimana serta apa perlu dikonsultasikan mis ke RS Orthopaedi yg Di Surakarta ( Solo ) mohon arahannya...Makasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mbak/Mas,
      Bila kelengkungan kurang dari 40 derajat, selain aktivitas olah raga seperti senam ringan, renang, juga penambahan brace (rangka) yang dipakaikan pada badan atau leher. Brace ini berfungsi menahan laju peningkatan derajat skoliosis, memperbaiki serta menahan struktur tulang belakang pada posisi ideal.
      Kalo umurnya masih 13 tahun, maka brace harus dipasang selama 24 jam/hari sampai masa pertumbuhan anak berhenti (sekitar usia 17-19 tahun). Brace ini bisa didapatkan di toko khusus alat kesehatan/ klinik orthopedy atau bisa dipesan melalui situs online (coba searching aja ya...hehehehe).
      Selain itu, perbanyak mengkonsumsi makanan seperti sayuran, buah-buahan, makanan yang kaya kalsium (susu, yogurt, keju, ikan, makanan yang mengandung protein seperti kacang-kacangan, telur, dsb), mengkonsumsi vitamin D, serta memperbanyak mengkonsumsi air putih minimal 8 gelas/hari atau 2000 ml.
      Untuk konsultasi dengan dokter atau memeriksakan ke RS Orthopedic sebaiknya dilakukan secara berkala, misal tiap 3 bulan atau 6 bulan sekali (tergantung rekomendasi dari dokter tersebut).
      Demikian infonya semoga dapat membantu. Terima kasih sudah berkunjuang ke blog mas BW...salam : Bambang Warsita

      Hapus
  27. Assalamualaikum... Ank sy 13 thun, sy baru sadar bahwa punggung anak sy lebih menonjol ke kori, dulu pernh jatuh tengkurep,,, apakh penykit skoliosi di tanggung bpjs om... (bantu ksh info om, bgt menysly sy sbg ibu, knp mesti ankky jtuh dan sy tidk py uang untung menurut to ke dokter,waktu dulu. Skrng kn ada bpjs, apakh penkit ini di tnggung bpjs, trimksih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mbak Adlila Melati,
      Waalaikum salam wr. wb.
      Saya tidak mengetahui pasti apakah skoliosis bisa ditanggung oleh BPJS. Saran saya sebaiknya anda berkonsultasi dengan dokter rekanan bpjs atau mengunjungi unit pelayanan kesehatan (puskesmas/klinik/rumah sakit) untuk memastikannya.
      Demikian infonya semoga dapat membantu. Terima kasih sudah berkunjung ke blog mas BW...salam : Bambang Warsita

      Hapus
  28. Selamat siang pak bambang warsita
    Bapak saya sudah berumur hampir 70 tahun, sewaktu muda bapak saya kuli panggul karena rutinitas sebagai kuli panggul menyebabkan tulang belakang jadi bengkok ke sebelah kanan lebih dari 30 derajat, sekarang baru merasakan sakit buat aktifitas bahkan sampai sempat merasa kaku sampai ke kaki hampir tidak bisa jalan, setelah di rontgen emang benar terjadi pembengkokan tulang belakang, karna sudah terlalu lama dibiarkan maka sudah tidak bisa lagi dioperasi saran dokter hanya melalui terapi
    nah kalau sudah kondisi seperti ini solusinya seperti apa ya? Apa ada terapi yg efektif dan bisa dilakukan dirumah karena untuk terapi ke RS lumayan jauh dari rumah sedangkan dirumah hanya ada bapak dan ibu (anak2 merantau)
    Terima kasih pak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear Bapak Arta Hadi,
      Mengingat derajat kelengkungan 30 derajat, sebenarnya bisa dengan brace (alat penyangga) yang berfungsi menahan dan memperbaiki struktur tulang belakang. Namun demikian mengingat usia bapak sudah hampir 70 tahun, maka saran saya sebaiknya bapak berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter orthopedic sebelum memakai brace tersebut.
      Agar tetap menjaga kekuatan dan kesehatan tulang, sebaiknya mengkonsumsi makanan atau minuman yang mengandung kalsium dan vitamin D, misalnya susu rendah lemak-tinggi kalsium dan juga mengkonsumsi makanan yang kaya protein seperi ikan, telur, dsb.
      Demikian infonya semoga dapat membantu. Terima kasih sudah berkunjung ke blog mas BW...salam : Bambang Warsita

      Hapus
  29. In mild cases of levoscoliosis, patients do not present any clinical signs or symptoms. Nonetheless, in individuals who have a spine that is significantly curved, their activities of daily living can be altered. read more At http://healthsurgical.com/levoscoliosis.html

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear Pennamareddy Nandini,
      Thank you for your information. Regards: Bambang Warsita

      Hapus

Dear Abang/Neng yang cakep dan baik hati.... Jika ingin meninggalkan komentar, jangan lupa mengisi ID-nya.... Btw, dengan segala kerendahan hati, kalo tidak keberatan tolong di share (berbagi) artikel yang ada di blog mas BW via facebook, twitter, google+, dsb, kepada keluarga, kerabat, sahabat, teman, dll siapa tau infonya bisa bermanfaat buat orang lain, hitung-hitung sebagai amal jariyah..Terima kasih, sudah berkunjung ke blog Mas BW... salam hangat : Bambang Warsita