15 Tips Ampuh dalam Menentukan Lokasi Usaha yang Strategis


Pada artikel sebelumnya kita sudah membahas mengenai berbagai peluang bisnis. Hampir sebagian besar peluang bisnis tersebut memerlukan lokasi usaha terkecuali beberapa bisnis tertentu. Pemilihan lokasi usaha menjadi sangat penting dan menentukan keberhasilan bisnis anda. Lokasi usaha yang strategis akan meningkatkan peluang kunjungan dari calon pembeli, dari sekedar melihat-lihat dan ada barang yang cocok kemudian terjadilah transaksi bisnis dengan calon pembeli.

Lokasi usaha bukan hanya sekedar untuk meningkatkan peluang kunjungan, namun  juga erat kaitannya dengan masalah lain seperti efisiensi transportasi usaha, fleksibilitas bongkar muat, jenis produk, calon konsumen, kemudahan untuk dijangkau atau dikunjungi calon konsumen, dll. Lokasi usaha juga akan berpengaruh terhadap kenyamanan calon pembeli dan tentunya juga kenyamanan bagi si pemilik usaha. Jadi sebaiknya dalam menentukan lokasi usaha harus berhati-hati, jangan asal pilih lokasi sebab jika salah memilih lokasi usaha, maka bisnis anda jadi taruhannya.

Nah, berikut ada 15 Tips ampuh dalam menentukan lokasi usaha yang strategis :

  1. Tentukan terlebih dahulu jenis bisnis yang akan anda tekuni beserta target marketnya, apakah untuk kalangan menengah ke atas atau menengah ke bawah.
  2. Lakukan survei terlebih dahulu untuk mencari tempat yang sesuai bagi usaha anda. Caranya dengan mengamati kondisi pasar, potensi permintaan dan  prospek perkembangan bisnis di daerah tersebut ke depannya, hal ini demi kelangsungan usaha Anda ke depannya.
  3. Pilih lokasi usaha seperti ruko, kios, rumah, counter, yang sesuai dengan jenis usaha yang akan anda tekuni. Karena ada usaha yang cocok didirikan di lokasi yang satu namun belum tentu sesuai bila berada di tempat lain.
  4. Jangan cari lokasi usaha di kaki lima, karena kontinuitas kelangsungan usaha anda tidak terjamin dan rentan penggusuran oleh petugas satpol PP. Lebih baik anda menyewa lahan kosong atau pekarangan rumah penduduk di sekitar lokasi tersebut.
  5. Carilah lokasi usaha yang banyak calon pembeli. Ciri-ciri lokasi tersebut adalah mudah dijangkau, banyak lalu lalang orang, gampang terlihat calon konsumen, banyak terdapat calon konsumen yang berpotensi membeli barang atau jasa yang anda jual, dsb.
  6. Jika anda memutuskan untuk membuka usaha dan lokasi usaha anda di pinggir jalan raya, pilihlah lokasi usaha yang dilalui lalu lintas 2 arah.
  7. Pertimbangkan juga faktor keamanan lokasi usaha anda, apakah lokasi usaha anda rawan tingkat kriminalitas atau tidak. Jika rawan tingkat kriminalitas, sebaiknya anda cari lokasi lain.
  8. Lokasi usaha anda harus tersedia penerangan yang cukup. Hal ini untuk mengantisipasi jika anda buka hingga malam hari. Adanya lighting (penerangan) yang baik, juga bertujuan untuk memikat calon pembeli berkunjung serta bisa membuat rasa nyaman dan aman ketika mereka memilih barang di toko anda.
  9. Hindari lokasi usaha yang sulit untuk tempat parkir pelanggan, misalnya di dekat persimpangan jalan, tikungan, belokan jalan, tepi jalan yang ada rambu larangan parkir, dsb karena hal ini menyebabkan pelanggan anda enggan untuk singgah ke toko anda.
  10. Di lokasi usaha harus tersedia tempat parkir yang cukup untuk pelanggan.  Anda juga perlu mengantisipasi seandainya usaha Anda berkembang, apakah lokasi usaha dan lokasi parkir tersebut mampu mengakomodir pertumbuhan bisnis anda tersebut.
  11. Lokasi usaha strategis untuk bisnis perdagangan barang atau jasa yang  berhubungan langsung dengan konsumen, contohnya adalah pasar, pusat pertokoan, pusat perbelanjaan, di pinggir jalan raya, dekat pasar, dekat sekolah atau kampus, dekat pusat perkantoran, dekat lapangan atau arena olah raga atau pusat keramaian lainnya.
  12. Untuk usaha manufaktur, lokasi usaha yang strategis adalah dekat dengan pasar, dekat bahan baku, mudah diakses dengan alat transportasi, tersedia banyak tenaga kerja, dsb
  13. Beberapa bisnis ada yang sangat tergantung dengan lokasi usaha strategis antara lain rumah makan, salon kecantikan, aksesories wanita, apotek, mini market, bengkel, toko pakaian, toko perlengkapan bayi, toko sepatu, toko mainan, agen koran dan majalah, dsb
  14. Namun ada beberapa bisnis yang lokasi usahanya tidak mesti berada pada lokasi strategis, contohnya bisnis catering, perternakan, budidaya ikan air tawar, pabrik tahu tempe, kerajinan mebel atau furniture, dsb.
  15. Bahkan ada beberapa bisnis yang berlokasi cukup di rumah saja contohnya klinik, praktek dokter, bidan, konsultan, teknisi elektronik, biro jasa, internet marketer, toko online, pembuatan snack (kripik, kerupuk, permen, dll), bisnis kue, dsb.

10 komentar:

  1. Balasan
    1. Dear mas Amaruddin,
      Terima kasih yah, sudah mampir ke blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus
    2. Dear mas Pepen Ependi,
      Terima kasih yah sudah berkunjung ke blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  2. Tksh ya.....sy sendiri sedang fokus di baby shop. Sekarang pengen expan ke kampung kampung bgm menurut mas bw?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mas Hamkarya,
      Sebelum memutuskan membuka usaha di suatu lokasi sebaiknya perlu dikaji dari berbagai aspek termasuk melihat potensi (market dan daya beli masyarakatnya). Untuk tahap awal dalam merintis ekspansi usaha ke kampung-kampung, sebaiknya dengan sistim canvasing (mobile) saja atau anda bisa bekerjasama dengan pemilik toko/warung ( misal toko kelontong atau warung barang harian, toko pakaian anak, dsb) yang sudah eksis di daerah (kampung) tsb dalam memasarkan produk baby shop anda. Tapi kalo memang potensinya sangat besar, maka anda bisa pertimbangkan untuk membuka sendiri usaha baby shop di daerah tersebut dengan menyewa toko atau kios. Demikian infonya semoga dapat membantu... Terima kasih yah sudah mampir ke blog mas BW.... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  3. Pak mau tanya, , kalau usaha apotek (di jalan alternatif (menghubungkan 2 jln besar ) yg mayoritas kanan kirinya perumahan amat mewah. Apakah itu bagus menurut pak bambang ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mbak Silvy Arundita,
      Mohon maaf mbak, mengingat informasinya terbatas dan saya tidak mengetahui kondisi lapangannya secara detail seperti apa jadi saya tidak bisa memastikan apakah lokasinya strategis atau tidak. Tapi petunjuk berikut ini mungkin bisa menjadi pedoman :
      1. Lakukan survey kecil-kecilan dan perhatikan kondisi jalan alternatif tersebut apakah ramai atau tidak lalu lalang orang
      2. Selain rumah mewah, apakah banyak terdapat rumah penduduk (bukan rumah mewah) ?
      3. Dalam radius 500 meter ada berapa banyak usaha sejenis (apotek) ?
      4. Bagaimana skala bisnis yang akan anda buka (kecil/menengah/besar) ?
      Bila dari hasil pengamatan (survey) memang banyak lalu lalang orang, padat penduduk, belum banyak usaha sejenis, atau meski banyak pesaing dan anda akan membuka apotek dengan skala menengah/besar dibanding pesaing, maka bisa jadi lokasi tersebut strategis dan sesuai untuk bisnis apotek yang akan dibuka. Namun bila kondisi sebaliknya, maka sebaiknya anda mencari lokasi lain yang lebih strategis. Demikian infonya semoga dapat membantu. Terima kasih yah sudah mampir ke blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus
  4. Malam mas..
    Kebetulan usaha saya dibidang makanan/camilan yang targetnya kalangan menengah ke bawah.Apakah cocok bila dibuka di jalan satu arah & mayoritas adalah penjual makanan pokok seperti nasi.Mohon pencerahannya.
    Terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear mas Nanang Santoso,
      Mengingat usaha anda di bidang makanan camilan dan masih sejenis dengan mayoritas penjual makanan seperti nasi, menurut hemat saya tidak masalah. Karena toh tidak semua pengunjung yang datang ingin makan nasi, mungkin ada yang hanya sekedar ingin menikmati makanan yang ringan-ringan seperti camilan saja (soalnya nasi dianggap makanan berat, lho..hehehehe).
      Jadi peluang usaha anda tetap terbuka lebar. Kalo masalah lalu lintas memang sebaiknya dua arah, sehingga peluang untuk mendapatkan pengunjung lebih besar di banding lalu lintas satu arah. Namun demikian kalo sesuai info yang diberikan, sepertinya bukan merupakan masalah karena pengunjung sudah mengetahui bahwa lokasi tersebut merupakan pusat penjualan makanan (istilahnya pujasera).
      Demikian infonya semoga dapat membantu... Terima kasih sudah berkunjung ke blog mas BW... salam : Bambang Warsita

      Hapus

Dear Abang/Neng yang cakep dan baik hati.... Jika ingin meninggalkan komentar, jangan lupa mengisi ID-nya.... Btw, dengan segala kerendahan hati, kalo tidak keberatan tolong di share (berbagi) artikel yang ada di blog mas BW via facebook, twitter, google+, dsb, kepada keluarga, kerabat, sahabat, teman, dll siapa tau infonya bisa bermanfaat buat orang lain, hitung-hitung sebagai amal jariyah..Terima kasih, sudah berkunjung ke blog Mas BW... salam hangat : Bambang Warsita