30 Tips Terlengkap, Paling Jitu dan Mujarab Mengatasi serta Mencegah 5 Kerusakan Fatal pada Rambut


Rambut merupakan organ tubuh berbentuk benang yang tumbuh pada bagian kulit tubuh terutama kepala. Rambut merupakan mahkota karena dengan penataan yang baik bisa membuat seseorang tampil menjadi lebih tampan (handsome) untuk pria dan cantik serta anggun bagi wanita. Bagi wanita, memiliki rambut hitam, lebat, lembut, serta berkilau merupakan impian dan merupakan mahkota kecantikan, sehingga wajar bila kaum hawa berusaha merawat rambut agar hitam, subur, dan sehat. Untuk mengetahui sehat atau tidaknya rambut, mudah caranya : ambil sehelai rambut, air segelas, taruh rambut dalam gelas, perhatikan bila rambut tenggelam, berarti rambut tergolong sehat dan bila rambut mengapung, berarti rambut tidak sehat. Cara lainnya : ambil sehelai rambut, tarik kedua ujungnya dengan kedua tangan secara perlahan-lahan, bila rambut mudah patah berarti rambut rapuh dan kurang kelembaban.

Seringkali ditemukani masalah (gangguan) pada rambut seperti rambut beruban, rontok, rambut berketombe, rambut kering, rambut kusut, bercabang, yang tentu saja hal ini bisa mengurangi rasa percaya diri serta menimbulkan stress. Kerusakan rambut mengindikasikan folikel rambut mengalami gangguan atau menjadi lemah. 15 faktor  penyebab kerusakan rambut, antara lain:

  1. Faktor genetic (keturunan)
  2. Sering menggunakan produk yang mengandung bahan kimia setiap hari pada rambut seperti hair spray, styling gel, colouring (pewarna rambut), zat kimia pada tata rias rambut (rebonding, curling, dsb)
  3. Polusi udara (asap rokok, kendaraan, kualitas udara, dsb)
  4. Tekanan psikologis (stress), merupakan faktor utama membuat rambut rontok yang memicu produksi hormon testosteron dan membuat pola kebotakan pria
  5. Kurangnya asupan gizi pada tubuh terutama protein, vitamin (kurang zat besi atau anemia)
  6. Kulit kepala dan rambut kekurangan nutrisi
  7. Efek samping mengkonsumsi obat-obatan tertentu
  8. Infeksi bakteri dan jamur pada kulit kepala (ketombe)
  9. Pasca melahirkan (biasanya rambut rontok bersifat sementara)
  10. Ketidakseimbangan hormon pada tubuh (tidak normal)
  11. Rambut sering terkena sinar matahari langsung dalam waktu relative lama tanpa pelindung sehingga menghilangkan kelembaban alami pada rambut
  12. Pemakaian alat tata rias rambut dengan panas berlebihan seperti hair dryer (pengering rambut), catok/flat iron (alat meluruskan rambut), alat pengeriting rambut (curling iron), hot roller, dsb
  13. Sering mencuci rambut dengan shampoo yang tidak tepat
  14. Penataan (menyisir) rambut dengan kasar atau menggunakan sisir dengan gerigi yang rapat baik saat rambut dalam keadaan kering, terlebih-lebih saat basah sehabis keramas
  15. Mengidap suatu penyakit tertentu (misal sakit Tifus/Tipes/Typus, diabetes, hipertiroid, kanker dsb) atau proses penyembuhan suatu penyakit (misal kemoterapi atau chemotherapy, radioterapi, dll) 
Berikut ini merupakan 5 jenis kerusakan rambut yang umum terjadi baik pada pria maupun wanita, yakni :
  1. Rambut Beruban, kebanyakan rambut manusia biasanya berwarna hitam atau gelap karena memiliki kandungan kadar melanin tinggi, namun mengalami perubahan menjadi putih karena rambut tidak mendapat pewarnaan dari melanin (pigmen). Sel melanosit (melanocyte) memproduksi melanin sebagai pemberi warna kulit, rambut, mata, serta melindungi kulit dari terpaan sinar ultra violet. Bila kemampuan tubuh memproduksi melanin berkurang atau produksi melanin terhambat, maka sel melanosit tidak lagi memproduksi melanin sehingga rambut menjadi kehilangan warnanya (rambut putih/uban). Uban biasanya muncul saat  berusia diatas 40 tahun, namun uban bisa muncul lebih awal (usia muda) karena faktor yang telah disebutkan diatas.
  2. Rambut Rontok, yakni banyaknya rambut gugur dan menempel pada sisir, bantal, atau saat keramas lebih banyak (normalnya sekitar 50 hingga 80 helai rambut rontok per harinya), sehingga perlu dilakukan perawatan (pengobatan) untuk mencegah kerontokan yang parah, rambut semakin menipis (sedikit jumlahnya) dan akhirnya terjadi kebotakan. Normalnya, rambut rontok disebabkan faktor usia (biasanya diatas 50 tahun). Bila rambut rontok tidak sampai ke akarnya, folikel rambut masih bisa tumbuh kembali. Namun bila kerontokan sampai ke akarnya dan merusak folikel rambut, maka rambut akan sulit tumbuh kembali. Pada pria, umumnya kerontokan menyebabkan penipisan rambut, membentuk pola, dan menimbulkan kebotakan bersifat permanen. dikenal istilah Androgenetika alopecia yang dialami pria usia diatas 35 tahun
  3. Rambut kering, rambut kehilangan kelembabannya sehingga menjadi kering, kusam, kasar, mudah kusut, sulit untuk disisir (diatur), dan mengembang.
  4. Rambut bercabang, yakni ketika batang rambut mengalami kekeringan, warnanya berubah kekuningan, ujung rambut menjadi terbelah (bercabang), sehingga rambut cenderung menjadi lebih kasar, kaku,dan sulit diatur.
  5. Rambut berketombe atau sindap atau kelemumur (Pityriasis capitis), sebenarnya bukan terjadi pada rambut tersebut melainkan di kulit kepala akibat pengelupasan sel kulit mati secara berlebihan dan kemudian lengket pada helai rambut. Ketombe ini merupakan salah satu penyebab uban pada rambut. 
Nah, jika mengalami masalah dengan rambut anda gak perlu khawatir,  yuk simak 30 Tips Terlengkap, Paling Jitu dan Mujarab Mengatasi serta Mencegah 5 Kerusakan Fatal pada Rambut, sebagai berikut :
Cara mengatasi (memperbaiki) kerusakan rambut :
  1. Gunakan bahan alami dari buah-buahan seperti alpukat, dilumatkan dan dijadikan pasta, dioleskan pada rambut, biarkan sekitar 30 menit, kemudian bilas, atau bisa juga masker rambut dari buah pepaya yang dihaluskan dan dicampur yogurt, atau masker dengan santan kelapa, oleskan pada rambut, biarkan sekitar 30 menit, kemudian bilas dengan air, lakukan seminggu 2 kali
  2. Lemon & madu, air perasan lemon (jeruk nipis) dicampur madu dengan perbandingan air lemon : madu (2:1), oleskan pada rambut, biarkan sekitar 1-2 jam, bilas dengan air bersih (dingin), lakukan seminggu 2 kali. Selain untuk mengatasi rambut rontok, kering, dan bercabang, ramuan ini juga efektif untuk mengatasi ketombe. Karena jeruk nipis telah terbukti efektif membersihkan kulit kepala dari ketombe dan memberi kilau pada rambut
  3. Sebutir telur ayam kampong dicampur dengan air, oleskan pada rambut, biarkan sekitar 30 menit, bilas dengan air, lakukan seminggu 2 kali akan bermanfaat untuk menutrisi rambut serta kulit kepala supaya tetap sehat.
  4. Minyak kelapa murni, minyak almond, minyak zaitun, (pilih salah satu),  yang dihangatkan dengan microwave, kompor, dsb, lalu dioleskan pada seluruh rambut, sambil memijat kulit kepala dengan gerakan memutar dan lembut agar sirkulasi darah di kulit kepala lancar, biarkan sekitar 20 menit, bilas dengan air bersih (dingin), dan biarkan kering secara alami (jangan pakai hair dryer), lakukan setiap hari. Dengan cara ini akan memberikan nutrisi vitamin E pada rambut serta merangsang kelenjar minyak untuk menghasilkan minyak yang dibutuhkan dalam menjaga kelembaban  rambut (agar rambut tidak kering dan bercabang), dan juga baik untuk menjaga pertumbuhan rambut. Selain itu, minyak Kelapa merupakan tonik rambut alami yang terbukti ampuh mengatasi uban pada rambut. Khasiat minyak zaitun lainnya, selengkapnya bisa anda baca pada artikel disini
  5. Minyak esensial seperti minyak safflower/saffron (dari biji kapas), minyak pohon jarak, minyak lavender, minyak sunflower (bunga matahari), minyak wijen, dsb juga bisa digunakan dan sangat bermanfaat untuk mengatasi rambut kering. Anda bisa menggunakan salah satu atau penggabungan minyak tersebut untuk melembabkan dan melembutkan rambut.
  6. Memberikan masker rambut dengan mencampur madu dan minyak zaitun dengan perbandingan yang sama (1:1), oleskan secara merata ke seluruh rambut, bungkus rambut dalam shower cap plastik selama 30 menit, cuci rambut dengan shampoo dan kondisioner. Lakukan secara rutin 2 kali sebulan
  7. Lidah buaya, merupakan tanaman yang ampuh mengatasi rambut kering, bercabang, menyehatkan, menyuburkan, dan menghitamkan rambut. Caranya : potong dan oleskan lender lidah buaya pada kulit kepala dan rambut, biarkan sekitar 30 menit, bilas dengan air dingin
  8. Daun kembang sepatu, menghitamkan kembali rambut beruban. Caranya : ambil beberapa lembar daun kembang sepatu, cuci bersih, remas hingga keluar lendir, oleskan pada kulit kepala dan rambut, biarkan sekitar 30 menit,  kemudian bilas dengan air bersih.
  9. Menggunakan daun seledri yang kaya kalsium, zat besi, natrium, vitamin A, B yang membantu pertumbuhan rambut agar sehat, kuat dan berkilau. Caranya : ambil beberapa batang seledri, tumbuk sampai lumat, campur dengan telur, oleskan pada kepala dan rambut sambil dipijat, biarkan sekitar 30 menit, bilas dengan air dingin
  10. Memotong ujung rambut yang bercabang dan terbelah, agar nutrisi rambut bisa dioptimalkan untuk batang-batang rambut baru yang akan tumbuh kembali.
  11. Minyak kemiri ampuh untuk mengatasi rambut rontok, caranya : ambil beberapa biji kemiri kemudian disangrai (dipanaskan tanpa minyak), hancurkan sampai mengeluarkan minyak, oleskan pada rambut, biarkan selama 30 menit, bilas dengan air dingin. Jika tidak mau repot, anda bisa mendapatkan minyak kemiri di toko obat atau di tempat perawatan rambut.
  12. Pilih shampoo sesuai jenis rambut (rambut kering atau rambut berminyak), dan sebaiknya yang berbahan dasar alami (misal shampoo untuk bayi, shampoo mengandung aloe vera, dsb) untuk menutrisi kulit kepala, menjaga kelembaban dan kesehatan rambut agar tidak rusak (tidak kusut, kusam, bercabang, rontok, berketombe).
  13. Lakukan perawatan secara rutin minimal selama 1 bulan untuk mendapatkan hasil yang optimal yakni rambut yang sehat, hitam, lebat, dan lembut.
 Cara mencegah kerusakan rambut:
  1. Keramas minimal 2 hari sekali, jangan setiap hari agar rambut tidak mudah rapuh, kusam, kering dan mudah rontok akibat kekurangan minyak alami pada rambut yang berfungsi sebagai pelembab
  2. Saat membasahi rambut atau keramas, gunakan air dingin (jangan air hangat) untuk menjaga kelembaban rambut
  3. Sehabis mandi atau keramas, keringkan rambut memakai handuk dengan cara  mengusap secara perlahan dan ditekan secukupnya, jangan menggosok rambut pada handuk karena bisa merusak rambut (rusak, kusut, bercabang, dsb). Gunakan handuk dengan bahan katun yang lembut dan memiliki daya serap yang tinggi agar aman pada rambut Anda.
  4. Gunakan conditioner sehabis keramas untuk tetap menjaga kelembaban rambut. Pilih conditioner yang tidak mengandung alcohol dan sesuai dengan jenis rambut (kering atau berminyak)
  5. Setelah kering gunakan sisir rambut dengan  gigi yang sedikit renggang, sisir yang lembut dan memiliki karet pada ujung-ujung anak sisirnya untuk menyisir rambut, agar rambut tidak mengalami tekanan yang tinggi. Menyisir rambut dengan sisir yang bergigi rapat apalagi dalam keadaan rambut masih basah itu akan menyebabkan kerusakan rambut..
  6. Jangan menggunakan hair dryer untuk mengeringkan rambut, namun bisa dengan cara alami yakni dikipas atau diangin-angin kan.
  7. Jangan menggunakan bahan-bahan kimia pada rambut seperti pewarna, hair styling, hair spray/gel, rebonding, obat untuk keriting, dsb
  8. Bila anda ingin tampil klimis (wet look), gunakan gel aloe vera (lidah buaya) murni yang tidak mengandung bahan kimia untuk membantu memperbaiki kerusakan rambut.
  9. Gunakan produk minyak alami untuk rambut seperti minyak zaitun, minyak kelapa, dsb
  10. Gunakan pelindung kepala seperti topi atau payung ketika beraktivitas di siang hari untuk menghindari rambut terpapar sinar matahari dalam waktu yang lama.
  11. Hindari menggaruk kulit kepala saat gatal (pijat lembut saja) karena bisa menyebabkan kulit iritasi sehingga bisa mengurangi kelembaban alami rambut.
  12. Mengkonsumsi air putih 8 gelas per hari untuk tetap menjaga kelembaban kulit dan rambut
  13. Jangan mengkonsumsi minuman beralkohol dan merokok
  14. Mengkonsumsi makanan bergizi, mengandung vitamin, protein, mineral (kalsium, magnesium, zinc, omega-3), seperti ikan salmon, daging, telur, susu, keju, yogurt, seafood seperti kerang, udang, tiram, yang mengandung zinc untuk mencegah rambut rontok, memperkuat akar rambut, memperbaiki sel rusak, membantu penyerapan vitamin, untuk pertumbuhan rambut.
  15. Mengkonsumsi sayuran seperti kacang-kacangan (kedelai), wortel, brokoli, bayam, lobak, buahan seperti melon, pisang, jeruk, apel, dsb sebagai nutrisi  untuk menjaga kelembaban dan memperkuat akar rambut agar tidak rontok.
  16. Pangkas atau potong rambut secara teratur (sekitar 1,5 – 2 bulan sekali), karena bila rambut tidak dipotong dalam waktu yang lama, ujung folikel rambut cenderung menjadi lebih tipis dan mudah rusak. Cara ini efektif untuk mengurangi rambut rontok dan bercabang.
  17. Sering mengikat rambut beresiko menyebabkan rambut rontok karena tertarik atau tertekan, jadi saat istirahat (tidur) posisi rambut dibiarkan terurai agar rambut bisa bebas dan bisa membuat akar rambut bernafas

8 komentar:

  1. Balasan
    1. Dear mas Tommi Tan,
      Terima kasih sudah berkunjung ke blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  2. Balasan
    1. Dear mbak Sari Liana,
      Terima kasih sudah berkunjung ke blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  3. Aslammualaikm mas tolong saya mau tanya anak saya umur dua setengah thn uda berobat tapi batuknya takunjung sembuh gimana solusinya tolong

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mas Ruddy Naila,
      Walaikum salam wr.wb.
      Batuk merupakan reaksi alami saluran pernafasan ketika ada benda asing (misal lendir, debu, dsb) yang mungkin ikut masuk ke dalam saluran pernafasan. Namun ada kalanya batuk juga merupakan salah satu gejala penyakit (TBC, pneumonia, dsb). Bila batuk sudah berlangsung lama, maka untuk memastikannya sebaiknya si kecil diperiksakan ke dokter spesialis paru-paru karena dikahwatirkan terjadi infeksi bakteri (tanda atau gejala penyakit pneumonia.
      Coba anda baca dulu artikel saya dengan judul : 15 Cara Paling Cepat dan Mujarab Mengobati serta Mencegah Penyakit Paru-paru Basah (Pneumonia) atau URL : http://bambang-warsita.blogspot.com/2014/07/15-cara-paling-cepat-dan-mujarab.html
      Demikian infonya semoga dapat membantu. Terima kasih sudah berkunjung ke blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  4. Assalamualaikum. Ini hidayah . Maaf mas bisa kasih solusi gag.. Ini anak saya umur 1 thn punya penyakit flek.. Udah berobat kesana kesini nyampe masuk
    Rs.udah habis 7 infus . Udah tak bawa ke tempat dokter spesialis tapi panas yang di timbul kan dr penyakit nya belum juga hilang. Ni dah hampir 2 bulan.. Udah
    Coba tak kasih madu juga.. Makasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mbak Hidayah maulina,
      Waalaikum salam Wr.Wb.
      Apakah yang mbak maksud flek yang terjadi pada paru-paru ? jika ya, coba anda baca artikel saya dengan judul : 16 Langkah Ampuh dan Paling Mujarab Mengobati dan Mencegah Penyakit TBC (Tuberculosis atau Tuberkulosis) atau URL : http://bambang-warsita.blogspot.com/2014/03/16-langkah-ampuh-dan-paling-mujarab.html
      Semoga informasinya bisa membantu. Terima kasih sudah berkunjung ke blog mas BW...salam : Bambang Warsita

      Hapus

Dear Abang/Neng yang cakep dan baik hati.... Jika ingin meninggalkan komentar, jangan lupa mengisi ID-nya.... Btw, dengan segala kerendahan hati, kalo tidak keberatan tolong di share (berbagi) artikel yang ada di blog mas BW via facebook, twitter, google+, dsb, kepada keluarga, kerabat, sahabat, teman, dll siapa tau infonya bisa bermanfaat buat orang lain, hitung-hitung sebagai amal jariyah..Terima kasih, sudah berkunjung ke blog Mas BW... salam hangat : Bambang Warsita